Pemerintah terus memperbarui data penerima bantuan sosial melalui sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2026 agar penyaluran bansos semakin tepat sasaran.
Namun hingga kini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apakah data dirinya sudah masuk dalam sistem DTSEN atau belum. Karena itu, pengecekan data DTSEN menggunakan NIK KTP menjadi langkah penting untuk memastikan status penerima bantuan sosial.
Melalui pengecekan tersebut, masyarakat juga dapat mengetahui kategori desil yang menjadi dasar pemerintah dalam menentukan prioritas penerima bansos seperti PKH, BPNT, hingga bantuan iuran BPJS Kesehatan.
Apa Itu DTSEN?
Dilansir dari detik.com, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN merupakan basis data sosial ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mendukung keterpaduan program pembangunan nasional.
Sistem ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN yang bertujuan menciptakan data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi dan akurat.
Data DTSEN berasal dari beberapa sumber utama seperti:
- DTKS
- P3KE
- Regsosek
- Data kependudukan Kemendagri
Seluruh data tersebut dipadukan untuk menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
Pengertian Desil dalam DTSEN
Dalam sistem DTSEN terdapat pengelompokan kesejahteraan masyarakat yang disebut desil.
Desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, mulai dari kelompok paling miskin hingga paling sejahtera.
Semakin kecil angka desil seseorang, maka semakin tinggi peluang menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Kategori Desil DTSEN 2026
Berikut pembagian kelompok desil dalam DTSEN:
- Desil 1: Sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6–10: Menengah hingga ekonomi atas
Penentuan desil dilakukan berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi seperti:
- Kondisi rumah
- Penghasilan keluarga
- Pekerjaan
- Jumlah anggota keluarga
- Tingkat pendidikan
- Daya listrik rumah
Desil Jadi Penentu Penerima Bansos
Pemerintah kini menggunakan kategori desil dalam DTSEN sebagai dasar utama penyaluran bantuan sosial.
Berikut prioritas penerima bansos berdasarkan kategori desil:
- PKH diprioritaskan untuk desil 1 sampai 4
- BPNT atau bansos sembako untuk desil 1 sampai 5
- PBI Jaminan Kesehatan untuk desil 1 sampai 5
- Program ATENSI untuk desil 1 sampai 5
Masyarakat dengan kategori desil rendah memiliki peluang lebih besar menerima bantuan sosial pemerintah.
Cara Cek DTSEN 2026
Cek Lewat Website
Pengecekan data DTSEN dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Kemensos.
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan informasi status bansos beserta kategori desil keluarga yang terdaftar.
Cek Lewat Aplikasi
Selain website, masyarakat juga dapat mengecek data DTSEN melalui aplikasi resmi Kemensos.
- Download aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan lakukan registrasi akun
- Lengkapi data diri seperti NIK, KK, alamat, email, dan nomor HP
- Upload foto KTP dan swafoto
- Tunggu proses verifikasi akun
- Login menggunakan akun yang sudah aktif
- Buka menu “Profil”
Pada halaman tersebut akan muncul informasi status bansos serta kelompok desil dalam DTSEN.
Kemensos menegaskan bahwa pembaruan data DTSEN dilakukan secara rutin agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status data bansos dan memastikan identitas kependudukan tetap aktif serta sesuai kondisi terbaru.
