{"id":32234,"date":"2026-01-29T23:55:41","date_gmt":"2026-01-29T16:55:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=32234"},"modified":"2026-01-29T23:38:32","modified_gmt":"2026-01-29T16:38:32","slug":"pemerintah-salurkan-bansos-rp18-triliun-untuk-aceh-sumut-dan-sumbar-simak-infonya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/pemerintah-salurkan-bansos-rp18-triliun-untuk-aceh-sumut-dan-sumbar-simak-infonya\/","title":{"rendered":"Pemerintah Salurkan Bansos Rp1,8 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar, Simak Infonya"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler bagi masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada triwulan pertama tahun 2026.<\/p>\n<p>Bantuan ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), khususnya masyarakat di wilayah yang masih menjalani rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.<\/p>\n<h2>Penyaluran Berdasarkan Data Terbaru<\/h2>\n<p>Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa penyaluran bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbarui oleh Badan Pusat Statistik (BPS).<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n\u201cTotal anggaran Rp1,8 triliun lebih untuk periode triwulan pertama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sasarannya mengacu pada DTSEN hasil pemutakhiran BPS,\u201d ujar Saifullah Yusuf.<\/p>\n<h2>Jadwal dan Mekanisme Penyaluran<\/h2>\n<p>Kemensos memastikan penyaluran bansos secara nasional dimulai Februari 2026. Penyaluran tetap menggunakan dua jalur, yaitu melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.<\/p>\n<p>Untuk BPNT 2026, setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan selama tiga bulan (Januari\u2013Maret). Sedangkan PKH diberikan dengan jumlah bervariasi sesuai kategori penerima, mulai Rp225.000 hingga Rp750.000.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nMensos berharap penyaluran tahap pertama ini tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.<\/p>\n<h2>Aceh Masuki Masa Transisi Pemulihan Bencana<\/h2>\n<p>Melansir informasi dari <a href=\"https:\/\/aceh.tribunnews.com\/news\/1009396\/pemerintah-siapkan-bansos-rp18-triliun-untuk-aceh-sumut-dan-sumbar-berikut-penerimanya\"><em>SerambiNews<\/em><\/a> Pemerintah Aceh resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana dengan menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana selama 90 hari, mulai 29 Januari hingga 29 April 2026.<\/p>\n<p>Penetapan ini diumumkan oleh Gubernur Aceh Muazakir Manaf (Mualem) dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh pada Kamis (29\/1\/2026) malam.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n\u201cPutusan ini mempertimbangkan kaji cepat oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan secara khusus merujuk pada Surat Mendagri No. 300.1.7\/e.153\/BAK Tanggal 29 Januari 2026 tentang Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Di Provinsi Aceh,\u201d kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, kepada Serambinews.com.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pemerintah menyiapkan bansos senilai Rp1,8 triliun untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, terutama di wilayah terdampak bencana.<\/p>\n<h2>Sumber Referensi<\/h2>\n<p>https:\/\/aceh.tribunnews.com\/news\/1009396\/pemerintah-siapkan-bansos-rp18-triliun-untuk-aceh-sumut-dan-sumbar-berikut-penerimanya<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":32264,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[8221,54,8220,8219],"class_list":["post-32234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","tag-aceh-masuki-masa-transisi-pemulihan-bencana","tag-bansos","tag-jadwal-dan-mekanisme-penyaluran","tag-penyaluran-berdasarkan-data-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32266,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32234\/revisions\/32266"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}