Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) pada Mei 2026 guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Saat ini, masyarakat dapat mengecek status penerima bansos dengan lebih praktis melalui layanan daring di situs resmi Kementerian Sosial. Proses pengecekan cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta ponsel yang tersambung ke jaringan internet.
Apa Itu Bansos PKH?
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan pemerintah kepada keluarga miskin dan rentan dilansir melalui laman resmi detik.com. Program ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat yang masuk kategori penerima manfaat.
Beberapa kelompok yang berhak menerima bantuan PKH antara lain:
- Ibu hamil atau mengandung
- Anak usia dini atau balita
- Siswa SD sederajat
- Siswa SMP sederajat
- Siswa SMA sederajat
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Bantuan diberikan secara bertahap sesuai kategori penerima yang terdaftar dalam data sosial pemerintah.
Cara Cek Penerima Bansos PKH Mei 2026 Lewat Website
Pengecekan bansos dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul pada layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian penerima bansos
Jika nama terdaftar sebagai penerima PKH, sistem akan memperlihatkan informasi lengkap mengenai jenis bantuan dan periode pencairan.
Cara Cek PKH Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi bernama Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store. Berikut langkah penggunaannya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos
- Buat akun menggunakan data sesuai KTP dan KK
- Masukkan email serta nomor ponsel aktif
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Login ke aplikasi
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah dan nama lengkap
- Klik tombol pencarian data
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga bisa mengajukan usulan penerima baru maupun memberikan sanggahan apabila terdapat penerima bantuan yang dianggap tidak tepat sasaran.
Penyebab Data Penerima Tidak Muncul
Ada beberapa faktor yang membuat data penerima bansos tidak ditemukan oleh sistem, di antaranya:
- Data kependudukan belum sinkron
- NIK tidak sesuai dengan Kartu Keluarga
- Belum masuk dalam data DTSEN atau DTKS
- Kesalahan saat memasukkan identitas
Jika mengalami kendala tersebut, masyarakat dapat menghubungi pendamping sosial atau aparat desa setempat untuk proses pembaruan data.
Rangkuman
Pengecekan penerima bansos PKH Mei 2026 kini jauh lebih mudah karena dapat dilakukan secara online melalui website maupun aplikasi resmi Kemensos. Dengan hanya menggunakan NIK KTP dan ponsel, masyarakat sudah bisa mengetahui status penerimaan bantuan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan sosial.
