{"id":34998,"date":"2026-05-14T12:50:43","date_gmt":"2026-05-14T05:50:43","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=34998"},"modified":"2026-05-13T21:37:57","modified_gmt":"2026-05-13T14:37:57","slug":"cara-mengetahui-status-desil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cara-mengetahui-status-desil\/","title":{"rendered":"Begini Cara Mudah Mengetahui Status Desil Penerima Bansos 2026"},"content":{"rendered":"<p>Masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengapa belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Salah satu penyebabnya bisa karena belum termasuk dalam kategori desil penerima bantuan yang tercatat dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).<\/p>\n<p>Karena itu, penting untuk mengetahui status desil agar masyarakat dapat memahami peluang menerima bantuan sosial dari pemerintah pada tahun 2026.<\/p>\n<h3>Apa Itu Desil?<\/h3>\n<p>Desil merupakan kelompok kategori tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga yang dibagi menjadi 10 tingkatan, mulai dari desil 1 hingga desil 10.<\/p>\n<p><strong> Berikut penjelasan masing-masing kategori desil:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Desil 1 (Sangat Miskin)<\/strong><br \/>\nMasuk kategori miskin ekstrem dan menjadi prioritas utama penerima bantuan pemerintah<\/li>\n<li><strong>Desil 2 (Miskin)<\/strong><br \/>\nTermasuk kelompok miskin yang menjadi sasaran utama bansos<\/li>\n<li><strong>Desil 3 (Hampir Miskin)<\/strong><br \/>\nKondisi ekonomi mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan finansial<\/li>\n<li><strong>Desil 4 (Rentan Miskin)<\/strong><br \/>\nMemiliki kondisi ekonomi cukup, namun masih mudah terdampak krisis ekonomi<\/li>\n<li><strong>Desil 5 (Menengah Bawah)<\/strong><br \/>\nKelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil dan memiliki peluang bantuan lebih terbatas<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Desil 6 hingga 10 (Menengah hingga Sejahtera)<\/h4>\n<p>Dianggap memiliki kondisi ekonomi cukup baik sehingga tidak menjadi prioritas bansos rutin<\/p>\n<h3>Cara Cek Status Desil Penerima Bansos<\/h3>\n<p>Masyarakat dapat mengecek status desil secara online melalui dua metode seperti dilansir <a href=\"https:\/\/www.metrotvnews.com\/read\/KRXCQBVr-mudah-begini-cara-mengetahui-status-desil-penerima-bansos-2026\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Metrotvnews<\/a> berikut:<\/p>\n<h4>Cek Desil Lewat Website<\/h4>\n<ol>\n<li>Buka aplikasi Google atau browser di hp<\/li>\n<li>Kunjungi situs <a href=\"http:\/\/cekbansos.kemensos.go.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cekbansos.kemensos.go.id<\/a><\/li>\n<li>Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP<\/li>\n<li>Ketik kode captcha yang muncul di layar<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cCari Data\u201d<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi mengenai status desil, jenis bansos, hingga pencairan bantuan<\/p>\n<h4>Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos<\/h4>\n<ol>\n<li>Unduh aplikasi \u201cCek Bansos\u201d melalui Play Store atau App Store<\/li>\n<li>Buka aplikasi melalui smartphone<\/li>\n<li>Login menggunakan username dan password<\/li>\n<li>Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu dengan melengkapi data diri termasuk NIK<\/li>\n<li>Setelah berhasil masuk, buka menu profil untuk melihat kategori desil<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis Program Bansos dari Kemensos<\/h2>\n<p>Tidak seluruh kategori desil berhak menerima bantuan sosial secara rutin. Pemerintah memprioritaskan desil 1 hingga desil 4 sebagai penerima utama berbagai program bantuan.<\/p>\n<p><strong> Beberapa program bansos tersebut meliputi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Program Keluarga Harapan (PKH)<\/li>\n<li>Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)<\/li>\n<li>Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)<\/li>\n<li>Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI)<\/li>\n<li>Program bansos lainnya dari Kemensos<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sementara itu, masyarakat yang masuk desil 5 masih memiliki peluang menerima bantuan tertentu, meski tidak menjadi prioritas utama.<\/p>\n<h2>Syarat Menjadi Penerima Bansos<\/h2>\n<p><strong>Bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai penerima bantuan sosial, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid<\/li>\n<li>Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)<\/li>\n<li>Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin dengan desil rendah<\/li>\n<li>Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri<\/li>\n<li>Bukan pensiunan yang menerima gaji rutin dari negara<\/li>\n<li>Tidak memiliki penghasilan di atas UMP atau UMK yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan mengetahui status desil sejak awal, masyarakat dapat lebih memahami peluang memperoleh bantuan sosial serta memastikan data diri sudah sesuai dalam sistem DTSEN agar proses penyaluran bansos berjalan lancar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengapa belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial Republik&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":34999,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[5168,413,3498,9733,9732,276],"class_list":["post-34998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","tag-cara-cek-desil-bansos-2026","tag-cek-bansos-online","tag-dtsen-2026","tag-penerima-bansos-pkh-bpnt","tag-status-desil-kemensos","tag-syarat-penerima-bansos"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34998"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35021,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34998\/revisions\/35021"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}