{"id":72944,"date":"2025-11-08T08:00:52","date_gmt":"2025-11-08T01:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=72944"},"modified":"2025-11-08T08:18:37","modified_gmt":"2025-11-08T01:18:37","slug":"hoaks-penyaluran-bansos-2025-merebak-begini-ciri-ciri-informasi-asli-dari-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/hoaks-penyaluran-bansos-2025-merebak-begini-ciri-ciri-informasi-asli-dari-pemerintah\/","title":{"rendered":"Hoaks Penyaluran Bansos 2025 Merebak, Begini Ciri-Ciri Informasi Asli\u00a0dari\u00a0Pemerintah"},"content":{"rendered":"<h3><strong>Hoaks Penyaluran Bansos 2025 Merebak, Begini Ciri-Ciri Informasi Asli\u00a0dari\u00a0Pemerintah<\/strong><\/h3>\n<p>Menjelang akhir tahun, masyarakat kembali dibanjiri berbagai informasi palsu atau hoaks terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) 2025.<\/p>\n<p>Pesan-pesan yang mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos), bank penyalur, hingga pemerintah daerah marak beredar melalui WhatsApp, Facebook, dan TikTok.<\/p>\n<p>Sebagian besar pesan tersebut berisi tautan pendaftaran palsu, formulir Google Form, atau ajakan mengklik link tertentu dengan iming-iming pencairan dana bansos langsung ke rekening pribadi.<\/p>\n<p>Kemensos menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah meminta data pribadi melalui tautan tidak resmi.<\/p>\n<p>Seluruh mekanisme penyaluran bansos dilakukan secara resmi dan terintegrasi melalui kanal pemerintah, bukan lewat pesan berantai di media sosial.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Modus Penipuan yang Sering Digunakan<\/h3>\n<p>Hoaks bansos sering muncul dengan format yang meyakinkan, menggunakan logo kementerian, gambar pejabat negara, hingga kalimat formal, agar terlihat seperti informasi resmi.<br \/>\nBeberapa modus yang paling sering ditemukan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>Tautan palsu pendaftaran bansos.<br \/>\nPelaku membagikan link palsu yang meminta masyarakat mengisi data pribadi seperti NIK, nomor rekening, dan nama ibu kandung.<br \/>\nTujuannya untuk mencuri data dan menyalahgunakannya untuk penipuan keuangan.<\/li>\n<li>Pesan undangan pencairan dana.<br \/>\nKorban menerima pesan seolah-olah ia telah terdaftar sebagai penerima bantuan dan diminta membayar sejumlah biaya administrasi agar dana bisa dicairkan.<\/li>\n<li>Akun media sosial palsu.<br \/>\nBanyak akun Facebook atau Instagram yang memakai nama &#8220;Bantuan Sosial Indonesia&#8221;, &#8220;Bantuan PKH 2025&#8221;, atau &#8220;Kartu Keluarga Sejahtera&#8221; untuk menyebarkan informasi menyesatkan.<\/li>\n<li>Video TikTok dengan narasi palsu.<br \/>\nBeberapa video menampilkan potongan berita atau gambar pejabat, tetapi disunting agar seolah pemerintah sedang membuka pendaftaran bansos baru.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kemensos meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan yang belum diverifikasi dan selalu memeriksa sumber informasi sebelum melakukan tindakan apa pun.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Ciri-Ciri Informasi Asli dari Pemerintah<\/h3>\n<p>Pemerintah telah menyediakan saluran resmi yang menjadi acuan tunggal untuk seluruh informasi bansos.<br \/>\nBerikut beberapa ciri khas informasi resmi yang perlu diperhatikan masyarakat:<\/p>\n<p>Disampaikan melalui situs resmi pemerintah.<br \/>\nInformasi valid hanya diumumkan lewat situs seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/kemensos.go.id<\/li>\n<li>https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id<\/li>\n<li>Situs resmi pemerintah daerah atau kantor dinas sosial setempat.<\/li>\n<li>Tidak pernah meminta biaya pendaftaran.<br \/>\nSeluruh program bantuan sosial gratis dan tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang meminta uang dengan alasan aktivasi atau validasi data, maka itu jelas penipuan.<\/li>\n<li>Menggunakan saluran komunikasi resmi.<br \/>\nKemensos hanya menggunakan akun media sosial resmi yang telah memiliki tanda centang biru (verified) seperti akun @kemensosri di Instagram, TikTok, dan Twitter (X).<\/li>\n<li>Data penerima terdaftar dalam sistem DTKS.<br \/>\nSemua penerima bantuan tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Masyarakat bisa memeriksa status penerima melalui laman resmi dengan memasukkan NIK dan nama lengkap.