Program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT kembali dicairkan pemerintah kepada warga yang masuk kategori kurang mampu pada Mei 2026. Penyaluran bantuan tahap kedua dilakukan secara bertahap di berbagai daerah melalui program bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Tahun ini, pemerintah melakukan pembaruan data penerima melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui pembaruan tersebut, penerima bantuan BPNT difokuskan bagi masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 sampai desil 4.
Dari hasil pembaruan data terbaru, tercatat ratusan ribu keluarga baru telah masuk sebagai penerima manfaat bantuan sosial pada triwulan kedua tahun 2026.
Pengertian BPNT
BPNT merupakan program bantuan sosial yang diberikan pemerintah untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat.
Bantuan ini biasanya digunakan untuk membeli bahan pokok melalui e-Warong atau agen penyalur resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Karena itu, BPNT juga sering disebut bantuan Kartu Sembako.
Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui rekening bank Himbara maupun lewat PT Pos Indonesia di sejumlah wilayah tertentu.
Nominal Bantuan BPNT Tahun 2026
Setiap penerima BPNT memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan.
Namun karena pencairannya dilakukan tiga bulan sekali, total dana yang diterima dalam satu tahap mencapai Rp600 ribu.
Dana tersebut hanya diberikan kepada masyarakat yang telah lolos verifikasi dan terdaftar dalam sistem DTSEN pemerintah.
Jadwal Penyaluran BPNT 2026
Dilansir dari detik.com, Pencairan BPNT tahap kedua mulai berlangsung sejak April 2026 dan dilakukan bertahap hingga Juni 2026.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa proses penyaluran dimulai pada pertengahan hingga akhir April agar bantuan lebih cepat diterima masyarakat.
Berikut pembagian jadwal bansos selama tahun 2026:
- Januari hingga Maret untuk tahap pertama
- April hingga Juni untuk tahap kedua
- Juli hingga September untuk tahap ketiga
- Oktober hingga Desember untuk tahap keempat
Dengan sistem tersebut, bantuan sosial dicairkan sebanyak empat kali dalam setahun.
Cara Cek Bansos BPNT Tahap 2 2026
Cek Lewat Situs resmi
Penerima manfaat dapat memeriksa status bantuan melalui situs resmi milik Kemensos.
- Kunjungi situs Cek Bansos Kemensos
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode keamanan yang muncul
- Tekan tombol pencarian data
- Informasi penerima bansos akan muncul secara otomatis
Jika nama terdaftar, sistem akan menampilkan status penerima bantuan BPNT.
Cek Melalui Aplikasi
Selain lewat website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos”.
- Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel
- Registrasi akun baru menggunakan data pribadi
- Lengkapi informasi seperti NIK, alamat, email, dan nomor HP
- Upload foto KTP dan swafoto
- Login ke aplikasi
- Pilih menu profil atau cek bansos
- Sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat melihat data anggota keluarga lain yang terdaftar dalam sistem bantuan sosial.
Pemerintah terus melakukan validasi data penerima bansos agar bantuan tepat sasaran. Karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau status penerima bantuan secara berkala.
Perubahan data DTSEN dapat memengaruhi status penerima bansos sesuai kondisi ekonomi terbaru masing-masing keluarga.
