{"id":9365,"date":"2025-01-08T10:55:38","date_gmt":"2025-01-08T03:55:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/?p=9365"},"modified":"2025-01-08T10:55:38","modified_gmt":"2025-01-08T03:55:38","slug":"syarat-dan-cara-buat-akun-dtks-untuk-pendaftaran-bansos-januari-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/syarat-dan-cara-buat-akun-dtks-untuk-pendaftaran-bansos-januari-2025\/","title":{"rendered":"Syarat dan Cara Buat Akun DTKS untuk Pendaftaran Bansos Januari 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Syarat dan Cara Buat Akun DTKS untuk Pendaftaran Bansos Januari 2025<\/h2>\n<p>Menjelang tahun 2025, pemerintah terus memperbaiki sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (<a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/cara-usul-sanggah-dtks-2024-2025-solusi-bagi-anda-yang-tidak-menerima-bansos\/\">DTKS<\/a>). Agar dapat menerima bansos, calon penerima harus terlebih dahulu terdaftar di DTKS. Artikel ini akan membahas syarat dan langkah-langkah membuat akun DTKS, yang menjadi pintu awal untuk mendaftar bansos secara online.<\/p>\n<h3>Syarat Pendaftaran Akun DTKS<\/h3>\n<p>Agar terdaftar di DTKS, Anda harus memenuhi persyaratan berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Warga Negara Indonesia (WNI): Diperlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dokumen Identitas: Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kriteria Penerima: Masuk dalam kategori masyarakat miskin atau rentan miskin sesuai hasil verifikasi dan validasi dari Kemensos.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Akses Teknologi: Smartphone yang dapat mengunduh dan menggunakan aplikasi Cek Bansos.<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Cara Membuat Akun DTKS<\/h3>\n<p>Ada dua metode utama untuk mendaftarkan diri ke DTKS: melalui kantor desa\/kelurahan atau aplikasi Cek Bansos. Berikut panduan lengkapnya:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Pendaftaran Melalui Kantor Desa\/Kelurahan<\/h4>\n<ul>\n<li>\n<h4>Datang ke Kantor Desa\/Kelurahan: Bawa e-KTP dan KK sebagai dokumen pendukung.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Ajukan Permohonan: Sampaikan niat untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima bansos.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Proses Musyawarah: Data Anda akan dibahas dalam musyawarah desa atau kelurahan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pelaporan ke Dinas Sosial: Hasil musyawarah dilaporkan ke Dinas Sosial kabupaten\/kota untuk proses lebih lanjut.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Validasi dan Verifikasi: Data Anda akan diverifikasi dan divalidasi oleh Kemensos.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Keputusan Akhir: Jika diterima, nama Anda akan dimasukkan ke dalam DTKS dan menjadi calon penerima bansos.<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pendaftaran Melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h4>\n<ul>\n<li>\n<h4>Unduh Aplikasi: Instal aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Buat Akun Baru: Tekan tombol Buat Akun Baru, lalu isi data berikut:<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Nomor KK dan NIK<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Nama lengkap dan alamat sesuai e-KTP<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Nomor ponsel aktif<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Unggah Dokumen: Lampirkan foto e-KTP dan foto swafoto dengan e-KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Verifikasi Akun: Akun akan diverifikasi oleh admin Kemensos. Anda akan menerima notifikasi melalui email jika akun berhasil diverifikasi.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Login ke Aplikasi: Setelah akun aktif, login ke aplikasi untuk melanjutkan proses pendaftaran bansos.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tambah Usulan: Pilih menu Tambah Usulan, isi data yang diminta, dan pilih jenis bansos yang ingin diajukan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Unggah Foto Rumah: Lampirkan foto rumah tampak depan sebagai bagian dari verifikasi kondisi ekonomi.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Proses Verifikasi: Data Anda akan diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat.<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Cara Mengecek Status Pendaftaran<\/h3>\n<p>Setelah terdaftar, Anda bisa mengecek status penerimaan bansos dengan langkah berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Buka situs https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan data lokasi (provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa\/kelurahan).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Ketikkan nama lengkap sesuai e-KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan kode captcha yang tertera, lalu klik Cari Data.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Hasil pencarian akan menunjukkan apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos atau tidak.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Jenis Bansos yang Disalurkan pada Januari 2025<\/h3>\n<p>Berikut beberapa jenis bansos yang akan cair di awal tahun 2025:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan tunai untuk keluarga kurang mampu.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Dana Rp 200 ribu per bulan untuk kebutuhan pangan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Beras 10 Kg: Diberikan kepada 16 juta keluarga penerima manfaat.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>BLT Dana Desa: Rp 300 ribu per bulan untuk warga yang tidak menerima bansos lain.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Program Makan Bergizi Gratis: Menyasar siswa PAUD hingga SMA serta kelompok rentan.<\/h4>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pendaftaran DTKS untuk menerima bansos 2025 dapat dilakukan dengan mudah baik secara offline melalui kantor desa\/kelurahan maupun online melalui aplikasi Cek Bansos. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan dan mengikuti langkah-langkah pendaftaran dengan benar agar terdata sebagai calon penerima manfaat.<\/p>\n<p>Dengan adanya kemudahan ini, diharapkan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Syarat dan Cara Buat Akun DTKS untuk Pendaftaran Bansos Januari 2025 Menjelang tahun 2025, pemerintah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-9365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9365"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9367,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9365\/revisions\/9367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}