Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Mei 2026. Penyaluran bansos tahap kedua ini mulai dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat.
Pada pencairan bansos triwulan II tahun 2026, pemerintah juga melakukan pembaruan data penerima secara menyeluruh. Dari hasil pemutakhiran data kesejahteraan sosial, terdapat sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang masuk sebagai penerima bantuan PKH dan BPNT tahun ini.
Penambahan penerima baru tersebut dilakukan untuk menggantikan penerima lama yang sudah tidak lagi memenuhi syarat menerima bantuan sosial. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Sejumlah penerima bansos sebelumnya dicoret dari daftar karena kondisi ekonomi keluarga dinilai sudah membaik, meninggal dunia, atau teridentifikasi sebagai ASN, anggota TNI, Polri, legislatif, maupun keluarganya.
Cara Cek Nama Penerima PKH dan BPNT Mei 2026
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima bansos secara online melalui layanan resmi milik Kementerian Sosial dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai e-KTP.
Berikut langkah-langkah cek penerima bansos PKH dan BPNT Mei 2026:
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos
- Pilih wilayah sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah data diproses, sistem akan menampilkan informasi apakah terdaftar sebagai penerima bansos beserta jenis bantuan yang diterima.
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT 2026
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua berlangsung secara bertahap mulai April hingga Juni 2026. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara dan kantor pos sesuai mekanisme yang telah ditentukan pemerintah.
Penerima bantuan diimbau rutin memeriksa status pencairan agar tidak terlambat mengambil bantuan yang sudah disalurkan.
Nominal Bantuan PKH dan BPNT Tahun 2026
Besaran bantuan PKH tahun 2026 disesuaikan dengan kategori penerima manfaat. Berikut rincian nominal bantuan yang diberikan setiap tiga bulan:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp750 ribu
- Anak sekolah SD: Rp225 ribu
- Anak sekolah SMP: Rp375 ribu
- Anak sekolah SMA: Rp500 ribu
- Lansia: Rp600 ribu
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan atau total Rp600 ribu setiap tiga bulan.
Pemerintah memastikan proses pembaruan data penerima bansos akan terus dilakukan secara berkala agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 resmi mulai dicairkan secara bertahap kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Pemerintah juga melakukan pembaruan data penerima untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, termasuk menambahkan ratusan ribu KPM baru dan mencoret penerima yang sudah tidak memenuhi syarat.
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui layanan resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan menggunakan NIK sesuai e-KTP. Adapun nominal bantuan PKH dan BPNT tahun 2026 diberikan sesuai kategori penerima, dengan pencairan dilakukan melalui bank Himbara maupun kantor pos hingga Juni 2026.
