{"id":81928,"date":"2025-12-19T10:58:41","date_gmt":"2025-12-19T03:58:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=81928"},"modified":"2025-12-19T10:58:41","modified_gmt":"2025-12-19T03:58:41","slug":"cara-mudah-cek-desil-bansos-2025-secara-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/cara-mudah-cek-desil-bansos-2025-secara-online\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Cek Desil Bansos 2025 Secara Online!"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Mudah Cek Desil Bansos 2025 Secara Online!<\/h2>\n<p>Cara cek <a href=\"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/panduan-cek-desil-dtsen-untuk-bansos-online-dan-offline-cukup-pakai-nik-ktp\/\">desil<\/a> bansos 2025 menjadi informasi penting yang banyak dicari masyarakat untuk memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Penetapan penerima bansos saat ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang disusun oleh Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).<\/p>\n<p>Melalui sistem desil, pemerintah dapat memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat secara lebih rinci sehingga penyaluran bansos seperti PKH, BPNT, dan PBI-JK menjadi lebih tepat sasaran. Masyarakat pun bisa mengetahui status kelayakan bantuan hanya dengan menggunakan NIK KTP secara online.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Apa Itu Desil dalam DTSEN?<\/h3>\n<p>Desil adalah ukuran statistik yang membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Data ini bersumber dari DTSEN dan menjadi dasar utama penyaluran bansos tahun 2025.<\/p>\n<h4>Pembagian desil tersebut adalah:<\/h4>\n<ul>\n<li>Desil 1: 10 persen masyarakat termiskin (miskin ekstrem)<\/li>\n<li>Desil 2: Miskin<\/li>\n<li>Desil 3: Hampir miskin<\/li>\n<li>Desil 4: Rentan miskin<\/li>\n<li>Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah<\/li>\n<li>Desil 6\u201310: Kelompok menengah ke atas (tidak diprioritaskan bansos)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Semakin rendah desil, semakin besar peluang seseorang menerima bantuan sosial dari pemerintah.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Pengaruh Desil terhadap Penerimaan Bansos 2025<\/h3>\n<h4>Mengacu pada Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79\/HUK\/2025, kategori desil sangat menentukan jenis bantuan yang dapat diterima masyarakat, yaitu:<\/h4>\n<ul>\n<li>Desil 1\u20134: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH)<\/li>\n<li>Desil 1\u20135: Berhak menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)\/Program Sembako<\/li>\n<li>Desil 1\u20135: Berhak menerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)<\/li>\n<li>Desil 1\u20135: Berpotensi menerima bantuan ATENSI sesuai asesmen Kemensos<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sementara itu, masyarakat yang berada di atas desil 5 umumnya tidak lagi diprioritaskan karena dinilai sudah lebih mampu. Beberapa daerah juga menggunakan data desil sebagai syarat jalur afirmasi pendidikan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Siapa yang Tidak Layak Menerima Bansos?<\/h3>\n<h4>Meski masuk dalam kategori desil penerima, seseorang bisa dinyatakan tidak layak menerima bansos jika memenuhi kondisi berikut:<\/h4>\n<ul>\n<li>Alamat tidak ditemukan<\/li>\n<li>Data tidak valid atau belum terverifikasi<\/li>\n<li>Penerima telah meninggal dunia<\/li>\n<li>Berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN\/BUMD<\/li>\n<li>Salah satu anggota keluarga bekerja pada kategori tersebut<\/li>\n<li>Kebijakan ini diterapkan agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Cara Mudah Cek Desil Bansos 2025 Secara Online<\/h3>\n<p>Masyarakat dapat melakukan pengecekan desil bansos melalui situs web maupun aplikasi resmi Kemensos.<\/p>\n<h4>Cek Desil Bansos Lewat Website Kemensos<\/h4>\n<h5>Langkah-langkahnya sebagai berikut:<\/h5>\n<ul>\n<li>Buka situs cekbansos.kemensos.go.id<\/li>\n<li>Pilih data wilayah: provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, dan desa\/kelurahan<\/li>\n<li>Masukkan nama lengkap sesuai KTP<\/li>\n<li>Isi kode captcha<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cCari Data\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bansos, periode pencairan, serta kategori desil.<\/p>\n<p>Jika muncul keterangan \u201cTidak Terdapat Peserta\/PM\u201d, berarti belum terdaftar pada periode tersebut.<\/p>\n<p>Jika \u201cData Tidak Ditemukan\u201d, coba masukkan nama kepala keluarga.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h4>Cek Desil Bansos Lewat Aplikasi \u201cCek Bansos\u201d<\/h4>\n<h5>Cara ini bisa dilakukan langsung melalui ponsel:<\/h5>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store<\/li>\n<li>Login menggunakan akun terdaftar<\/li>\n<li>Jika belum memiliki akun, pilih Buat Akun Baru<\/li>\n<li>Isi data diri: NIK, KK, alamat, dan nama lengkap<\/li>\n<li>Unggah foto KTP dan swafoto<\/li>\n<li>Tunggu proses verifikasi<\/li>\n<li>Login kembali dan masuk ke menu Profil<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pada menu profil, sistem akan menampilkan kategori desil dan data keluarga. Untuk melihat status penerimaan bansos, pengguna juga dapat membuka menu \u201cCek Bansos\u201d.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Mengapa Perlu Rutin Cek Desil DTSEN?<\/h3>\n<h4>Melakukan pengecekan desil secara berkala memiliki banyak manfaat, antara lain:<\/h4>\n<ul>\n<li>Memastikan data penerima bansos tetap akurat<\/li>\n<li>Mengetahui perubahan status kesejahteraan<\/li>\n<li>Menghindari kesalahan atau keterlambatan informasi<\/li>\n<li>Memastikan hak bansos tidak terlewat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan memahami sistem desil dan cara pengecekannya, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui kelayakan sebagai penerima bansos 2025 serta mengikuti pembaruan resmi dari Kementerian Sosial.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Mudah Cek Desil Bansos 2025 Secara Online! Cara cek desil bansos 2025 menjadi informasi penting yang banyak dicari masyarakat untuk memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Penetapan penerima bansos saat ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang disusun oleh Kemensos bekerja sama dengan Badan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":81931,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[28,26545,26561,26692],"tags":[18795,38881,38879,16908,38880,1399],"class_list":["post-81928","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-bansos","category-cek-bansos","category-info-bansos","tag-cek-desil","tag-cek-desil-2025","tag-cek-desil-online","tag-desil-bansos","tag-kategori-desil","tag-penerima-bansos"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81928","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81928"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81932,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81928\/revisions\/81932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}