{"id":15630,"date":"2025-06-25T09:20:20","date_gmt":"2025-06-25T02:20:20","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=15630"},"modified":"2025-06-25T09:20:20","modified_gmt":"2025-06-25T02:20:20","slug":"cek-jadwal-pencairan-dana-bantuan-pkh-tahap-2-tahun-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cek-jadwal-pencairan-dana-bantuan-pkh-tahap-2-tahun-2025\/","title":{"rendered":"Cek Jadwal Pencairan Dana Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2025!"},"content":{"rendered":"<h2>Cek Jadwal Pencairan Dana Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2025!<\/h2>\n<p>Priangan Insider \u2013 Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cair-hari-ini-cek-jadwal-lengkap-penyaluran-bansos-pkh-dan-bpnt-tahap-2-juni-2025\/\">PKH<\/a>) tahap 2 tahun 2025. Kabar baik bagi Anda yang belum menerima bansos hingga akhir Juni! Saat ini, pencairan susulan sedang berlangsung, dan peluang Anda untuk menerima bantuan tetap terbuka lebar.<\/p>\n<h3>Jadwal Pencairan PKH Tahap 2 Tahun 2025<\/h3>\n<p>Berdasarkan informasi terbaru, pencairan bantuan <a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cek-jadwal-pencairan-pkh-dan-blt-juni-2025-ini-tanggal-pastinya\/\">PKH<\/a> dan BPNT tahap 2 dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2025. Tahap ini khusus untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Belum menerima bantuan pada tahap reguler April\u2013Mei<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Baru masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengalami kendala data atau verifikasi sebelumnya<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Bank BRI<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Bank BNI<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kantor Pos<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bagi KPM yang menerima bansos melalui Kantor Pos, undangan pencairan akan dikirim secara bertahap. Jika belum mendapatkannya, segera cek ke kantor desa atau kelurahan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Besaran Dana Bantuan PKH Tahap 2<\/h3>\n<p>Berikut daftar nominal bantuan yang disalurkan pada tahap ini:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Ibu hamil: Rp750.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak usia dini (0\u20136 tahun): Rp750.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SD: Rp225.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SMP: Rp375.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak SMA: Rp500.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk bantuan BPNT, nominal umumnya Rp200.000 per bulan, namun pada pencairan susulan bisa mencapai Rp400.000 karena akumulasi dari bulan sebelumnya. Selain itu, penerima juga mendapatkan beras 20 kg sekaligus.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Cek Status Penerima PKH 2025<\/h3>\n<p>Anda bisa mengecek apakah terdaftar sebagai penerima bantuan dengan tiga cara berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Lewat Website Resmi Kemensos<\/h4>\n<ul>\n<li>Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id<\/li>\n<li>Pilih wilayah sesuai KTP<\/li>\n<li>Masukkan nama lengkap dan kode captcha<\/li>\n<li>Klik \u201cCari Data\u201d untuk melihat status bansos<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Melalui Aplikasi \u201cCek Bansos\u201d<\/h4>\n<ul>\n<li>Unduh dari Google Play Store<\/li>\n<li>Buat akun menggunakan NIK dan foto KTP<\/li>\n<li>Login dan periksa status di menu \u201cProfil\u201d atau \u201cCek Bansos\u201d<\/li>\n<li>Datang ke Kantor Desa atau Kelurahan<\/li>\n<li>Bawa KTP dan Kartu Keluarga (KK)<\/li>\n<li>Minta petugas untuk mengecek status Anda melalui sistem SIKS-NG<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Hal yang Perlu Diperhatikan<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4>Tidak semua KPM otomatis menerima bantuan susulan. Hanya yang aktif dalam DTKS dan memenuhi kriteria.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Jika di SIKS-NG tertulis status \u201cSPM\u201d (Surat Perintah Membayar), bantuan akan cair ke rekening KKS dalam waktu 7 hingga 14 hari kerja.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>KPM yang masuk dalam desil 7 ke atas, atau yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di atas UMR, berpotensi dicoret dari daftar penerima.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Jika bantuan Anda belum cair hingga akhir Juni, segera hubungi pendamping sosial atau operator desa untuk klarifikasi.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Penebalan Bantuan: Tambahan Uang dan Beras<\/h3>\n<p>Pencairan susulan ini juga mencakup penebalan bantuan, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Tambahan dana BPNT sebesar Rp400.000<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Bantuan pangan berupa beras 20 kg (akumulasi dua bulan)<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penyaluran ini ditujukan bagi KPM yang belum sempat menerima bansos pada termin reguler karena data ganda, belum valid, atau baru masuk sistem.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Pencairan PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung hingga awal Juli. Jika Anda belum menerima bansos, jangan panik. Selama Anda aktif dalam DTKS dan memenuhi syarat, kemungkinan besar Anda termasuk dalam daftar pencairan susulan.<\/p>\n<p>Langkah-langkah penting yang harus Anda lakukan:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Cek status bansos lewat website atau aplikasi Kemensos<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pantau saldo rekening dan undangan dari Kantor Pos<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Siapkan KTP, KK, dan undangan saat proses pencairan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Segera lapor ke desa jika bantuan belum cair<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nIngat: bantuan ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan dasar keluarga, terutama di masa sulit. Pantau terus informasi resmi dari Kemensos, Kantor Pos, dan aparat desa setempat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cek Jadwal Pencairan Dana Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2025! Priangan Insider \u2013 Pemerintah melalui&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-15630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15630"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15634,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15630\/revisions\/15634"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}