{"id":12903,"date":"2025-04-24T13:52:39","date_gmt":"2025-04-24T06:52:39","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=12903"},"modified":"2025-04-24T13:52:39","modified_gmt":"2025-04-24T06:52:39","slug":"tata-cara-menulis-daftar-pustaka-dari-jurnal-dengan-mudah-dan-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/tata-cara-menulis-daftar-pustaka-dari-jurnal-dengan-mudah-dan-cepat\/","title":{"rendered":"Tata Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dengan Mudah dan Cepat!"},"content":{"rendered":"<h2>Tata Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dengan Mudah dan Cepat!<\/h2>\n<p>Menulis daftar pustaka adalah salah satu bagian penting dalam menyusun karya ilmiah. Daftar pustaka berfungsi sebagai bentuk penghargaan terhadap penulis yang dijadikan rujukan sekaligus memberikan informasi kepada pembaca terkait sumber yang digunakan. Namun, masih banyak yang belum memahami bagaimana cara menulis daftar pustaka, khususnya jika sumber yang digunakan berasal dari jurnal. Yuk, simak penjelasan lengkap berikut ini!<\/p>\n<h3>Apa Itu Daftar Pustaka?<\/h3>\n<p>Daftar pustaka adalah kumpulan referensi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, skripsi, artikel internet, hingga wawancara, yang digunakan dalam penulisan suatu karya ilmiah. Daftar pustaka biasanya ditempatkan di akhir tulisan dan memiliki format tertentu tergantung jenis sumbernya.<\/p>\n<h3>Tujuan Penulisan Daftar Pustaka<\/h3>\n<p>Beberapa tujuan penting dari penulisan daftar pustaka antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Menguatkan isi tulisan secara ilmiah<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Menghindari plagiarisme<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Menghargai penulis sumber<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mempermudah pembaca mencari sumber asli<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal<\/h3>\n<p>Mengutip dari buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah oleh Dr. Ida Samidah, S.Kp, M.Kes dan Dahrizal, S.Kp, MPH, format penulisan daftar pustaka dari jurnal adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Nama belakang, inisial nama depan (dan tengah jika ada). Tahun terbit. Judul artikel. Nama jurnal (cetak miring), volume (nomor): halaman.<\/h4>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Riduwan, A. 2010. Etika dan Perilaku Koruptif dalam Praktik Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia 14 (2): 121\u2013141.<\/li>\n<li>Veronica, S. 2005. The Role of Governance in Preventing Misstated Financial Statement. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 2 (1): 159\u2013173.<\/li>\n<li>Bagaimana Jika Penulis Lebih dari Satu Orang?<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika jurnal ditulis oleh dua atau lebih penulis, berikut format penulisannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Nama belakang penulis pertama, inisial nama depan. Inisial nama depan dan nama belakang penulis kedua, dan seterusnya. Tahun. Judul artikel. Nama jurnal (cetak miring), volume (nomor): halaman.<br \/>\n<h4>Contoh:<\/h4>\n<ul>\n<li>Riduwan, A., I. Triyuwono, G. Irianto, dan U. Ludigdo. 2010. Semiotika Laba Akuntansi: Studi Kritikal-Posmodernis Derridean. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 7(1): 38\u201360.<\/li>\n<li>Format Chicago Manual Style dari Jurnal<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nDalam format CMS (Chicago Manual Style), cara penulisannya adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Nama belakang penulis, nama depan. \u201cJudul artikel.\u201d Nama jurnal volume, no. (tahun): halaman.<\/h4>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Sulismadi. \u201cModel Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa.\u201d Jurnal Sosial Politik dan Humaniora 05, no. 2 (2017): 217.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tips Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4>Perhatikan urutan elemen: Nama \u2013 tahun \u2013 judul artikel \u2013 nama jurnal \u2013 volume dan nomor \u2013 halaman.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Gunakan tanda baca yang tepat: Titik untuk memisahkan elemen utama, tanda kurung untuk nomor jurnal.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Cetak miring nama jurnal.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Konsisten dalam format: Gunakan satu gaya penulisan secara konsisten di seluruh daftar pustaka.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nPenutup<br \/>\nMenulis daftar pustaka dari jurnal memang memerlukan ketelitian, tetapi dengan memahami format yang benar, kamu bisa menyusunnya dengan mudah dan cepat. Ingat, daftar pustaka bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari integritas ilmiah sebuah karya tulis. Semoga artikel ini membantumu menyusun daftar pustaka dengan lebih percaya diri!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tata Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dengan Mudah dan Cepat! Menulis daftar pustaka adalah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12906,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-12903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12903"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12907,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903\/revisions\/12907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}