{"id":1137,"date":"2024-07-11T13:13:11","date_gmt":"2024-07-11T06:13:11","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=1137"},"modified":"2024-09-14T09:24:53","modified_gmt":"2024-09-14T02:24:53","slug":"cair-pada-bulan-juli-berikut-cara-cek-bansos-pbi-jkn-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cair-pada-bulan-juli-berikut-cara-cek-bansos-pbi-jkn-2024\/","title":{"rendered":"Cair Pada Bulan Juli, Berikut Cara Cek Bansos PBI JKN 2024"},"content":{"rendered":"<h1>Cair Pada Bulan Juli, Berikut Cara Cek Bansos PBI JKN 2024<\/h1>\n<p>Bantuan Sosial (<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/jadwal-pendaftaran-bansos-blt-2024\/\">Bansos<\/a>) adalah program dukungan berupa uang atau barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan\/atau masyarakat, yang bersifat selektif. Tujuan bantuan sosial adalah untuk melindungi masyarakat terhadap kemungkinan risiko sosial dan meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Bansos merupakan bantuan dari pemerintah bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), untuk masyarakat yang terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sejumlah bantuan sosial (<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cara-mendaftar-bansos-melalui-hp-2024\/\">bansos<\/a>) yang digelontorkan pemerintah pada bulan Juli 2024, termasuk bansos kesehatan PBI JKN ini merupakan kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.<\/p>\n<h2>Besaran Manfaat Penerima Bansos PBI-JKN<\/h2>\n<p>Bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/jadwal-bansos-pbi-jk-2024\/\">PBI JKN<\/a>) berupa iuran jaminan kesehatan sebesar Rp42.000 per orang setiap bulannya. Untuk program bantuan ini tidak berupa uang tunai, melainkan langsung dibayarkan ke rumah sakit atau pusat layanan kesehatan tempat penerima terdaftar.<\/p>\n<p>Program bantuan PBI JKN ini dapat diakses cukup mudah dan berlaku seumur hidup, dan dapat dipergunakan untuk seluruh layanan kesehatan mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit. Untuk mendapatkan KIS PBI JKN, masyarakat harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), fotokopi Kartu Keluarga (KK), e-KTP, dan beberapa dokumen lainnya.<\/p>\n<p>PBI JKN memberikan akses kesehatan yang cukup bahkan lebih luas dan lebih murah dibandingkan dengan <a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cara-daftar-bpjs-secara-offline-2024\/\">BPJS<\/a> Kesehatan biasa. Pemakaian PBI JKN dapat dilakukan di mana saja, termasuk di klinik, puskesmas, atau rumah sakit, dan tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga untuk pencegahan. PBI JKN juga mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga biaya pengobatan lebih terjangkau<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Cara Daftar PBI-JKN<\/h2>\n<p>berikut langkah-langkah mendaftar PBI-JKN menggunakan aplikasi \u201cCek Bansos\u201d:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3>Unduh Aplikasi \u201cCek Bansos\u201d pada Playstore atau pengunduh aplikasi lainnya<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Buat akun baru dengan mengisi informasi yang diperlukan, seperti Nomor KK, NIK, Alamat, Nomor HP, dan lainnya.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) dengan KTP sebagai dokumen pendukung.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Buat Akun dan Unggah Dokumen<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Setelah melakukan registrasi, pilih opsi \u201cDaftar Usulan\u201d dan masukkan data diri dengan benar.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Tunggu hasil verifikasi dari pemerintah daerah setempat untuk memastikan data yang diberikan telah valid.<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Cara Cek Status Penerimaan Bansos PBI-JKN<\/h2>\n<ul>\n<li>\n<h3>Melalui Website:<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Kunjungi situs web cekbansos.kemensos.go.id.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Isilah informasi wilayah penerima yang mencakup provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa\/kelurahan sesuai dengan KTP pada saat mendaftar.<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan nama penerima yang sesuai dengan KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Isi kode &#8220;captcha&#8221; yang ditampilkan pada layar.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Klik atau pilih opsi \u201cCari Data\u201d untuk mendapatkan informasi mengenai status kepesertaan.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Melalui Whatsapp:<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Masukkan dan simpan nomor call center BPJS Kesehatan di 0811-8750-400 ke dalam smartphone Anda.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Buka aplikasi WhatsApp dan chat ke call center BPJS Kesehatan untuk bertanya.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Melalui Aplikasi BPJS Mobile:<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Buka aplikasi BPJS Kesehatan Mobile dan login dengan menggunakan akun Anda.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pilih opsi \u201cProfil\u201d, lalu \u201cData Peserta\u201d.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Periksa pada kolom \u201cStatus Peserta\u201d untuk mengetahui apakah ada keterangan \u201cPBI JK\u201d.Jika ada kata \u201cPBI JK\u201d, berarti Anda telah terdaftar sebagai penerima bansos KIS PBI JK 2024. Jika tidak, berarti Anda tidak terdaftar sebagai peserta PBI JK.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kriteria Penerima Bansos PBI-JKN<\/h2>\n<p>Bansos PBI-JKN memiliki bebereapa kriteria yang dibutuhkan selain terdaftar pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial):<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3>Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang masih aktif.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Memiliki pendapatan di bawah garis kemiskinan nasional, yakni sekitar Rp 458.000 per bulan.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Tidak memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan tetap.<\/h3>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Tidak memiliki aset bernilai tinggi, seperti mobil, motor, rumah, tanah, dan lain-lain, serta tidak memiliki sumber pendapatan lain, seperti warisan, hibah, bantuan, dan lain-lain.<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cair Pada Bulan Juli, Berikut Cara Cek Bansos PBI JKN 2024 Bantuan Sosial (Bansos) adalah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1138,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-1137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1137"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5135,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1137\/revisions\/5135"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}