{"id":336,"date":"2024-06-13T11:17:31","date_gmt":"2024-06-13T04:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=336"},"modified":"2024-10-10T14:20:24","modified_gmt":"2024-10-10T07:20:24","slug":"10-makanan-dan-minuman-pereda-kolesterol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/10-makanan-dan-minuman-pereda-kolesterol\/","title":{"rendered":"10 Makanan dan Minuman Pereda Kolesterol"},"content":{"rendered":"<h2>10 Makanan dan Minuman Pereda Kolesterol<\/h2>\n<p>Kolesterol adalah sejenis lemak yang ditemukan di dalam tubuh. Kolesterol memiliki fungsi penting bagi tubuh. Namun, ketika kadar kolesterol melebihi batas normal, kolesterol dapat menumpuk di pembuluh darah sehingga membentuk plak dan menyumbatnya. Kolesterol adalah lemak yang diproduksi secara alami oleh hati. Lemak ini juga terdapat pada produk hewani seperti daging dan susu. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi banyak hormon, dan memproduksi vitamin D.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Jenis-Jenis Kolesterol<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Low-density lipoprotein (LDL)<\/h4>\n<p>Peran LDL adalah mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh melalui arteri. Ketika kadarnya terlalu tinggi, LDL menumpuk di dinding arteri. LDL dikenal sebagai &#8220;kolesterol jahat&#8221;.<\/li>\n<li>\n<h4>High-density lipoprotein (HDL)<\/h4>\n<p>Berikutnya adalah HDL. HDL memiliki fungsi mengembalikan kelebihan kolesterol ke hati dan mengeluarkannya dari tubuh. Oleh karena itu, HDL disebut \u201ckolesterol baik\u201d.<\/li>\n<li>\n<h4>Trigliserida<\/h4>\n<p>Jenis lemak ini digunakan sebagai sumber energi. Trigliserida terbentuk ketika tubuh memetabolisme sisa kalori yang tidak digunakan. Kadar trigliserida meningkat ketika tubuh terus mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Penyebab Kolesterol Tinggi<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Gaya Hidup<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Merokok<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengonsumsi makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh, seperti gorengan, susu full cream, kulit ayam, dan jeroan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengalami stres<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Penyakit<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Obesitas atau kelebihan berat badan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Diabetes<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Hipotiroidisme<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Gagal ginjal kronis<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>HIV\/AIDS<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Keturunan<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<p>Kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada banyak gen yang diturunkan dari orang tua. Mutasi genetik ini berarti tubuh tidak mampu lagi mengeluarkan kolesterol dari darah. Namun kolesterol tinggi akibat kondisi ini lebih jarang terjadi dibandingkan faktor lainnya. Selain faktor-faktor di atas, orang yang berusia di atas 40 tahun juga berisiko lebih tinggi menderita kolesterol. Sebab, seiring bertambahnya usia, kemampuan hati dalam membuang kolesterol jahat (LDL) semakin menurun.<\/p>\n<h3>Nilai Kolesterol Normal<\/h3>\n<p>Adapun nilai kolesterol normal yang terdiri dari LDL, HDL, trigliserida, serta kolesterol total yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>LDL, yaitu kurang dari 100 mg\/dL<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>HDL, yaitu 60 mg\/dL atau lebih<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Trigliserida, yaitu kurang dari 150 mg\/dL<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kolesterol total, yaitu kurang dari 200 mg\/dL<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Makanan dan Minuman Pereda Kolesterol Tinggi<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Kacang-kacangan<\/h4>\n<p>Kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, dan kenari termasuk makanan penurun kolesterol tinggi. Hal ini karena kacang-kacangan mengandung asam lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Selain itu, makanan ini juga mengandung vitamin sehat, antioksidan, serat, dan asam lemak omega-3.<\/li>\n<li>\n<h4>Alpukat<\/h4>\n<p>Buah penurun kolesterol berikutnya adalah alpukat. Alpukat kaya akan serat, lemak tak jenuh tunggal, polifenol, dan nutrisi fitosterol yang bila dikonsumsi secara rutin dapat membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh tetap rendah.<\/li>\n<li>\n<h4>Buah beri<\/h4>\n<p>Selain alpukat, buah beri rupanya juga masuk dalam daftar buah penurun kolesterol yang cocok dikonsumsi sehari-hari. Buah beri merupakan salah satu jenis buah dengan indeks glikemik rendah. Artinya, tak hanya kolesterol saja, buah beri juga punya efek menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Coklat Hitam<\/h4>\n<p>Cokelat hitam merupakan makanan penurun kolesterol karena mengandung antioksidan dan zat anti inflamasi yang menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Cokelat tinggi kalori, jadi mereka yang sedang diet mungkin ingin membatasi asupannya.<\/li>\n<li>\n<h4>Bawang putih<\/h4>\n<p>Kemudian, ada bawang putih yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini karena bawang putih mengandung senyawa alicin yang dapat membantu mengontrol tekanan darah stabil.<\/li>\n<li>\n<h4>Kedelai<\/h4>\n<p>Salah satu bahan pangan penurun kolesterol dan dapat diolah menjadi berbagai bahan seperti tempe, tahu, tepung kedelai, dan susu. Kedelai diduga dapat menurunkan kadar kolesterol karena mengandung isoflavon yang memiliki efek menurunkan kadar kolesterol jahat.<\/li>\n<li>\n<h4>Gandum<\/h4>\n<p>Gandum mengandung serat dalam jumlah yang relatif tinggi, sehingga mengonsumsi gandum sangat masuk akal jika Anda berencana menurunkan berat badan dan menurunkan kolesterol. Beta-glukan, serat makanan larut air yang terkandung dalam gandum, menjaga metabolisme dan menjaga kesehatan tubuh.<\/li>\n<li>\n<h4>Beras merah<\/h4>\n<p>Beras merah merupakan salah satu makanan penurun kolesterol karena mengandung vitamin B, magnesium, selenium, dan fitonutrien yang menurunkan kadar lipid darah. Selain itu, beras merah kaya akan serat yang membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh dan menjaganya tetap normal.<\/li>\n<li>\n<h4>Sayuran Hijau<\/h4>\n<p>Sayuran hijau mengandung antioksidan yang dapat mengikat asam empedu yang berasal dari kolesterol sehingga dapat mengurangi penumpukan kolesterol dalam darah. Sayuran hijau tidak hanya menurunkan kadar kolesterol tetapi juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung bila dikonsumsi secara rutin.<\/li>\n<li>\n<h4>Pisang<\/h4>\n<p>Pisang merupakan salah satu buah lezat penurun kolesterol dan sangat mudah didapat. Pisang mengandung zat yang disebut inulin, yang membantu menjaga kadar kolesterol tubuh tetap stabil sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi. Pisang juga bisa dibuat jus dan dimakan. Jus pisang merupakan salah satu jus yang paling cepat menurunkan kolesterol.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>10 Makanan dan Minuman Pereda Kolesterol Kolesterol adalah sejenis lemak yang ditemukan di dalam tubuh&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":337,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=336"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6044,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/336\/revisions\/6044"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}