{"id":37308,"date":"2025-05-28T12:08:00","date_gmt":"2025-05-28T05:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=37308"},"modified":"2025-05-28T12:36:38","modified_gmt":"2025-05-28T05:36:38","slug":"bagi-pekerja-mengundurkan-diri-ini-cara-klaim-bpjs-ketenagakerjaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/bagi-pekerja-mengundurkan-diri-ini-cara-klaim-bpjs-ketenagakerjaan\/","title":{"rendered":"Bagi Pekerja Mengundurkan Diri! Ini Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan"},"content":{"rendered":"<h4><strong>Bagi Pekerja Mengundurkan Diri! Ini Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan<\/strong><\/h4>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Jika Anda adalah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau\u00a0BPJS Ketenagakerjaan\u00a0tetapi\u00a0<em>resign\u00a0<\/em>atau mengundurkan diri dari tempat kerja? Barangkali Anda bertanya-tanya, bisakah dana BPJS Ketenagakerjaan tersebut dicairkan kendati Anda sudah bukan lagi karyawan di tempat kerja tersebut?<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Hal ini wajar jika menjadi pertanyaan banyak pekerja, sebab iuran BPJS Ketenagakerjaan memang sebagian dibayarkan oleh pemberi kerja. Dilansir dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, pekerja yang mengundurkan diri termasuk salah satu dari beberapa kriteria pekerja yang dapat mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Walau sudah mengundurkan diri, iuran BPJS Ketenagakerjaan menjadi hak pekerja kendati dibayarkan oleh tempat kerja. Hal ini karena iuran tersebut juga dipotong dari gaji bulanan pekerja. Iuran BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari beberapa program, termasuk Program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>JHT merupakan perlindungan jangka panjang yang diberikan saat peserta pensiun, mengalami kecelakaan, atau meninggal dunia. Besar iurannya untuk pekerja penerima upah adalah 5,7 persen dari upah, terdiri dari 2 persen dibayarkan oleh pekerja dan 3,7 persen oleh pemberi kerja. Untuk pekerja bukan penerima upah, iuran JHT sebesar 2 persen dari upah yang dilaporkan setiap bulan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>JKK memberikan uang tunai maupun pelayanan kesehatan saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat lingkungan kerja. Besaran iurannya berkisar 0,24 persen hingga 1,74 persen dari upah, tergantung pada risiko pekerjaan, dan ditanggung perusahaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Sedangkan JKM memberikan manfaat uang kepada ahli waris ketika pekerja meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Iurannya sebesar 0,3 persen dari upah, juga ditanggung perusahaan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h5><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/kalau-utang-kamu-di-bawah-angka-ini-dc-lapangan-pinjol-gak-akan-datang-simak-informasinya\/\">Kalau Utang Kamu di Bawah Angka Ini, DC Lapangan Pinjol Gak Akan Datang! Simak Informasinya<\/a><\/h5>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Adapun beberapa kriteria pengajuan klaim tersebut yaitu:<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Usia pensiun 56 tahun;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Usia pensiun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) perusahaan;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT);<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Berhenti usaha Bukan Penerima Upah (BPU);<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Mengundurkan diri;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK);<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>8. Cacat total tetap;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>9. Meninggal dunia;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>10. Klaim Sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) 10 persen;<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>11. Klaim Sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) 30 persen; dan<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>12. Klaim Jaminan Hari Tua (JHT) PMI.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Lantas apa syarat mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan? Sebagai informasi, dana BPJS Ketenagakerjaan dapat diklaim berdasarkan program, misalnya JHT, JKM, atau\u00a0JKK. Berikut ulasan Tempo ihwal syarat dan cara klaim dana BPJS Ketenagakerjaan untuk program JHT, JKM, dan JKK bagi pekerja yang telah mengundurkan diri.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2><strong>Syarat dan Cara Klaim Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja yang Mengundurkan Diri<\/strong><\/h2>\n<p><strong>Syarat pencairan dana JHT<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Peserta berstatus tidak aktif bekerja di mana pun dapat mengajukan klaim dengan melampirkan dokumen, sebagai berikut:<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti identitas lainnya.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Keterangan Pengunduran diri dari Pemberi Kerja.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. NPWP (bagi peserta dengan saldo lebih dari 50 juta atau peserta yang telah mengajukan klaim sebagian)<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Prosedur klaim JHT bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengundurkan diri dari tempat kerja dapat dilakukan dengan membuka website www.bpjsketenagakerjaan.go.id\/tracking untuk status klaim. Kemudian masukkan nomor KPJ dan klik Informasi Status Klaim.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h5><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/cek-penyalurannya-sekarang-juga-nik-e-ktp-anda-berhasil-divalidasi-menerima-bansos-rp2-400-000-cair-per-tahun-dari-bpnt-2025\/\">Cek Penyalurannya Sekarang Juga! NIK e-KTP Anda Berhasil Divalidasi Menerima Bansos Rp2.400.000 Cair Per Tahun dari BPNT 2025<\/a><\/h5>\n<h2><strong>Cara klaim dana JHT<\/strong><\/h2>\n<p>Pengajuan klaim dana JHT dapat dilakukan dengan mengakses\u00a0<em>Lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.<\/em>\u00a0Langkah-langkahnya:<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Kunjungi\u00a0<em>Lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Mengisi Data Awal yaitu NIK, Nama Lengkap, &amp; Nomor Kepesertaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Sistem akan verifikasi data otomatis terkait kelayakan klaim.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Setelah Verifikasi, Peserta akan Diarahkan untuk melengkapi data sesuai instruksi yang tampil pada portal.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Mengunggah Dokumen Persyaratan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Peserta yang berhasil menyelesaikan proses akan menerima notifikasi yang berisi informasi Jadwal &amp; Kantor Cabang.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Peserta akan dihubungi melalui video call untuk proses wawancara sesuai jadwal pada notifikasi (siapkan berkas asli).