{"id":3975,"date":"2024-08-24T12:19:41","date_gmt":"2024-08-24T05:19:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=3975"},"modified":"2024-09-11T07:56:57","modified_gmt":"2024-09-11T00:56:57","slug":"lirik-lagu-nina-feast-lagu-penuh-kasih-sayang-ayah-kepada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/lirik-lagu-nina-feast-lagu-penuh-kasih-sayang-ayah-kepada-anak\/","title":{"rendered":"Lirik Lagu &#8220;Nina&#8221; &#8211; .Feast: Lagu Penuh Kasih Sayang Ayah kepada Anak"},"content":{"rendered":"<h1>Lirik Lagu &#8220;Nina&#8221; &#8211; .Feast: Lagu Penuh Kasih Sayang Ayah kepada Anak<\/h1>\n<p><a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/lirik-lagu-bayangkan-jika-kita-tidak-menyerah-hindia\/\">Lagu<\/a> &#8220;Nina&#8221; dari .<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/top-10-lagu-terbaik-dari-band-feast-yang-memukau-pendengar\/\">Feast<\/a> merupakan sebuah karya yang menggambarkan kasih sayang mendalam seorang ayah kepada anaknya. Lirik lagu ini mengisahkan tentang perjuangan seorang ayah yang harus berpisah jarak dengan anaknya karena pekerjaan, namun tetap berusaha menjaga hubungan emosional yang kuat dengan sang anak.<\/p>\n<h2>Lirik yang Menyentuh Tentang Perpisahan dan Kebersamaan<\/h2>\n<p>Lagu ini dibuka dengan lirik yang menyentuh tentang seorang ayah yang harus meninggalkan anaknya untuk bekerja di kota yang berbeda. Meskipun terpisah jarak, sang ayah tetap bersyukur bisa melihat wajah anaknya melalui layar ponsel. Dalam bait berikutnya, sang ayah berjanji akan selalu ada untuk anaknya, menyediakan waktu bermain dan membawa cenderamata saat mereka bertemu.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Saat engkau tertidur<br aria-hidden=\"true\" \/>Aku pergi menghibur<br aria-hidden=\"true\" \/>Beda kota pisah raga bukan masalahku<br aria-hidden=\"true\" \/>Lihat wajahmu di layar ku tetap bersyukur<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Saat engkau terjaga<br aria-hidden=\"true\" \/>Aku kan ada di sana<br aria-hidden=\"true\" \/>Sempatkan bermain dan bawakan cenderamata<br aria-hidden=\"true\" \/>Satu sampai lima tahun cepat tak terasa<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Segala hal ku upayakan untuk melindungi<br aria-hidden=\"true\" \/>Tunggu aku kembali lagi esok pagi<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu<br aria-hidden=\"true\" \/>Jadi lebih baik dibanding diriku<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">\u2018Tuk sementara ini aku mengembara jauh<br aria-hidden=\"true\" \/>Saat dewasa kau kan mengerti<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Saat engkau dewasa<br aria-hidden=\"true\" \/>Dan aku kian menua<br aria-hidden=\"true\" \/>Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa<br aria-hidden=\"true\" \/>Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Saat engkau teringat<br aria-hidden=\"true\" \/>Tengkar kita, manakala<br aria-hidden=\"true\" \/>Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna<br aria-hidden=\"true\" \/>Namun percayalah untukmu kujual dunia<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Segala hal ku upayakan untuk melindungi<br aria-hidden=\"true\" \/>Tunggu aku kembali lagi esok pagi<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Selalu janjiku pada dirimu<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu<br aria-hidden=\"true\" \/>Jadi lebih baik dibanding diriku<br aria-hidden=\"true\" \/>Dan tertawalah saat ini selepas-lepasnya<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Karena kelak kau kan tersakiti<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Aku tau kamu hebat<br aria-hidden=\"true\" \/>Namun selamanya diriku pasti berkutat<br aria-hidden=\"true\" \/>Tuk selalu jauhkanmu dari dunia yang jahat<br aria-hidden=\"true\" \/>Ini sumpahku padamu tuk biarkanmu<\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb\">Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu<br aria-hidden=\"true\" \/>Jadi lebih baik dibanding diriku<br aria-hidden=\"true\" \/>Tuk sementara, kita tertawakan berbagai hal yang lucu dan lara, selepas-lepasnya<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4 class=\"ujudUb WRZytc\">Saat dewasa kau kan mengerti<br aria-hidden=\"true\" \/>Karena kelak kau kan tersakiti<br aria-hidden=\"true\" \/>Saat dewasa kau kan mengerti<br aria-hidden=\"true\" \/>Karena kelak kau kan tersakiti<\/h4>\n<h2>Makna Lagu Nina &#8211; .Feast<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h4>Harapan dan Janji Seorang Ayah<\/h4>\n<p>Melalui lirik-liriknya, .Feast mengekspresikan harapan seorang ayah agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat. Sang ayah berharap anaknya dapat menemukan panggilannya sendiri dan menjadi lebih baik dari dirinya. Lirik ini menggambarkan betapa besar cinta dan harapan seorang ayah kepada anaknya, meskipun dia harus mengembara jauh untuk bekerja.<\/li>\n<li>\n<h4>Pesan tentang Pengorbanan dan Cinta Tanpa Batas<\/h4>\n<p>Dalam lagu ini, juga tergambar pesan bahwa pengorbanan seorang ayah seringkali tidak sempurna. Meski begitu, sang ayah berjanji akan selalu berusaha melindungi anaknya dari dunia yang jahat, bahkan jika dia tidak selalu bisa berada di samping anaknya secara fisik.<\/li>\n<li>\n<h4>Kesadaran Akan Kehidupan yang Penuh Tantangan<\/h4>\n<p>Pada bagian akhir lagu, .Feast menyampaikan bahwa kehidupan anaknya kelak akan penuh tantangan dan rasa sakit. Namun, sang ayah meyakini bahwa anaknya adalah pribadi yang hebat dan kuat. Di saat dewasa nanti, sang anak akan mengerti segala hal yang dilakukan oleh ayahnya adalah demi kebaikannya.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&#8220;Nina&#8221; adalah sebuah lagu yang indah dan penuh emosi, yang menggambarkan kasih sayang, harapan, dan pengorbanan seorang ayah kepada anaknya. Lirik-liriknya mengandung pesan mendalam tentang perjuangan, cinta, dan pengertian yang mungkin baru bisa dipahami saat sang anak tumbuh dewasa. Lagu ini mengingatkan kita akan kuatnya ikatan antara ayah dan anak, meskipun harus terpisah oleh jarak dan waktu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lirik Lagu &#8220;Nina&#8221; &#8211; .Feast: Lagu Penuh Kasih Sayang Ayah kepada Anak Lagu &#8220;Nina&#8221; dari .Feast merupakan sebuah karya yang menggambarkan kasih sayang mendalam seorang ayah kepada anaknya. Lirik lagu ini mengisahkan tentang perjuangan seorang ayah yang harus berpisah jarak dengan anaknya karena pekerjaan, namun tetap berusaha menjaga hubungan emosional yang kuat dengan sang anak. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-3975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3975"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4672,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3975\/revisions\/4672"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}