{"id":14658,"date":"2023-07-31T12:32:06","date_gmt":"2023-07-31T05:32:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/?p=14658"},"modified":"2025-01-20T11:14:14","modified_gmt":"2025-01-20T11:14:14","slug":"pengertian-ideologi-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/pengertian-ideologi-pancasila\/","title":{"rendered":"Pengertian Ideologi Pancasila"},"content":{"rendered":"<h2>Pengertian Ideologi Pancasila<\/h2>\n<p>Ideologi Pancasila adalah suatu pandangan hidup atau sistem nilai dasar yang menjadi landasan bagi negara dan seluruh bangsa Indonesia. Hal ini diakui sebagai ideologi negara resmi Indonesia dan tercantum dalam Pembukaan <a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/hak-dan-kewajiban-warga-negara-dalam-uud-1945\/\">Undang &#8211; Undang Dasar 1945<\/a>.<\/p>\n<p>Filosofi Pancasila berasal dari dua kata, &#8220;panca&#8221;, yang berarti lima, dan &#8220;sila&#8221;, yang berarti dasar atau prinsip. Oleh karena itu, Pancasila secara harfiah berarti lima dasar atau prinsip. Wakil presiden pertama Indonesia, Bung Hatta, memperkenalkan konsep ini dalam pidatonya pada 1 Juni 1945.<\/p>\n<p>Kelima sila tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.<\/p>\n<h3>Tujuan Ideologi Pancasila<\/h3>\n<ol>\n<li>Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/li>\n<li>Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.<\/li>\n<li>Menghargai dan menghormati keberagaman budaya, agama, dan etnis di Indonesia.<\/li>\n<li>Menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.<\/li>\n<li>Menjamin kedaulatan bangsa Indonesia dalam segala aspek kehidupan.<\/li>\n<li>Menghormati harkat dan martabat manusia serta melindungi hak asasi manusia.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"sc-98942fc5-0 JcSiB\" data-testid=\"youchat-text\">Tujuan-tujuan tersebut menjadi pedoman dalam pembuatan kebijakan, perundang-undangan, dan program pembangunan di Indonesia.<\/p>\n<p data-testid=\"youchat-text\"><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2 data-testid=\"youchat-text\">Makna Ideologi Pancasila<\/h2>\n<p>Pancasila, sejak pertama kali dideklarasikan oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945, telah menjadi dasar ideologis bagi negara Indonesia dan merupakan simbol persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman yang ada. Dalam Pancasila, terdapat makna dasar yang diakui sebagai panduan dalam mengelola negara dan masyarakat. Makna ideologi Pancasila yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Ketuhanan Yang Maha Esa<\/h4>\n<p>Menegaskan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, namun mencakup semua agama yang dianut oleh rakyat Indonesia.<\/li>\n<li>\n<h4>Kemanusiaan yang Adil dan Beradab<\/h4>\n<p>Menegaskan pentingnya menghormati martabat dan hak asasi setiap manusia serta mendorong sikap saling menghormati dan bertoleransi.<\/li>\n<li>\n<h4>Persatuan Indonesia<\/h4>\n<p>Menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan Indonesia, meskipun terdiri dari keragaman suku, agama, budaya, dan bahasa.<\/li>\n<li>\n<h4>Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan<\/h4>\n<p>Menegaskan prinsip demokrasi, di mana keputusan penting diambil melalui musyawarah untuk mufakat atau perwakilan.<\/li>\n<li>\n<h4>Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia<\/h4>\n<p>Menegaskan pentingnya menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga setiap individu dapat merasakan kesejahteraan dan kemajuan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<div class=\"group w-full text-gray-800 dark:text-gray-100 border-b border-black\/10 dark:border-gray-900\/50 dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"flex p-4 gap-4 text-base md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl md:py-6 lg:px-0 m-auto\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"group w-full text-gray-800 dark:text-gray-100 border-b border-black\/10 dark:border-gray-900\/50 bg-gray-50 dark:bg-[#444654]\">\n<div class=\"flex p-4 gap-4 text-base md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl md:py-6 lg:px-0 m-auto\">\n<div class=\"flex-shrink-0 flex flex-col relative items-end\">\n<div class=\"w-[30px]\">\n<h3 class=\"relative p-1 rounded-sm h-[30px] w-[30px] text-white flex items-center justify-center\">Contoh Penerapan Ideologi Pancasila<\/h3>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"relative flex w-[calc(100%-50px)] flex-col gap-1 md:gap-3 lg:w-[calc(100%-115px)]\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col gap-3\">\n<div class=\"min-h-[20px] flex items-start overflow-x-auto whitespace-pre-wrap break-words flex-col gap-4\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<ol>\n<li>\n<h4>Pancasila Sebagai Dasar Negara<\/h4>\n<p>Pancasila diakui secara resmi sebagai dasar negara Indonesia dan berfungsi sebagai dasar untuk pembentukan UUD 1945 dan konstitusi lainnya. Ini mencakup semua aspek kehidupan politik dan hukum negara.<\/li>\n<li>\n<h4>Pendidikan Nilai Pancasila<\/h4>\n<p>Pendidikan nilai Pancasila dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah dalam upaya untuk mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai kepada generasi muda Indonesia.<\/li>\n<li>\n<h4>Toleransi Beragama<\/h4>\n<p>Pancasila mendorong toleransi beragama dan menghargai keberagaman agama. Adanya kerukunan antarumat beragama di Indonesia dan upaya untuk menjaga kedamaian di antara orang-orang dari berbagai agama menunjukkan penerapan ini.<\/li>\n<li>\n<h4>Program Kesejahteraan Sosial<\/h4>\n<p>Prinsip keadilan sosial dalam Pancasila mendorong pemerintah untuk melaksanakan berbagai program kesejahteraan sosial untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup rakyat.<\/li>\n<li>\n<h4>Kerjasama Internasional<\/h4>\n<p>Pancasila berfungsi sebagai dasar untuk kerjasama internasional. Selain memperjuangkan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia, Indonesia menghormati kedaulatan dan kepentingan negara lain.<\/li>\n<li>\n<h4>Bhinneka Tunggal Ika<\/h4>\n<p>Semangat untuk menghormati dan merayakan berbagai budaya, suku, bahasa, dan adat istiadat yang ada di seluruh Nusantara diilhami oleh semboyan &#8220;Bhinneka Tunggal Ika&#8221;, yang berarti &#8220;Berbeda-beda tetapi tetap satu.&#8221;<\/li>\n<li>\n<h4>Pengakuan Hak Asasi Manusia<\/h4>\n<p>Pancasila mengakui hak asasi manusia, termasuk hak untuk hidup, berpendapat, beragama, dan hak-hak lain yang dijamin oleh UUD 1945 dan deklarasi internasional lainnya.<br \/>\n<script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/li>\n<li>\n<h4>Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan<\/h4>\n<p>Prinsip musyawarah digunakan dalam sistem politik Indonesia untuk mencapai mufakat atau perwakilan dalam pengambilan keputusan politik yang penting.<\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah suatu pandangan hidup atau sistem nilai dasar yang menjadi landasan bagi negara dan seluruh bangsa Indonesia. Hal ini diakui sebagai ideologi negara resmi Indonesia dan tercantum dalam Pembukaan Undang &#8211; Undang Dasar 1945. Filosofi Pancasila berasal dari dua kata, &#8220;panca&#8221;, yang berarti lima, dan &#8220;sila&#8221;, yang berarti dasar atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14659,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard","subtitle":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-14658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14658"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20683,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14658\/revisions\/20683"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}