{"id":29399,"date":"2026-01-19T14:49:35","date_gmt":"2026-01-19T07:49:35","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=29399"},"modified":"2026-01-19T14:49:35","modified_gmt":"2026-01-19T07:49:35","slug":"kriteria-penerima-bansos-2026-sesuai-dtsen-lengkap-cara-cek-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/kriteria-penerima-bansos-2026-sesuai-dtsen-lengkap-cara-cek-online\/","title":{"rendered":"Kriteria Penerima Bansos 2026 Sesuai DTSEN, Lengkap Cara Cek Online"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah menggunakan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama dalam menentukan kriteria penerima bansos 2026 melalui sistem peringkat desil.<\/p>\n<p>Meski begitu, masih ada masyarakat yang berada di desil 1 sampai 5 tetapi belum menerima bantuan sosial, yang sering menimbulkan pertanyaan setelah mereka melakukan pengecekan mandiri melalui situs Cek Bansos Kemensos.<\/p>\n<p>Untuk memahaminya, penting bagi masyarakat mengetahui mekanisme penetapan desil dalam DTSEN.<\/p>\n<h2>Pengertian DTSEN<\/h2>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Dilansir dari Detik.com, DTSEN adalah program strategis pemerintah yang mulai diterapkan sejak 2025 sebagai pengganti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).<\/p>\n<p>Sistem ini berfungsi sebagai basis data tunggal yang memuat informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia.<\/p>\n<p>Data DTSEN dikumpulkan dari berbagai instansi resmi, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Kementerian Sosial<\/li>\n<li>Badan Pusat Statistik (BPS)<\/li>\n<li>Dukcapil<\/li>\n<li>Bappenas<\/li>\n<li>Pemerintah daerah<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan adanya DTSEN, data yang sebelumnya tersebar di berbagai instansi dan tidak selalu sinkron kini disatukan menjadi satu sistem yang lebih akurasi tinggi dan terintegrasi.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Pembagian Desil dalam DTSEN<\/h2>\n<p>DTSEN membagi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi dan sosial ke dalam 10 desil. Berdasarkan informasi Detik.com, pembagian desil adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Desil 1: Sangat miskin<\/li>\n<li>Desil 2: Miskin<\/li>\n<li>Desil 3: Hampir miskin<\/li>\n<li>Desil 4: Rentan miskin<\/li>\n<li>Desil 5: Pas-pasan<\/li>\n<li>Desil 6\u201310: Menengah ke atas<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kriteria Penerima Bansos 2026<\/h2>\n<p>Peringkat desil menjadi dasar pemerintah dalam menentukan siapa yang berhak menerima bansos 2026. Berikut ketentuannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1\u20134<\/li>\n<li>Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT\/Sembako): Desil 1\u20135<\/li>\n<li>PBI-JKN (Iuran BPJS Kesehatan): Desil 1\u20135 atau berdasarkan asesmen<\/li>\n<li>ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial): Desil 1\u20135 atau asesmen<\/li>\n<li>Bansos Kemensos lainnya: Desil 1\u20135 atau asesmen<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Secara umum, masyarakat desil 1\u20134 berpeluang besar menerima berbagai jenis bantuan sosial, sedangkan desil 5 masih bisa menerima bantuan, tetapi dalam jumlah dan jenis yang lebih terbatas.<\/p>\n<h2>Aturan Penetapan Penerima Bansos<\/h2>\n<p>Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap dengan prioritas bagi desil terbawah. Namun, tidak semua warga dalam desil tertentu otomatis menerima bantuan.<\/p>\n<p>Pemerintah secara berkala memutakhirkan DTSEN dan menyesuaikan jumlah penerima dengan anggaran yang tersedia.<\/p>\n<p>Contoh distribusi bansos:<\/p>\n<ul>\n<li>PKH: Prioritas untuk desil 1<\/li>\n<li>Sembako: Desil 1\u20132<\/li>\n<li>PBI-JKN: Desil 1\u20134<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain itu, penerima bansos bisa graduasi atau lulus dari program. Pemerintah menargetkan ratusan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk naik kelas.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Kementerian PANRB, sepanjang 2025 sekitar 77 ribu KPM telah keluar dari program bansos dan mengikuti program pemberdayaan untuk menjadi keluarga mandiri.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2>Cara Cek Desil Bansos 2026 via Aplikasi<\/h2>\n<p>Untuk mengetahui status desil dan kepesertaan bansos 2026, masyarakat dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos. Langkah-langkahnya:<\/p>\n<ol>\n<li>Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store (Android) atau App Store (iOS).<\/li>\n<li>Buat akun baru di aplikasi.<\/li>\n<li>Isi data diri lengkap sesuai dokumen resmi, seperti NIK, KK, nama, alamat, dll.<\/li>\n<li>Unggah foto KTP yang jelas.<\/li>\n<li>Unggah selfie bersama KTP untuk verifikasi identitas.<\/li>\n<li>Periksa kembali data agar tidak ada kesalahan.<\/li>\n<li>Tunggu proses verifikasi dari Kemensos.<\/li>\n<li>Login ke akun menggunakan username dan password yang dibuat.<\/li>\n<li>Cek email untuk konfirmasi tambahan dari Kemensos.<\/li>\n<li>Lihat informasi desil dan data keluarga, termasuk status kepesertaan dan jenis bantuan yang diterima.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika status bansos belum muncul, disarankan menunggu pembaruan DTSEN atau menghubungi pendamping sosial, RT\/RW, atau Dinas Sosial setempat.<\/p>\n<h2>Cara Cek Desil Bansos 2026 via Website<\/h2>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Selain aplikasi, masyarakat dapat mengecek desil bansos 2026 melalui website resmi Kemensos tanpa membuat akun:<\/p>\n<ol>\n<li>Akses situs resmi Kemensos: buka cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Pilih data wilayah sesuai KTP: provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, desa\/kelurahan.<\/li>\n<li>Masukkan nama lengkap sesuai KTP.<\/li>\n<li>Isi kode captcha untuk verifikasi keamanan.<\/li>\n<li>Klik \u201cCari Data\u201d dan tunggu proses pencarian.<\/li>\n<li>Lihat hasil pencarian, termasuk status kepesertaan, desil, jenis bantuan, dan periode penyaluran.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika data tidak muncul, kemungkinan belum terdaftar di DTSEN, data belum diperbarui, atau terdapat perbedaan penulisan identitas.<\/p>\n<p>Dengan memahami mekanisme ini, masyarakat dapat lebih jelas mengetahui alasan tidak menerima bansos 2026 meski terdaftar di desil 1\u20135 dan dapat mengecek status kepesertaan secara mandiri.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Sumber: Detik.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah menggunakan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama dalam menentukan kriteria penerima bansos&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":29404,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[54,3494,5168,1312,246],"class_list":["post-29399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","tag-bansos","tag-bansos-2026","tag-cara-cek-desil-bansos-2026","tag-desil-dtsen","tag-dtsen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29399"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29406,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29399\/revisions\/29406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}