{"id":73359,"date":"2025-11-10T11:37:41","date_gmt":"2025-11-10T04:37:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=73359"},"modified":"2025-11-09T13:28:26","modified_gmt":"2025-11-09T06:28:26","slug":"pkh-lansia-2025-syarat-besaran-bantuan-dan-cara-mengecek-status-di-kemensos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/pkh-lansia-2025-syarat-besaran-bantuan-dan-cara-mengecek-status-di-kemensos\/","title":{"rendered":"PKH Lansia 2025: Syarat, Besaran Bantuan, dan Cara Mengecek Status di Kemensos"},"content":{"rendered":"<h2><strong>PKH Lansia 2025: Syarat, Besaran Bantuan, dan Cara Mengecek Status di Kemensos<\/strong><\/h2>\n<p>Pemerintah Indonesia terus memperkuat program perlindungan sosial untuk kelompok rentan, termasuk warga lanjut usia. Salah satu bentuk perhatian ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia, yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI).<\/p>\n<p>Memasuki November 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial PKH Lansia guna memastikan kesejahteraan lansia. Program ini bertujuan membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera.<\/p>\n<p>Artikel ini membahas secara lengkap mengenai besaran bantuan PKH Lansia 2025, persyaratan penerima, prosedur pendaftaran, cara mengecek status, serta mekanisme pencairan dana.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Besaran Bantuan PKH Lansia 2025<\/h3>\n<p>PKH Lansia diberikan secara rutin untuk mendukung kebutuhan dasar warga lanjut usia dari keluarga kurang mampu.<\/p>\n<h4>Untuk tahun 2025, besaran bantuannya adalah:<\/h4>\n<ul>\n<li>Per tahap: Rp600.000<\/li>\n<li>Penyaluran: 4 kali setahun<\/li>\n<li>Total bantuan per tahun: Rp2.400.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dana disalurkan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) bagi penerima dengan rekening aktif. Bagi wilayah yang belum memiliki akses bank, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Tentang Program PKH Lansia<\/h3>\n<p>PKH Lansia adalah bantuan sosial non-tunai dari Kemensos bagi warga berusia 60 tahun ke atas yang tergolong kurang mampu.<\/p>\n<p>Penerima bantuan tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.<\/p>\n<p>Tujuan utama program ini adalah membantu lansia memenuhi kebutuhan pokok, termasuk makanan, layanan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>Kemensos juga rutin melakukan verifikasi dan validasi data agar bantuan hanya diberikan kepada penerima yang benar-benar memenuhi syarat.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Syarat Penerima PKH Lansia 2025<\/h3>\n<h4>Agar bantuan tepat sasaran, penerima harus memenuhi kriteria berikut:<\/h4>\n<ul>\n<li>Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP aktif<\/li>\n<li>Berusia minimal 60 tahun<\/li>\n<li>Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin<\/li>\n<li>Terdaftar di DTSEN Kemensos<\/li>\n<li>Tidak sedang menerima bantuan sosial lain dari pemerintah<\/li>\n<li>Lansia yang tinggal sendiri tanpa pendamping keluarga menjadi prioritas<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pastikan data pada KTP dan Kartu Keluarga (KK) valid agar proses verifikasi berjalan lancar.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Daftar PKH Lansia 2025<\/h3>\n<p>Pendaftaran dilakukan offline melalui pemerintah daerah dan diverifikasi oleh petugas Kemensos.<\/p>\n<h4>Langkah-langkahnya:<\/h4>\n<ul>\n<li>Siapkan dokumen seperti KTP dan KK<\/li>\n<li>Datang ke kantor desa\/kelurahan sesuai domisili<\/li>\n<li>Ajukan pendaftaran DTKS sebagai calon penerima PKH Lansia<\/li>\n<li>Petugas melakukan survei atau verifikasi lapangan<\/li>\n<li>Data diverifikasi kemudian dikirim ke Kemensos untuk penetapan penerima<\/li>\n<li>Pantau status pendaftaran melalui petugas desa atau situs resmi Kemensos<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Cek Status Penerima PKH Lansia<\/h3>\n<h4>Setelah mendaftar, lansia bisa mengecek status bantuan dan jadwal pencairan secara online:<\/h4>\n<ul>\n<li>Buka cekbansos.kemensos.go.id<\/li>\n<li>Pilih Provinsi, Kabupaten\/Kota, Kecamatan, dan Desa\/Kelurahan sesuai KTP<\/li>\n<li>Masukkan nama lengkap sesuai KTP<\/li>\n<li>Isi kode captcha dan klik Cari Data<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika terdaftar, sistem menampilkan status aktif, jenis bantuan, dan periode pencairan. Selain itu, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di Android.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Mekanisme Pencairan Dana PKH Lansia<\/h3>\n<h4>Dana PKH Lansia 2025 dicairkan setiap tiga bulan sekali (triwulan) melalui dua metode:<\/h4>\n<ul>\n<li>Bank Himbara: Transfer langsung ke rekening penerima<\/li>\n<li>Kantor Pos Indonesia: Bagi penerima tanpa rekening, dana dapat diambil di kantor pos sesuai jadwal<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penerima wajib membawa KTP asli dan buku tabungan (jika ada) saat mengambil bantuan untuk verifikasi identitas.<\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>PKH Lansia 2025 menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Dengan total bantuan Rp2,4 juta per tahun, program ini membantu lansia memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kualitas hidup.<\/p>\n<p>Pastikan lansia yang ingin menerima bantuan memenuhi syarat, terdaftar di DTSEN, dan rutin memeriksa status bantuan melalui cekbansos.kemensos.go.id agar tidak terlewat jadwal pencairan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PKH Lansia 2025: Syarat, Besaran Bantuan, dan Cara Mengecek Status di Kemensos Pemerintah Indonesia terus memperkuat program perlindungan sosial untuk kelompok rentan, termasuk warga lanjut usia. Salah satu bentuk perhatian ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia, yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI). Memasuki November 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial PKH Lansia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":73367,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26545],"tags":[34600,3908,34602,34601,3910,33879],"class_list":["post-73359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","tag-besaran-bantuan-pkh-lansia-2025","tag-cara-daftar-pkh-lansia-2025","tag-pencairan-dana-pkh-lansia","tag-penerima-pkh-lansia","tag-pkh-lansia-2025","tag-program-pkh-lansia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73359"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73442,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73359\/revisions\/73442"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}