{"id":539,"date":"2024-06-22T10:46:17","date_gmt":"2024-06-22T03:46:17","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=539"},"modified":"2024-10-10T14:47:19","modified_gmt":"2024-10-10T07:47:19","slug":"tata-cara-dan-syarat-penerima-bansos-pbin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/tata-cara-dan-syarat-penerima-bansos-pbin\/","title":{"rendered":"Tata Cara Daftar dan Syarat Penerima Bansos PBIN"},"content":{"rendered":"<h2>Tata Cara Daftar dan Syarat Penerima Bansos PBIN<\/h2>\n<p>Bantuan Sosial Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) adalah sebuah program yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Program ini memastikan bahwa mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang sulit tidak perlu khawatir tentang biaya ketika membutuhkan perawatan medis. Melalui program ini, pemerintah menanggung iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu.<\/p>\n<h3>Kriteria Penerima Bantuan Sosial PBI JK<\/h3>\n<p>Berdasarkan Informasi Dari Laman Resmi Kementerian Sosial, Berikut Adalah Kriteria Yang Harus Dipenuhi Oleh Calon Penerima Bansos PBI JK:<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<ol>\n<li>\n<h4>Warga Negara Indonesia (WNI)<\/h4>\n<p>Penerima Harus Berkewarganegaraan Indonesia.<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki NIK Dan Terdaftar Di Dukcapil<\/h4>\n<p>Penerima Harus Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Yang Terdaftar Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).<\/li>\n<li>\n<h4>Termasuk Dalam Database Kesejahteraan Sosial Terpadu (DTKS)<\/h4>\n<p>Calon Penerima Harus Terdaftar Dalam DTKS, Yang Merupakan Basis Data Untuk Mengidentifikasi Kondisi Sosial Dan Ekonomi Masyarakat.<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)<\/h4>\n<p>Dokumen Ini Dikeluarkan Oleh Pihak Berwenang Sebagai Bukti Bahwa Calon Penerima Tidak Mampu Secara Finansial.<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/li>\n<li>\n<h4>Mempunyai Kartu Keluarga (KK)<\/h4>\n<p>KK Harus Diminta Untuk Memastikan Identitas Dan Status Keluarga Calon Penerima.<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki E-KTP<\/h4>\n<p>Sebagai Bukti Identitas Yang Sah Dan Valid, E-KTP Diperlukan.<\/li>\n<li>\n<h4>Mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS)<\/h4>\n<p>KIS Diperlukan Karena Bansos PBI JK Berhubungan Dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan Memenuhi Semua Kriteria Di Atas, Calon Penerima Bansos PBI JK Dapat Memperoleh Bantuan Sesuai Dengan Program Yang Telah Ditetapkan Oleh Pemerintah.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Cara Mengecek Status Kepesertaan Bansos PBI JK<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h3>Pengecekan Melalui Website<\/h3>\n<p>Untuk Melakukan Pengecekan Status Penerimaan Bansos PBI JK, Anda Dapat Mengikuti Langkah-Langkah Berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Akses Situs Resmi<\/h4>\n<p>Buka Laman [Cekbansos.Kemensos.Go.Id](Https:\/\/Cekbansos.Kemensos.Go.Id\/).<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan Data Lokasi<\/h4>\n<p>Isi Data Provinsi, Kabupaten\/Kota, Kecamatan, Dan Desa\/Kelurahan Sesuai Dengan KTP Anda.<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan Nama Penerima Manfaat<\/h4>\n<p>Ketikkan Nama Lengkap Sesuai Dengan KTP.<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan Kode Captcha<\/h4>\n<p>Masukkan 4 Huruf Kode Yang Tertera Di Kotak Yang Disediakan.<\/li>\n<li>\n<h4>Klik &#8220;Cari Data&#8221;<\/h4>\n<p>Sistem Akan Mencari Data Berdasarkan Informasi Yang Anda Masukkan. Jika Nama Anda Terdaftar Sebagai Penerima, Informasi Tersebut Akan Muncul.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<ul>\n<li>\n<h3>Pengecekan Melalui Whatsapp<\/h3>\n<p>Anda Juga Bisa Mengecek Status Penerimaan Bansos PBI JK Melalui Whatsapp Dengan Mengikuti Langkah-Langkah Berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Simpan Nomor Call Center BPJS Kesehatan<\/h4>\n<p>Simpan Nomor 0811-8750-400 Ke Dalam Kontak Smartphone Anda.<\/li>\n<li>\n<h4>Buka Whatsapp Dan Buat Pesan Baru<\/h4>\n<p>Kirim Pesan Ke Nomor Call Center BPJS Kesehatan Dengan Menyebutkan Bahwa Anda Ingin Mengecek Status Penerimaan Bansos PBI JK.<\/li>\n<li>\n<h4>Ikuti Instruksi Dari Call Center<\/h4>\n<p>Pilih Menu &#8220;Informasi&#8221; Lalu Pilih &#8220;Cek Status Peserta&#8221;. Masukkan NIK Yang Tertera Di KTP Atau Nomor BPJS Anda.<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan Tanggal Lahir<\/h4>\n<p>Input Tanggal Lahir Anda Dengan Format &#8220;Tahunbulantanggal&#8221;.<\/li>\n<li>\n<h4>Tunggu Proses Pengecekan<\/h4>\n<p>Sistem Akan Memproses Data Yang Anda Masukkan Dan Menampilkan Informasi Status Penerimaan Bansos PBI JK Melalui Whatsapp.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<p>Dengan Mengikuti Langkah-Langkah Di Atas, Masyarakat Dapat Dengan Mudah Mengetahui Kriteria Dan Cara Mengecek Status Penerimaan Bansos PBI JK Melalui Website Atau Whatsapp.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tata Cara Daftar dan Syarat Penerima Bansos PBIN Bantuan Sosial Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) adalah sebuah program yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Program ini memastikan bahwa mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang sulit tidak perlu khawatir tentang biaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=539"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6110,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539\/revisions\/6110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}