{"id":76570,"date":"2025-11-22T07:08:45","date_gmt":"2025-11-22T00:08:45","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=76570"},"modified":"2025-11-22T09:55:23","modified_gmt":"2025-11-22T02:55:23","slug":"kelompok-rentan-jadi-prioritas-bansos-difokuskan-pada-lansia-disabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/kelompok-rentan-jadi-prioritas-bansos-difokuskan-pada-lansia-disabilitas\/","title":{"rendered":"Kelompok Rentan Jadi Prioritas: Bansos Difokuskan pada Lansia &amp; Disabilitas"},"content":{"rendered":"<h2><strong>Kelompok Rentan Jadi Prioritas: Bansos Difokuskan pada Lansia &amp; Disabilitas<\/strong><\/h2>\n<p>Kelompok Rentan Jadi Prioritas: Bansos Difokuskan pada Lansia &amp; Disabilitas. Penyaluran bantuan sosial di masa mendatang akan diarahkan kepada kelompok masyarakat yang sungguh-sungguh membutuhkan, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas. Pemerintah melakukan penyesuaian dalam menangani masalah kemiskinan dengan memisahkan perlakuan antara kelompok yang tidak produktif dan yang produktif.<\/p>\n<p>&#8220;Bantuan sosial akan diarahkan hanya kepada mereka yang benar-benar kekurangan, yakni lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang tidak dapat bertahan tanpa dukungan dari negara,&#8221; kata Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh INDEF, seperti dikutip pada Jumat (21\/11\/2025).<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Muhaimin menjelaskan bahwa masyarakat yang masih aktif tidak lagi akan mendapatkan bantuan sosial untuk jangka panjang. Mereka akan dimasukkan dalam skema pemberdayaan yang lebih memfokuskan pada peningkatan kemampuan ekonomi.<\/p>\n<p>&#8220;Sementara itu, bagi mereka yang masih produktif, kami akan mendorong mereka untuk bangkit melalui akses ke lapangan pekerjaan, peluang berbisnis, pelatihan, dan dukungan dalam pengembangan kompetensi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa pemerintah bertekad untuk menjadikan bantuan sosial bukan sebagai penyangga permanen, tetapi sebagai langkah awal bagi keluarga yang memerlukan.<\/p>\n<p>Muhaimin menekankan bahwa metode lama perlu diperbaharui agar intervensi pemerintah menjadi lebih efisien.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin bantuan pemerintah menjadi batu loncatan, bukan tempat berhenti,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, kebijakan pemberdayaan ini disebut sebagai elemen dari perubahan strategi nasional dalam penanggulangan kemiskinan. Pemerintah menargetkan agar semua intervensi sosial dapat memberikan peningkatan pendapatan dan kemandirian yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Tindakan ini juga diiringi dengan persiapan program pelatihan cepat yang ditujukan bagi keluarga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, sehingga mereka bisa segera mendapatkan pekerjaan. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, terutama bagi kelompok masyarakat yang masih memiliki kemampuan untuk berproduksi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sedang mendorong anggaran pemerintah untuk mendanai pelatihan cepat bagi keluarga miskin ekstrem,&#8221; jelasnya.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\n<em>Sumber : <a href=\"https:\/\/economy.okezone.com\/read\/2025\/11\/21\/320\/3185046\/bansos-difokuskan-untuk-yang-paling-membutuhkan-prioritas-lansia-dan-disabilitas\">okezone.com<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelompok Rentan Jadi Prioritas: Bansos Difokuskan pada Lansia &amp; Disabilitas Kelompok Rentan Jadi Prioritas: Bansos Difokuskan pada Lansia &amp; Disabilitas. Penyaluran bantuan sosial di masa mendatang akan diarahkan kepada kelompok masyarakat yang sungguh-sungguh membutuhkan, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas. Pemerintah melakukan penyesuaian dalam menangani masalah kemiskinan dengan memisahkan perlakuan antara kelompok yang tidak produktif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":76571,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[26545],"tags":[127,217,12740,26071,300,281,3735,12671,36233,28813],"class_list":["post-76570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bansos","tag-bansos","tag-bansos-2025","tag-bansos-cair","tag-bansos-oktober-2025","tag-berita-bansos-hari-ini","tag-cek-bansos","tag-info-bansos","tag-jadwal-penyaluran-bansos","tag-kelompok-rentan-jadi-prioritas-bansos-difokuskan-pada-lansia-disabilitas","tag-uang-bansos"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76570"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76618,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76570\/revisions\/76618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}