{"id":34800,"date":"2026-05-13T14:00:26","date_gmt":"2026-05-13T07:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=34800"},"modified":"2026-05-13T12:46:22","modified_gmt":"2026-05-13T05:46:22","slug":"cek-nama-penerima-bansos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cek-nama-penerima-bansos\/","title":{"rendered":"Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 2 Tahun 2026 Lengkap Dengan Status Desil DTSEN"},"content":{"rendered":"<p><strong>Penyaluran bansos tahap kedua<\/strong> tahun 2026 untuk Program Keluarga Harapan (PKH) serta Program Sembako telah dilakukan sejak April 2026.<\/p>\n<p>Melalui ponsel, masyarakat sekarang bisa mengetahui status penerima bantuan dan kategori desil DTSEN hanya dengan memakai NIK pada KTP.<\/p>\n<p>Percepatan distribusi bansos triwulan kedua dilakukan pemerintah setalah pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dijadwalkan setiap tanggal 10 tiap bulan.<\/p>\n<p>Mentri Sosial, Saifullah Yusu atau Gus Ipul, menyampaikan bahwa hasil pembaruan data dipakai sebagai dasar dalam proses <strong>penyaluran bansos bulanan.<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,&#8221; ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (1\/4\/2026) dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.kompas.tv\/ekonomi\/668295\/cara-cek-bansos-tahap-2-tahun-2026-dan-status-desil-dtsen-lewat-cekbansos-kemensos-go-id\">Kompas.tv.<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2>Cara Mengecek Nama Penerima Bansos Secara Online<\/h2>\n<p>Kini masyarakat dapat melakukan cek bansos melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. berikut tahapannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Kunjungi laman <a href=\"https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id\/\">cekbansos.kemensos.go.id<\/a><\/li>\n<li>Input nomor NIK 16 digit sesuai KTP<\/li>\n<li>Masukkan kode captcha yang tampil di layar<\/li>\n<li>Tekan menu \u201cCari Data\u201d<\/li>\n<li>Informasi penerima bantuan, jenis bansos, serta kategori desil keluarga nantinya akan ditampilkan sistem<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain website resmi, pengecekan dapat dilakukan melalui <strong>aplikasi Cek Bansos<\/strong> dengan memasukkan identitas berupa nama lengkap atau NIK.<\/p>\n<h2>Pengertian Desil DTSEN<\/h2>\n<p>Desil DTSEN dipakai pemerintah sebagai dasar pengelompokan tingakt kesejahteraan masyarakat untuk menentukan<strong> penerima bantuan sosial.<\/strong><\/p>\n<p>Penentuan desil dilakukan bukan hanya dari jumlah pendapatan, tetapi juga mempertimbangkan beberapa kondisi ekonomi keluarga, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Pekerjaan<\/li>\n<li>Tingkat pendidikan<\/li>\n<li>Kondisi tempat tinggal<\/li>\n<li>Kapasitas listrik rumah<\/li>\n<li>Kepemilikan aset<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam sistem DTSEN terdapat 10 kategori desil. Kelompok desi 1 ditempatkan sebagai tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 menjadi kategori tertinggi.<\/p>\n<p>Untuk penyaluran PKH dan Program Sembako, masyarakat pada desil 1 sampai 4 lebih diprioritaskan sebagai <strong>penerima bantuan.<\/strong><\/p>\n<h2>Data DTSEN Bisa Diubah<\/h2>\n<p><strong>Status desil dalam DTSEN<\/strong> bersifat dinamis sehingga dapat berubah mengikuti kondisi terbaru masyarakat. Jika ditemukan data yang kurang sesuai, pembaruan dapat diajukan masyarakat melalui:<\/p>\n<ul>\n<li>Kantor Desa atau Kelurahan<\/li>\n<li>Dinas Sosial Setempat<\/li>\n<li>Aplikasi Cek Bansos<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sesudah pengajuan dilakukan, data akan dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu Anda untuk mengecek status bansos terbaru tahun 2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyaluran bansos tahap kedua tahun 2026 untuk Program Keluarga Harapan (PKH) serta Program Sembako telah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":34812,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28,57],"tags":[4496,9563,1488,5172,682,2256,414,5611,9621,37,9455],"class_list":["post-34800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","category-informasi","tag-bansos-kemensos-2026","tag-bansos-tahap-2-2026","tag-cara-cek-bansos-2026","tag-cara-cek-bpnt-2026","tag-cara-cek-nama-penerima-bansos","tag-cara-cek-penerima-pkh","tag-cek-bansos-lewat-hp","tag-cek-bansos-pkh-2026","tag-cek-desil-dtsen-online","tag-cekbansos-kemensos-go-id","tag-status-desil-dtsen-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34815,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34800\/revisions\/34815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}