Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap pertama tahun 2026 mulai direalisasikan sejak awal Februari.
Penyaluran ini merupakan bagian dari bantuan reguler triwulan pertama yang dipercepat, dengan fokus pada wilayah terdampak bencana dan daerah yang memerlukan perhatian segera dalam hal perlindungan sosial.
Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, melalui kanal TVR Parlemen dan akun Instagram resmi @kemensosri, dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi VIII DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.
Penyaluran Bansos 2026 Difokuskan pada 3 Provinsi
“Pada tanggal 1 Februari 2026 kemarin, warga terdampak akan menerima bansos reguler PKH dan sembako atau BPNT. Jadi, kita sudah salurkan di triwulan pertama,” ungkap Agus Jabo, Selasa (3/2/2026).
Tahap awal pencairan bantuan ini difokuskan pada tiga provinsi di Pulau Sumatera, yang ditetapkan berdasarkan tingkat kerentanan sosial dan dampak bencana. Dengan demikian, wilayah ini mendapatkan prioritas lebih awal dibanding daerah lain.
Dilansir dari RadarBogor Berikut adalah rincian Penyaluran di Wilayah Prioritas:
1. Provinsi Aceh
- PKH: Menjangkau 318.143 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran sekitar Rp235,6 miliar.
- BPNT/Sembako: Disalurkan kepada 519.754 KPM dengan nilai anggaran sekitar Rp311,8 miliar.
Bantuan ini bertujuan menjaga daya beli keluarga rentan di tengah kondisi pascabencana dan tekanan ekonomi lokal.
2. Provinsi Sumatera Utara
- PKH: 513.914 KPM menerima bantuan.
- BPNT/Sembako: 889.212 KPM dijangkau.
Total anggaran untuk provinsi ini mencapai sekitar Rp533,5 miliar, menjadi salah satu wilayah dengan alokasi terbesar pada tahap pertama.
3. Provinsi Sumatera Barat
- PKH: Menjangkau 188.279 KPM dengan total anggaran sekitar Rp144,5 miliar.
- BPNT/Sembako: 354.072 KPM menerima bantuan dengan nilai anggaran sekitar Rp212,4 miliar.
Penyaluran ini ditujukan untuk memastikan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat tetap terjaga.
Total Penerima dan Anggaran Bansos Tahap 1
Secara keseluruhan, total penerima bansos PKH dan BPNT dari tiga provinsi tersebut mencapai 2.763.038 KPM, dengan total anggaran yang digelontorkan sekitar Rp1,832 triliun.
Penyaluran tahap awal ini merupakan bagian dari skema bantuan reguler triwulan pertama yang dipercepat, agar kebutuhan dasar masyarakat rentan dapat terpenuhi sejak awal tahun.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2026 disalurkan lebih awal di 3 provinsi, dengan total lebih dari 2,7 juta KPM siap menerima bantuan.
