Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali disalurkan pemerintah kepada masyarakat yang telah masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pada pencairan tahap terbaru, total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu dan dana akan dikirim langsung ke rekening penerima yang aktif.
Masyarakat yang merasa sudah terdaftar dapat segera melakukan pengecekan melalui ponsel untuk memastikan apakah bantuan sudah masuk atau masih dalam proses penyaluran.
Penyaluran BPNT dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp200 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk periode tiga bulan, sehingga total dana yang diterima mencapai Rp600 ribu dalam satu tahap pencairan.
Untuk mengetahui status penerimaan bantuan, masyarakat bisa mengeceknya secara online baik melalui aplikasi resmi dari Kementerian Sosial maupun lewat situs pengecekan bansos.
Cara Cek Bansos Rp600 Ribu
Pengecekan bantuan dapat dilakukan memakai aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia untuk pengguna Android maupun iPhone. Prosesnya cukup sederhana dan dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor kelurahan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Install aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi kemudian masuk menggunakan akun yang sudah dibuat
- Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu
- Pilih menu “Cek Bansos” pada halaman utama
- Isi data wilayah sesuai domisili
- Ketik kode keamanan yang muncul di layar
- Tekan menu “Cari Data”
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.
Cara Melihat Status BPNT di Situs Resmi Kemensos
Selain aplikasi, pengecekan bantuan juga bisa dilakukan melalui website resmi milik Kementerian Sosial.
Berikut caranya:
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan apabila data ditemukan
Jika data bantuan belum muncul di sistem, masyarakat dapat menghubungi pendamping sosial atau perangkat desa setempat untuk memastikan status kepesertaan.
Ketentuan Penerima BPNT Tahun 2026
Agar dapat menerima bantuan BPNT, masyarakat harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah, di antaranya:
- Berstatus Warga Negara Indonesia
- Memiliki NIK yang masih aktif
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
- Masuk kategori keluarga kurang mampu atau rentan miskin
- Tidak berstatus ASN, anggota TNI, maupun Polri
- Bukan penerima pensiun negara
- Penghasilan tidak melebihi batas UMK atau UMP daerah
Sebelum bantuan dicairkan, pemerintah akan melakukan proses verifikasi data untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Perkiraan Jadwal Penyaluran BPNT 2026
Waktu pencairan bantuan di setiap wilayah dapat berbeda tergantung proses distribusi daerah masing-masing. Karena itu, masyarakat dianjurkan rutin mengecek status bansos secara berkala.
Berikut estimasi jadwal pencairan BPNT tahun 2026:
- Tahap 1: Januari – Maret 2026
- Tahap 2: April – Juni 2026
- Tahap 3: Juli – September 2026
- Tahap 4: Oktober – Desember 2026
Apabila bantuan sudah dicairkan, saldo biasanya langsung masuk ke rekening KKS penerima atau diinformasikan oleh pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Kesimpulan
Masyarakat disarankan rutin memeriksa data penerima agar mengetahui informasi terbaru terkait pencairan bansos.
