{"id":7604,"date":"2024-11-27T11:48:50","date_gmt":"2024-11-27T04:48:50","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=7604"},"modified":"2024-11-27T11:49:03","modified_gmt":"2024-11-27T04:49:03","slug":"kriteria-penerima-bansos-kis-apbd-bulan-november-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/kriteria-penerima-bansos-kis-apbd-bulan-november-2024\/","title":{"rendered":"Kriteria Penerima Bansos KIS APBD Bulan November 2024"},"content":{"rendered":"<h2>Kriteria Penerima Bansos KIS APBD Bulan November 2024<\/h2>\n<p>Indonesia untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga negara. <a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/syarat-daftar-kis-bpjs-bulan-november-2024\/\">KIS<\/a> diberikan kepada masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, bagian dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<\/p>\n<p>BPJS Kesehatan, sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di bidang kesehatan, mengelola program JKN, mengumpulkan iuran peserta, dan memastikan kualitas pelayanan kesehatan. Untuk mendapatkan KIS, calon penerima harus mengajukan permohonan dan melalui proses verifikasi. Pemegang KIS harus mendaftar di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan dapat menggunakan layanan kesehatan tanpa biaya.<\/p>\n<p>Pada bulan November 2024, Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang disalurkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) kembali tersedia untuk masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu. Program ini bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau bagi keluarga miskin atau rentan miskin.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Kriteria Penerima KIS APBD<\/h3>\n<p>Berikut adalah kriteria utama yang perlu dipenuhi untuk menjadi penerima KIS APBD:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Warga Negara Indonesia (WNI)<\/h4>\n<p>Pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan dokumen identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah dan Kartu Keluarga (KK).<\/li>\n<li>\n<h4>Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)<\/h4>\n<p>Program ini ditujukan untuk mereka yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, yang merupakan basis data penerima bantuan sosial. Jika belum terdaftar dalam DTKS, pemohon harus mengajukan Surat Rekomendasi dari Dinas Sosial setempat.<\/li>\n<li>\n<h4>Bukti Tidak Mampu<\/h4>\n<p>Pemohon harus mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau desa setempat, yang menyatakan bahwa mereka berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu.<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak Terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Lain<\/h4>\n<p>Pemohon tidak boleh terdaftar dalam program asuransi kesehatan lain, seperti BPJS Mandiri atau asuransi kesehatan yang disediakan oleh perusahaan tempat bekerja.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dokumen Pendukung<\/h4>\n<p>Beberapa dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran KIS APBD meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK): Sebagai bukti identitas dan domisili.<\/li>\n<li>Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM): Dari kelurahan atau kecamatan.<\/li>\n<li>Pas Foto Berwarna 3&#215;4: Untuk melengkapi administrasi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Proses Pendaftaran<\/h3>\n<p>Pendaftaran Online: Anda dapat mengunduh aplikasi JKN Mobile untuk mengisi data pribadi sesuai dengan KTP dan KK, serta memilih fasilitas kesehatan pertama yang diinginkan.<br \/>\nPendaftaran Langsung: Pendaftaran juga dapat dilakukan di kantor BPJS Kesehatan atau puskesmas terdekat dengan menyerahkan dokumen yang diperlukan dan mengisi formulir pendaftaran.<\/p>\n<h3>Kategori Penerima Bansos KIS APBD<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4>Keluarga Tanpa Penghasilan Tetap (PBPU): Program ini menargetkan pekerja sektor informal atau mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Warga Berdomisili di Indonesia: Program ini hanya berlaku untuk penduduk yang tinggal di wilayah Indonesia.<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan memenuhi semua kriteria dan dokumen yang diperlukan, masyarakat yang memenuhi syarat dapat mendaftar dan menerima manfaat dari program KIS APBD untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses. Pastikan selalu mengikuti prosedur yang berlaku dan memeriksa informasi terbaru melalui kantor Dinas Sosial atau BPJS Kesehatan setempat.<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi call center BPJS Kesehatan di nomor 165.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kriteria Penerima Bansos KIS APBD Bulan November 2024 Indonesia untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-7604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7604"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7606,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7604\/revisions\/7606"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}