{"id":828,"date":"2024-07-01T11:49:56","date_gmt":"2024-07-01T04:49:56","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=828"},"modified":"2024-09-14T14:02:04","modified_gmt":"2024-09-14T07:02:04","slug":"10-bahan-alami-penghilang-bau-badan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/10-bahan-alami-penghilang-bau-badan\/","title":{"rendered":"10 Bahan Alami Penghilang Bau Badan"},"content":{"rendered":"<h1>10 Bahan Alami Penghilang Bau Badan<\/h1>\n<p>Bau badan tentu membuat Anda merasa kurang percaya diri saat melakukan aktivitas sehari-hari. Menggunakan deodoran memang bisa menjadi solusi, namun banyak orang yang menghindari penggunaannya dikarenakan bahan yang digunakan terutama bagi penderita kulit sensitif.<\/p>\n<p>Hal ini terkait dengan beberapa deodoran yang mengandung bahan keras sehingga menimbulkan efek negatif pada kulit. Bahan alami pengganti deodoran dapat menjadi alternatif yang baik untuk menghilangkan bau badan. Bahan alami pengganti deodoran ini mampu menghilangkan bau badan tanpa menimbulkan efek samping.<\/p>\n<p>Jadi Anda bisa yakin karena aman digunakan. Menggunakan bahan-bahan alami tentu tidak membuat kulit menjadi gelap atau kasar. Berikut beberapa bahan deodoran alami penghilang bau badan yang dapat anda coba:<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<h2>Cara Hilangkan Bau Badan Secara Alami<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h3>Teh Hijau<\/h3>\n<p>Teh hijau yang dioleskan membantu menjaga kulit tetap kering dan mengendalikan bakteri. Sementara itu, mengonsumsi teh hijau setiap hari membantu menghilangkan seluruh racun dari dalam tubuh. Rebus air secukupnya dalam teko dan tambahkan daun teh hijau. Biarkan dingin lalu oleskan ekstrak teh hijau ke area tubuh yang rawan berkeringat. Minum teh hijau setiap hari juga membantu mengatasi bau badan yang tidak sedap.<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/li>\n<li>\n<h3>Cuka Apel<\/h3>\n<p>Sifat asam yang terdapat pada cuka mampu mencegah bau badan yang tidak sedap. Larutan cuka sari apel bisa dioleskan langsung ke ketiak dan bagian tubuh lainnya dengan menggunakan bola kapas. Setengah cangkir cuka sari apel bisa dicampur dengan secangkir air dan digunakan sebagai deodoran.<\/li>\n<li>\n<h3>Minyak Kelapa<\/h3>\n<p>Minyak kelapa memiliki senyawa asam laurat. Senyawa ini dapat menghilangkan bakteri yang ada di tubuh dan membantu menghilangkan bau badan. Cukup gosokkan sedikit minyak kelapa langsung ke area tubuh yang rawan berkeringat.<\/li>\n<li>\n<h3>Daun Peterseli<\/h3>\n<p>Daun peterseli memiliki kegunaan untuk menghilangkan badan sejak lama. Adanya klorofil yang terkandung dalam daun ini dikatakan dapat menghilangkan bau badan dan bau mulut dari dalam. Hanya dengan memasukkan daun peterseli ke dalam air dan rebus selama 5 menit kemudian saring dan minum airnya setiap hari untuk mengatasi bau badan.<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/li>\n<li>\n<h3>Air Lemon<\/h3>\n<p>Keasaman lemon dapat menurunkan pH tubuh. Hal ini membuat bakteri di kulit sulit bertahan hidup. Potong lemon menjadi dua dan gosokkan langsung pada ketiak Anda. Biarkan hingga benar-benar kering, kemudian cuci dengan air hangat. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda dapat mengencerkan jus lemon dengan beberapa tetes air dan mengoleskannya pada ketiak.<\/li>\n<li>\n<h3>Air Mawar<\/h3>\n<p>Kandungan yang terdapat dalam air mawar bertindak sebagai astringent. Air mawar mengurangi ukuran pori-pori yang ada di kulit sehingga dapat mengurangi produksi keringat. Air mawar juga akan meninggalkan aroma bunga yang menyegarkan.<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/li>\n<li>\n<h3>Tepung Maizena<\/h3>\n<p>Sifat antibakteri tepung maizena dapat membantu mengendalikan bakteri. Tepung maizena juga membantu menjaga kulit tetap kering dan mengurangi keringat. Cukup taburkan sedikit tepung maizena pada ketiak dan area tubuh yang berkeringat.<\/li>\n<li>\n<h3>Lidah Buaya<\/h3>\n<p>Bahan alami penghilang bau badan selanjutnya adalah lidah buaya. Lidah buaya aman digunakan pada kulit sensitif serta dapat memberikan efek menenangkan dan melembapkan. Bahkan, bahan ini juga bisa menghilangkan bau badan berkat kandungan antibakterinya. Cukup oleskan gel lidah buaya pada ketiak dan biarkan hingga teksturnya terserap seluruhnya.<\/li>\n<li>\n<h3>Minyak Esensial<\/h3>\n<p>Minyak esensial ini dapat membunuh bakteri dan menbuat tubuh kamu harum sepanjang hari. Oleskan beberapa tetes minyak esensial seperti lavender atau peppermint pada ketiak dapat sebagai bahan pengganti deodoran.<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/li>\n<li>\n<h3>Baking Soda<\/h3>\n<p>Baking soda telah dipercaya sejak lama untuk menyerap bau yang tak sedap. Tak mengherankan jika bahan rumahan yang satu ini bisa diolah menjadi deodoran alami dan mencegah bau badan. Cukup mencampurkan baking dengan air hangat dan oleskan pada area ketiak sehabis mandi dan biarkan mengering.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>10 Bahan Alami Penghilang Bau Badan Bau badan tentu membuat Anda merasa kurang percaya diri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=828"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5247,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/828\/revisions\/5247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}