Banyak warga mulai mencari informasi soal desil bansos karena data tersebut menjadi salah satu penentu penerima bantuan sosial dari pemerintah. Lewat sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah mengelompokkan kondisi ekonomi masyarakat ke dalam beberapa tingkatan atau desil.
Biasanya, warga yang berada di desil 1 sampai desil 5 lebih diprioritaskan untuk menerima bantuan. Kelompok ini mencakup masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah hingga menengah ke bawah.
Meski begitu, masih ada warga yang merasa layak menerima bantuan tetapi namanya belum tercantum di dalam data. Ada juga data lama yang belum diperbarui sehingga kondisi penerima tidak lagi sesuai dengan keadaan sekarang.
Karena itu, masyarakat perlu melakukan cek desil bansos agar bisa mengetahui apakah datanya sudah tercatat di DTSEN atau belum. Jika belum masuk, pemerintah juga membuka jalur pengajuan data melalui aplikasi maupun kantor desa.
Cara Cek Desil Bansos Melalui Website
Pengecekan status desil sekarang bisa dilakukan sendiri secara online. Masyarakat cukup menyiapkan NIK KTP untuk melihat data yang terdaftar di sistem Kemensos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK KTP
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu beberapa saat sampai informasi desil muncul
Dari hasil pencarian tersebut, pengguna bisa melihat apakah namanya terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Cek Desil Bansos Dari Aplikasi “Cek Bansos”
Selain lewat website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos” di ponsel Android maupun iPhone.
Sebelum melakukan pengecekan, pengguna harus membuat akun terlebih dahulu. Prosesnya cukup sederhana dan bisa dilakukan dalam beberapa menit saja.
Berikut tahapannya:
- Download aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi lalu pilih “Buat Akun Baru”
- Isi data sesuai KTP dan KK
- Masukkan email dan nomor HP aktif
- Buat username serta password
- Upload foto KTP dan swafoto bersama KTP
- Setelah akun aktif, login ke aplikasi
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK KTP lalu tekan “Cari Data”
Jika data ditemukan, sistem akan langsung menampilkan informasi status penerima dan kategori desil pengguna.
Cara Daftar DTSEN Secara Online
Bagi warga yang belum masuk dalam data bansos, pengajuan bisa dilakukan langsung lewat aplikasi “Cek Bansos”. Cara ini cukup membantu karena prosesnya tidak perlu datang ke kantor.
Langkah-langkah pengajuannya sebagai berikut:
- Masuk ke aplikasi “Cek Bansos”
- Pilih menu “Usulan”
- Isi data diri lengkap sesuai identitas
- Upload dokumen yang diminta, seperti:
- Foto KTP
- Foto KK
- Foto rumah tempat tinggal
- Dokumen pendukung lainnya
Setelah semua data dikirim, pengajuan akan diproses dan diverifikasi oleh petugas terkait.
Jika dinilai memenuhi syarat, nama pengusul nantinya bisa dimasukkan ke dalam sistem DTSEN sebagai calon penerima bantuan sosial.
Cara Daftar DTSEN Lewat Desa atau Kelurahan
Selain online, pendaftaran juga dapat dilakukan secara langsung melalui kantor desa atau kelurahan setempat.
Sebelum datang, warga sebaiknya menyiapkan beberapa dokumen penting seperti e-KTP, KK, surat domisili bila diperlukan, serta data pendukung kondisi ekonomi keluarga.
Berikut alur pendaftarannya:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan
- Serahkan dokumen persyaratan kepada petugas
- Isi formulir pengajuan data bansos
- Tunggu proses survei atau verifikasi lapangan
- Data kemudian diusulkan ke sistem DTSEN oleh pemerintah daerah
Kesimpulan
Dengan rutin melakukan cek desil bansos, masyarakat bisa mengetahui status terbaru data mereka sekaligus memastikan apakah sudah masuk dalam daftar penerima bantuan sosial atau belum.
