{"id":83338,"date":"2025-12-28T11:24:40","date_gmt":"2025-12-28T04:24:40","guid":{"rendered":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/?p=83338"},"modified":"2025-12-28T11:40:41","modified_gmt":"2025-12-28T04:40:41","slug":"kemendikdasmen-pastikan-ppg-berlanjut-sampai-2027-siapa-saja-yang-bisa-ikut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/kemendikdasmen-pastikan-ppg-berlanjut-sampai-2027-siapa-saja-yang-bisa-ikut\/","title":{"rendered":"Kemendikdasmen Pastikan PPG Berlanjut Sampai 2027, Siapa Saja yang Bisa Ikut?"},"content":{"rendered":"<h2>Kemendikdasmen Pastikan PPG Berlanjut Sampai 2027, Siapa Saja yang Bisa Ikut?<\/h2>\n<p>Kabar baik datang untuk kamu yang bercita-cita menjadi guru profesional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi memastikan bahwa PPG Berlanjut Sampai 2027. Keputusan ini membuka peluang besar bagi lulusan S1 dan D-IV yang belum memiliki sertifikat pendidik.<\/p>\n<p>Selain itu, kebijakan ini menjawab kebutuhan guru nasional yang terus meningkat. Oleh karena itu, kamu tidak perlu khawatir jika belum sempat mengikuti seleksi PPG di tahun-tahun sebelumnya. Kesempatan masih terbuka lebar hingga beberapa tahun ke depan.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Pengumuman Resmi PPG Berlanjut Hingga 2027<\/h3>\n<p>Kemendikdasmen menyampaikan secara terbuka bahwa program Pendidikan Profesi Guru akan tetap berjalan sampai 2027. Pengumuman ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik.<\/p>\n<p>Melalui paparan resmi, Kemendikdasmen menegaskan bahwa PPG Berlanjut Sampai 2027 untuk memenuhi kebutuhan guru profesional. Banyak guru memasuki masa pensiun. Di sisi lain, jumlah peserta didik terus bertambah setiap tahun.<\/p>\n<p>Dengan kondisi tersebut, PPG menjadi jalur utama untuk mencetak guru yang kompeten, tersertifikasi, dan siap mengajar.<br \/>\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"3386561724\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Tujuan Utama PPG Diperpanjang<\/h3>\n<p>Perpanjangan PPG tentu memiliki alasan yang kuat dan terukur. Program ini tidak hanya sekadar formalitas, namun menjadi bagian dari strategi pendidikan nasional.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Menjawab Kekurangan Guru Nasional<\/h4>\n<p>Salah satu tujuan utama PPG Berlanjut Sampai 2027 adalah menutup kekurangan guru. Banyak daerah masih kekurangan tenaga pendidik, khususnya di wilayah 3T.<br \/>\nSelain itu, pemerintah ingin memastikan setiap guru memiliki standar kompetensi yang sama.<\/li>\n<li>\n<h4>Meningkatkan Profesionalisme Guru<\/h4>\n<p>PPG membantu kamu memahami metode pembelajaran yang efektif. Misalnya, pengelolaan kelas, penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, lulusan PPG diharapkan lebih siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"9732478221\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Siapa Saja yang Bisa Mengikuti PPG?<\/h3>\n<p>Banyak calon peserta masih bertanya-tanya tentang syarat mengikuti PPG. Kabar baiknya, PPG Berlanjut Sampai 2027 terbuka untuk berbagai latar belakang lulusan.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Lulusan S1 dan D-IV<\/h4>\n<p>Kamu bisa mengikuti PPG jika sudah lulus S1 atau D-IV dan belum memiliki sertifikat pendidik. Ketentuan ini berlaku untuk lulusan kependidikan maupun nonkependidikan. Namun, kamu tetap harus memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan.<\/li>\n<li>\n<h4>Lulusan Baru dan Jalur RPL<\/h4>\n<p>Lulusan baru juga memiliki kesempatan yang sama. Selain itu, pemerintah menyediakan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi peserta tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\"\n     data-ad-slot=\"7381647052\"\n     data-ad-format=\"auto\"\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><br \/>\nDengan demikian, PPG Berlanjut Sampai 2027 memberi ruang yang luas bagi calon guru dari berbagai latar belakang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemendikdasmen Pastikan PPG Berlanjut Sampai 2027, Siapa Saja yang Bisa Ikut? Kabar baik datang untuk kamu yang bercita-cita menjadi guru profesional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi memastikan bahwa PPG Berlanjut Sampai 2027. Keputusan ini membuka peluang besar bagi lulusan S1 dan D-IV yang belum memiliki sertifikat pendidik. Selain itu, kebijakan ini menjawab [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":83353,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_tocer_settings":[],"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[28,26670],"tags":[33649,17054,34887,39535,580,28058,579,39532,39533,39534,28225,7464],"class_list":["post-83338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-pendidikan","tag-guru-asn","tag-guru-pppk","tag-guru-profesional","tag-info-ppg","tag-kemendikdasmen","tag-pendidikan-indonesia","tag-ppg","tag-ppg-2027","tag-ppg-berlanjut-sampai-2027","tag-ppg-dalam-jabatan","tag-ppg-prajabatan","tag-sertifikasi-guru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83338"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83372,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83338\/revisions\/83372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fahum.umsu.ac.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}