{"id":26846,"date":"2025-03-22T16:41:59","date_gmt":"2025-03-22T09:41:59","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=26846"},"modified":"2025-03-22T19:46:47","modified_gmt":"2025-03-22T12:46:47","slug":"kelas-1-2-3-dihapus-begini-perubahan-iuran-bpjs-kesehatan-per-22-maret-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/kelas-1-2-3-dihapus-begini-perubahan-iuran-bpjs-kesehatan-per-22-maret-2025\/","title":{"rendered":"Kelas 1, 2, 3 Dihapus, Begini Perubahan Iuran BPJS Kesehatan per 22 Maret 2025"},"content":{"rendered":"<article class=\"group\/turn w-full text-token-text-primary focus-visible:outline-2 focus-visible:outline-offset-[-4px]\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-4\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-[18px] px-6\">\n<div class=\"mx-auto flex flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 md:max-w-3xl\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn @xs\/thread:px-0 @sm\/thread:px-1.5 @md\/thread:px-4\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"65cd6c11-6e1f-4b32-85ed-4236aaa1a310\" data-message-model-slug=\"gpt-4o-mini\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<h2 data-start=\"0\" data-end=\"82\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"82\">Kelas 1, 2, 3 Dihapus, Begini Perubahan Iuran BPJS Kesehatan per 22 Maret 2025<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-start=\"84\" data-end=\"478\">Pemerintah Indonesia akan menghapus sistem Kelas Rawat Inap 1, 2, dan 3 di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, menggantinya dengan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang mulai berlaku pada 30 Juni 2025.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"84\" data-end=\"478\">Perubahan ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024, yang merupakan perubahan ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 mengenai Jaminan Kesehatan.<\/p>\n<h3 data-start=\"480\" data-end=\"969\"><strong>Apa Itu Kelas Rawat Inap Standar (KRIS)?<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"480\" data-end=\"969\"><br data-start=\"524\" data-end=\"527\" \/>Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) akan menetapkan standar pelayanan rawat inap yang harus diterima oleh peserta BPJS Kesehatan.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"480\" data-end=\"969\">Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa implementasi KRIS dimulai secara bertahap sejak tahun 2025.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"480\" data-end=\"969\">KRIS bertujuan untuk menciptakan sistem jaminan kesehatan yang lebih inklusif, di mana semua peserta, baik yang kaya maupun miskin, mendapatkan layanan setara meskipun dengan tarif iuran yang berbeda.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3 data-start=\"971\" data-end=\"1277\"><strong data-start=\"971\" data-end=\"999\">Skema dan Penerapan KRIS<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"971\" data-end=\"1277\">Per 30 Juni 2025, sebanyak 3.116 rumah sakit di Indonesia diharapkan sudah menerapkan KRIS.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"971\" data-end=\"1277\">Saat ini, dari 2.766 rumah sakit yang telah divalidasi oleh Dinas Kesehatan, hanya sekitar 600 rumah sakit yang sudah menerapkan KRIS sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.<\/p>\n<h3 data-start=\"1279\" data-end=\"1687\"><strong data-start=\"1279\" data-end=\"1329\">Kriteria Kamar yang Harus Dipenuhi Rumah Sakit<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"1279\" data-end=\"1687\"><br data-start=\"1329\" data-end=\"1332\" \/>Terdapat 12 kriteria KRIS, di antaranya kamar mandi yang dapat diakses dengan kursi roda, kelengkapan fasilitas seperti nurse call, dan outlet oksigen di setiap tempat tidur.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1279\" data-end=\"1687\">Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi rumah sakit adalah memenuhi standar aksesibilitas kamar mandi, dengan 49% rumah sakit di Indonesia belum berhasil memenuhi kriteria ini.<\/p>\n<h3 data-start=\"1689\" data-end=\"2020\"><strong data-start=\"1689\" data-end=\"1723\">Perubahan Iuran BPJS Kesehatan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"1689\" data-end=\"2020\">Meskipun perubahan kelas rawat inap sudah direncanakan, iuran BPJS Kesehatan saat ini belum mengalami perubahan hingga adanya keputusan lebih lanjut dari pemerintah.