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>8. Proses selesai dan manfaat akan dicairkan melalui rekening yang dilampirkan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2><strong>Syarat dan Cara Klaim Dana JKM BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja yang Mengundurkan Diri<\/strong><\/h2>\n<p><strong>Syarat Klaim Dana JKM<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah mengundurkan diri dari tempat kerja dan meninggal dunia dapat mengajukan klaim manfaat JKM dengan melampirkan dokumen, sebagai berikut:<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Kartu tanda penduduk, paspor, atau bukti identitas lain dari Calon Pekerja Migran Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Kartu tanda penduduk atau bukti identitas lain dari ahli waris.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Kartu keluarga Tenaga Kerja dan Ahli Waris.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Surat keterangan kematian dari dokter atau pejabat yang berwenang, surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Perwakilan Republik Indonesia atau KDEI, atau surat keterangan hilang dari Perwakilan Republik Indonesia atau KDEI.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Surat keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Rekening tabungan atas nama ahliwaris yang sah.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\"><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nSelain itu diperlukan dokumen lain untuk mengklaim JKM, yaitu:<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Fotokopi E-KTP tenaga kerja dan ahli waris.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Akta kematian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Fotokopi Kartu Keluarga.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Surat Keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Buku Nikah (apabila ahli waris merupakan istri\/suami sah peserta).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Dokumen pendukung lainnya apabila diperlukan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h5><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/cek-segera-status-nik-e-ktp-anda-di-sini-bansos-pkh-bpnt-tahap-2-2025-kapan-cair\/\">Cek Segera Status NIK e-KTP Anda di Sini! Bansos PKH BPNT Tahap 2 2025 Kapan Cair?<\/a><\/h5>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p><strong>Cara Klaim Dana JKM<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Prosedur klaim JKM bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengundurkan diri dari tempat kerja dan meninggal dunia dapat dilakukan dengan membuka website\u00a0<em>bpjsketenagakerjaan.go.id<\/em>\u00a0untuk status klaim. Kemudian masukkan nomor KPJ dan klik Informasi Status Klaim.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Setelah itu, klaim JKM dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Pastikan membawa dokumen asli dan mengisi data formulir pengajuan klaim JKM.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Mengambil nomor antrian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Dipanggil oleh petugas melalui mesin antrian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Dilayani oleh petugas.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Mendapatkan tanda terima pengajuan klaim JKM.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Santunan JKM masuk di rekening ahli waris.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Guna meningkatkan kualitas layanan, pastikan mengisi e-survey yang dikirim melalui e-mail.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\"><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h2><strong>Syarat dan Cara Klaim Dana JKK BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja yang Mengundurkan Diri<\/strong><\/h2>\n<p><strong>Syarat Klaim Dana JKK:<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Formulir 3 (Laporan Kecelakaan Tahap I).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Formulir 3a (Laporan Kecelakaan Tahap II).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Formulir 3b (Laporan Kecelakaan Tahap III).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Kartu BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. E-KTP.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Kronologis Kejadian Kecelakaan + FC E-KTP 2 saksi.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>7. Laporan kepolisian apabila kecelakaan lalu lintas.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>8. Kwitansi Pengobatan dan Perawatan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>9. Surat perintah tugas luar\/lembur (jika kejadian diluar waktu kerja).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>10. Fotocopy absensi (jika kasus kecelakaan terjadi pada waktu kerja).<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>11. Buku Tabungan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>12. NPWP (saldo lebih dari 50 juta).<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h5><strong>Baca Juga :\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/ini-penjelasannya-bisakah-dana-bansos-dialihkan-ke-orang-lain-oleh-kpm\/\">Ini Penjelasannya! Bisakah Dana Bansos Dialihkan ke Orang Lain oleh KPM?<\/a><\/h5>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p><strong>\u00a0Cara klaim dana JKK<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>1. Datang ke kantor cabang dan mengisi formulir dan melengkapi dokumen pelaporan\/pengajuan klaim JKK.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>2. Mengambil nomor antrian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>3. Dipanggil oleh petugas melalui mesin antrian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>4. Dilayani oleh petugas.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>5. Mendapatkan tanda terima pengajuan klaim JKK.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>6. Manfaat JKK masuk ke rekening peserta BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<\/div>\n<p>Demikian Informasi lengkap terkait klaim BPJS Ketenagakerjaan. Semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi Pekerja Mengundurkan Diri! Ini Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Jika Anda adalah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau\u00a0BPJS Ketenagakerjaan\u00a0tetapi\u00a0resign\u00a0atau mengundurkan diri dari tempat kerja? Barangkali Anda bertanya-tanya, bisakah dana BPJS Ketenagakerjaan tersebut dicairkan kendati Anda sudah bukan lagi karyawan di tempat kerja tersebut? Hal ini wajar jika menjadi pertanyaan banyak pekerja, sebab iuran BPJS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":37309,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[10089],"class_list":["post-37308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bagi-pekerja-mengundurkan-diri-ini-cara-klaim-bpjs-ketenagakerjaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37308"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37349,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37308\/revisions\/37349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}