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Aman Mengecek Status Bansos 2025<\/h3>\n<p>Untuk memastikan status penerimaan bantuan sosial 2025, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online melalui situs resmi pemerintah dengan langkah berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka laman https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, dan desa\/kelurahan.<\/li>\n<li>Ketik nama lengkap sesuai KTP.<\/li>\n<li>Masukkan kode captcha yang tertera di layar.<\/li>\n<li>Klik tombol Cari Data untuk melihat status penerima bansos.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apabila nama belum tercantum, warga bisa mengajukan permohonan data penerima bansos melalui RT\/RW atau Dinas Sosial setempat.<\/p>\n<p>Dengan langkah ini, masyarakat tidak perlu lagi mengandalkan pesan berantai atau tautan mencurigakan yang berpotensi menipu.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Peran Masyarakat dalam Melawan Hoaks<\/h3>\n<p>Kemensos mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi penyebaran hoaks bansos.<br \/>\nJika menemukan pesan mencurigakan, warga dapat:<\/p>\n<ol>\n<li>Tidak membagikan ulang pesan atau tautan yang belum terverifikasi.<\/li>\n<li>Melaporkan akun media sosial yang menyebarkan hoaks ke pihak berwenang.<\/li>\n<li>Mengedukasi lingkungan sekitar agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online.<\/li>\n<li>Masyarakat juga bisa melaporkan dugaan penipuan ke Pusat Pengaduan Kemensos melalui email<\/li>\n<li>lapor@kemensos.go.id<\/li>\n<li>atau layanan Lapor.go.id.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan tindakan cepat, potensi kerugian dan penyebaran hoaks dapat ditekan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Hoaks tentang penyaluran bansos 2025 tidak hanya meresahkan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat secara finansial dan psikologis.<\/p>\n<p>Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial hanya diumumkan melalui kanal resmi, tanpa pungutan biaya dan tanpa perantara pihak ketiga.<\/p>\n<p>Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, masyarakat dapat membantu menciptakan ekosistem informasi yang bersih, aman, dan terpercaya.<\/p>\n<p>Mari bersama-sama lawan hoaks bansos dan pastikan informasi yang diterima selalu berasal dari sumber resmi pemerintah.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/cek-fakta\/read\/6189177\/waspada-penipuan-cek-bansos-begini-cara-periksa-status-penerima-yang-mudah-dan-aman\">https:\/\/www.liputan6.com\/cek-fakta\/read\/6189177\/waspada-penipuan-cek-bansos-begini-cara-periksa-status-penerima-yang-mudah-dan-aman<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hoaks Penyaluran Bansos 2025 Merebak, Begini Ciri-Ciri Informasi Asli\u00a0dari\u00a0Pemerintah Menjelang akhir tahun, masyarakat kembali dibanjiri berbagai informasi palsu atau hoaks terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) 2025. Pesan-pesan yang mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos), bank penyalur, hingga pemerintah daerah marak beredar melalui WhatsApp, Facebook, dan TikTok. Sebagian besar pesan tersebut berisi tautan pendaftaran palsu, formulir Google Form, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":72945,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26561,31],"tags":[5914,34373,26730,34371,14551,1274,34369,34370,34372,21582,34374,34148,11326],"class_list":["post-72944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cek-bansos","category-informasi","tag-cara-cek-bansos-resmi","tag-cara-mengenali-hoaks-bansos","tag-cek-penerima-bantuan-kemensos","tag-ciri-ciri-hoaks-bansos","tag-edukasi-digital-masyarakat","tag-hoaks-bansos-2025","tag-informasi-palsu-bantuan-sosial","tag-kemensos-cekbansos-go-id","tag-klarifikasi-hoaks-bansos","tag-link-resmi-bansos","tag-program-bantuan-sosial-pemerintah-2025","tag-verifikasi-penerima-bansos-2025","tag-waspada-penipuan-bantuan-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72944"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72944\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73034,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72944\/revisions\/73034"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}