Pemerintah kembali melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako pada periode triwulan II tahun 2026.
Dari hasil pemutakhiran data tersebut, ratusan ribu keluarga baru resmi masuk sebagai penerima bantuan sosial.
Warga yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan kini memiliki peluang untuk terdaftar sebagai penerima baru.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan segera melakukan pengecekan status bansos menggunakan NIK KTP agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
475 Ribu Keluarga Baru Masuk Daftar Penerima
Berdasarkan informasi dari Pusdatin Kesos Kemensos, sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru ditetapkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako pada triwulan II tahun 2026.
Data penerima baru ini berasal dari usulan desa, kelurahan, dinas sosial, serta pendaftaran mandiri melalui aplikasi Cek Bansos.
Kemensos menjelaskan bahwa penerima baru ini menggantikan sebagian KPM lama yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria.
Pergantian dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan pembaruan data agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Penerima lama dapat terhapus dari daftar karena beberapa faktor, seperti kondisi ekonomi yang meningkat, sudah tidak memenuhi syarat, meninggal dunia, atau terindikasi sebagai aparatur negara maupun anggota keluarganya.
Meski terjadi perubahan penerima, jumlah total penerima bantuan tetap stabil karena hanya dilakukan proses pergantian data.
Pengawasan Data dan Keamanan Informasi
Kemensos juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap situs atau pihak tidak resmi yang mengatasnamakan bantuan sosial.
Informasi resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal Kemensos atau layanan pengaduan yang tersedia.
Jadwal Penyaluran PKH 2026
Dilansir dari Detik.com penyaluran PKH dilakukan secara bertahap dalam empat periode selama satu tahun, yaitu:
- Triwulan I: Januari – Maret
- Triwulan II: April – Juni
- Triwulan III: Juli – September
- Triwulan IV: Oktober – Desember
Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara bagi penerima yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Untuk wilayah tertentu yang sulit dijangkau, bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Percepatan Penyaluran Bantuan 2026
Pemerintah melakukan percepatan dalam proses penyaluran bansos tahun 2026. Jika sebelumnya pembaruan data dilakukan di awal triwulan, kini jadwalnya dimajukan agar proses pencairan bisa lebih cepat dan tidak terlambat.
Pemerintah juga menunggu data terbaru dari lembaga statistik sebagai dasar penyaluran bantuan pada periode berjalan. Dengan pembaruan ini, proses distribusi diharapkan menjadi lebih akurat dan tepat waktu.
Cara Cek Penerima Bansos PKH
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kemensos, baik lewat website maupun aplikasi.
Cek Lewat Website
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode keamanan (captcha)
- Klik “Cari Data”
Cek Lewat Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Buat akun dan login
- Isi data sesuai KTP
- Lihat hasil status penerima pada menu pencarian
Besaran Bantuan PKH 2026
Besaran bantuan PKH berbeda sesuai kategori penerima dan disalurkan dalam empat tahap dalam satu tahun.
Berikut rinciannya:
- Ibu hamil: Rp3 juta/tahun
- Anak usia dini: Rp3 juta/tahun
- Siswa SD: Rp900 ribu/tahun
- Siswa SMP: Rp1,5 juta/tahun
- Siswa SMA: Rp2 juta/tahun
- Disabilitas berat: Rp2,4 juta/tahun
- Lansia: Rp2,4 juta/tahun
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta/tahun
Kesimpulan
Status penerima bansos PKH dapat dicek dengan mudah melalui HP menggunakan NIK KTP, baik lewat website maupun aplikasi resmi Kemensos.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/jabar/berita/d-8482987/ada-475-ribu-penerima-baru-bansos-pkh-2026-begini-cara-cek-lewat-hp/amp