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"1689\" data-end=\"2020\">Iuran akan tetap berlaku sesuai dengan ketentuan yang ada selama masa transisi, berdasarkan Perpres Nomor 63 Tahun 2022.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2022\" data-end=\"2075\">Berikut adalah rincian iuran BPJS Kesehatan saat ini:<\/p>\n<ol data-start=\"2077\" data-end=\"2743\">\n<li class=\"\" data-start=\"2077\" data-end=\"2161\">\n<p class=\"\" data-start=\"2080\" data-end=\"2161\">Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI): Iuran dibayar langsung oleh pemerintah.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2162\" data-end=\"2423\">\n<p class=\"\" data-start=\"2165\" data-end=\"2197\">Pekerja Penerima Upah (PPU):<\/p>\n<ul data-start=\"2201\" data-end=\"2423\">\n<li class=\"\" data-start=\"2201\" data-end=\"2309\">\n<p class=\"\" data-start=\"2203\" data-end=\"2309\">Lembaga Pemerintahan: 5% dari gaji atau upah bulanan (4% dibayar oleh pemberi kerja, 1% oleh peserta).<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2313\" data-end=\"2423\">\n<p class=\"\" data-start=\"2315\" data-end=\"2423\">BUMN, BUMD, dan Swasta: 5% dari gaji atau upah bulanan (4% dibayar oleh pemberi kerja, 1% oleh peserta).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2424\" data-end=\"2501\">\n<p class=\"\" data-start=\"2427\" data-end=\"2501\">Keluarga Tambahan PPU: Iuran sebesar 1% dari gaji per orang per bulan.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2502\" data-end=\"2648\">\n<p class=\"\" data-start=\"2505\" data-end=\"2648\">Peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah): Iuran untuk kelas III sebesar Rp 42.000, kelas II Rp 100.000, dan kelas I Rp 150.000 per bulan.<\/p>\n<\/li>\n<li class=\"\" data-start=\"2649\" data-end=\"2743\">\n<p class=\"\" data-start=\"2652\" data-end=\"2743\">Iuran bagi Veteran dan Perintis Kemerdekaan: 5% dari 45% gaji pokok PNS golongan III\/a.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-start=\"2745\" data-end=\"3192\"><strong data-start=\"2745\" data-end=\"2790\">Masa Transisi dan Aturan Pembayaran Iuran<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"2745\" data-end=\"3192\">Selama masa transisi, peserta BPJS Kesehatan masih akan membayar iuran seperti sebelumnya.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2745\" data-end=\"3192\">Pemerintah juga mengatur bahwa pembayaran iuran paling lambat dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulan.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2745\" data-end=\"3192\">Tidak ada denda untuk keterlambatan pembayaran hingga 1 Juli 2026.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"2745\" data-end=\"3192\">]Namun, denda akan dikenakan jika peserta mendapatkan layanan rawat inap lebih dari 45 hari setelah status kepesertaan diaktifkan kembali.<\/p>\n<p class=\"\" data-start=\"3194\" data-end=\"3427\">Dengan diterapkannya KRIS dan pembaruan sistem jaminan kesehatan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat menerima layanan kesehatan yang adil dan merata, serta mendukung prinsip gotong royong dalam sistem jaminan kesehatan nasional.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelas 1, 2, 3 Dihapus, Begini Perubahan Iuran BPJS Kesehatan per 22 Maret 2025 Pemerintah Indonesia akan menghapus sistem Kelas Rawat Inap 1, 2, dan 3 di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, menggantinya dengan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang mulai berlaku pada 30 Juni 2025. Perubahan ini tercantum dalam Peraturan Presiden [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26849,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[359,1847,380],"class_list":["post-26846","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bpjs","tag-iuran-bpjs-kesehatan","tag-kris"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26846"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26870,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26846\/revisions\/26870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}