{"id":23325,"date":"2025-12-26T17:30:53","date_gmt":"2025-12-26T10:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=23325"},"modified":"2025-12-26T01:41:22","modified_gmt":"2025-12-25T18:41:22","slug":"masyarakat-perlu-mewaspadai-informasi-palsu-pkh-2025-yang-marak-beredar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/masyarakat-perlu-mewaspadai-informasi-palsu-pkh-2025-yang-marak-beredar\/","title":{"rendered":"Masyarakat Perlu Mewaspadai Informasi Palsu PKH 2025 yang Marak Beredar"},"content":{"rendered":"<h3><strong>Masyarakat Perlu Mewaspadai Informasi Palsu PKH 2025 yang Marak Beredar<\/strong><\/h3>\n<p>Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025 kembali menjadi perhatian masyarakat luas.<\/p>\n<p>Seiring meningkatnya kebutuhan ekonomi dan antusiasme warga terhadap bantuan sosial, berbagai informasi palsu atau hoaks terkait PKH mulai beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan.<\/p>\n<p>Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.<\/p>\n<p>Hoaks PKH sering memanfaatkan kondisi masyarakat dengan menyebarkan pesan yang menjanjikan pencairan bantuan secara cepat, pendaftaran instan, atau tambahan bantuan tertentu.<\/p>\n<p>Jika masyarakat tidak berhati-hati, informasi menyesatkan tersebut dapat menimbulkan kerugian, baik secara data maupun finansial.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Hoaks PKH 2025 Banyak Menyasar Penerima Bantuan<\/strong><\/h3>\n<p>Penyebar hoaks biasanya menargetkan keluarga penerima manfaat PKH.<\/p>\n<p>Mereka mengirim pesan berantai yang mengatasnamakan Kementerian Sosial atau petugas bansos daerah.<\/p>\n<p>Pesan tersebut sering mencantumkan logo instansi dan bahasa resmi agar terlihat meyakinkan.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, pelaku hoaks kerap meminta penerima bantuan untuk mengklik tautan tertentu atau mengisi formulir berisi data pribadi.<\/p>\n<p>Tindakan ini berisiko membuka akses data sensitif seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga, hingga nomor rekening.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Pemerintah Tegaskan Informasi Resmi PKH 2025<\/strong><\/h3>\n<p>Pemerintah menegaskan bahwa seluruh informasi resmi PKH 2025 hanya tersedia melalui kanal resmi.<\/p>\n<p>Masyarakat dapat mengakses informasi melalui situs Kementerian Sosial, aplikasi Cek Bansos, serta pengumuman dari pemerintah daerah dan pendamping PKH.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menegaskan tidak pernah memungut biaya apa pun dalam proses penyaluran PKH.<\/p>\n<p>Setiap informasi yang meminta pembayaran, transfer dana, atau data pribadi di luar jalur resmi dapat dipastikan merupakan bentuk penipuan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Peran DTSEN dalam Program PKH 2025<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam penyaluran PKH 2025, pemerintah menggunakan DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) sebagai basis data utama.<\/p>\n<p>DTSEN mencatat kondisi sosial ekonomi masyarakat dan menjadi acuan penentuan penerima bantuan.<\/p>\n<p>Masyarakat yang terdaftar dalam DTSEN memiliki peluang lebih besar untuk menerima PKH sesuai kriteria yang ditetapkan.<\/p>\n<p>Jika terjadi perubahan kondisi ekonomi atau data keluarga, warga dapat mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Ciri-Ciri Hoaks PKH yang Perlu Diwaspadai<\/strong><\/h3>\n<p>Agar tidak tertipu, masyarakat perlu mengenali ciri-ciri informasi PKH palsu, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menggunakan kalimat mendesak seperti \u201cPKH cair hari ini\u201d<\/li>\n<li>Menyertakan link tidak resmi atau nomor pribadi<\/li>\n<li>Meminta data sensitif atau kode OTP<\/li>\n<li>Menjanjikan bantuan tambahan di luar ketentuan resmi<\/li>\n<li>Informasi resmi PKH tidak pernah disampaikan melalui pesan pribadi atau link asing.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Langkah Aman Menghadapi Informasi PKH<\/strong><\/h3>\n<p>Masyarakat dapat mengambil langkah sederhana untuk melindungi diri dari hoaks PKH.<\/p>\n<p>Pertama, selalu cek sumber informasi dan pastikan berasal dari kanal resmi.<\/p>\n<p>Kedua, jangan membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.<\/p>\n<p>Ketiga, laporkan informasi mencurigakan kepada aparat desa atau pendamping PKH.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat juga sebaiknya tidak ikut menyebarkan pesan yang belum terbukti kebenarannya agar hoaks tidak semakin meluas.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n<p>Hoaks PKH 2025 berpotensi merugikan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.<\/p>\n<p>Dengan memahami jalur informasi resmi, mengenali ciri-ciri penipuan, dan memanfaatkan sistem berbasis DTSEN, masyarakat dapat terhindar dari informasi palsu.<\/p>\n<p>Pemerintah mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi terkait PKH.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Perlu Mewaspadai Informasi Palsu PKH 2025 yang Marak Beredar Program Keluarga Harapan (PKH) tahun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":23344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28,57],"tags":[2495,793,379,4352,4356,4353,4355,4354],"class_list":["post-23325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","category-informasi","tag-bantuan-sosial-pkh","tag-cek-pkh-2025","tag-dtsen-pkh","tag-hoaks-pkh-2025","tag-hoax-bansos-pkh","tag-informasi-palsu-pkh","tag-pkh-2025-resmi","tag-waspada-penipuan-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23325"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23367,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23325\/revisions\/23367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}