{"id":38370,"date":"2026-06-02T13:16:56","date_gmt":"2026-06-02T06:16:56","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=38370"},"modified":"2026-06-02T13:16:56","modified_gmt":"2026-06-02T06:16:56","slug":"cek-pkh-dan-bpnt-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cek-pkh-dan-bpnt-2026\/","title":{"rendered":"Cek PKH dan BPNT 2026 Secara Online"},"content":{"rendered":"<p>Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) masih menjadi dua bantuan sosial yang paling banyak dinantikan masyarakat pada tahun 2026.<\/p>\n<p>Untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan, masyarakat kini dapat melakukan pengecekan secara online tanpa perlu datang ke kantor terkait.<\/p>\n<p>Melalui layanan resmi Kementerian Sosial, masyarakat dapat melihat status kepesertaan bantuan sosial hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.<\/p>\n<p>Sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan yang diperoleh, hingga status penyaluran bantuan.<\/p>\n<h2>Cara Cek PKH dan BPNT 2026 Secara Online<\/h2>\n<p>Pengecekan dapat dilakukan melalui website resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS.<\/p>\n<h3>Cek Melalui Website Kemensos<\/h3>\n<p><strong>Berikut langkah-langkahnya:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.<\/li>\n<li>Ketik kode verifikasi yang muncul pada layar.<\/li>\n<li>Klik tombol Cari Data.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan sosial yang terdaftar dalam database Kemensos.<\/p>\n<h3>Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h3>\n<p>Masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi resmi Kemensos dengan langkah berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.<\/li>\n<li>Login menggunakan akun yang telah terdaftar.<\/li>\n<li>Pilih menu Cek Bansos.<\/li>\n<li>Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.<\/li>\n<li>Klik tombol Cari Data.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, sistem akan menampilkan data penerima beserta jenis bantuan yang diterima dan status penyalurannya.<\/p>\n<p>Apabila terdapat data yang tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan usulan perbaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun melalui aplikasi Cek Bansos.<\/p>\n<h2>Besaran Bantuan PKH Tahun 2026<\/h2>\n<p>Besaran bantuan PKH diberikan sesuai kategori penerima manfaat.<\/p>\n<p><strong> Berikut besaran bantuan PKH tahun 2026:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ibu hamil atau nifas: Rp750.000<\/li>\n<li>Anak usia dini 0\u20136 tahun: Rp750.000<\/li>\n<li>Siswa SD atau sederajat: Rp225.000<\/li>\n<li>Siswa SMP atau sederajat: Rp375.000<\/li>\n<li>Siswa SMA atau sederajat: Rp500.000<\/li>\n<li>Lansia: Rp600.000<\/li>\n<li>Penyandang disabilitas berat: Rp600.000<\/li>\n<li>Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga dapat berbeda sesuai komponen yang terdaftar dalam program PKH.<\/p>\n<h2>Besaran Bantuan BPNT Tahun 2026<\/h2>\n<p>Untuk program BPNT, pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp200.000 setiap bulan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).<\/p>\n<p>Karena pencairan umumnya dilakukan per tiga bulan, penerima dapat memperoleh total bantuan sebesar Rp600.000 dalam satu kali penyaluran.<\/p>\n<p>Dana bantuan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau melalui PT Pos Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pengecekan status penerima PKH dan BPNT kini semakin mudah karena dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP.<\/p>\n<p>Dengan rutin memeriksa data melalui website Kemensos atau aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengetahui status bantuan yang diterima serta memperoleh informasi terbaru terkait proses penyaluran bansos tahun 2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) masih menjadi dua bantuan sosial&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":38387,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[162,193,161,503,434,308,9642],"class_list":["post-38370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori","tag-bansos-kemensos","tag-cara-cek-bansos","tag-cek-bansos","tag-cek-bansos-bpnt","tag-cek-bansos-kemensos","tag-cek-bansos-pkh","tag-cek-bansos-tahap-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38388,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38370\/revisions\/38388"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}