Masyarakat dapat cek penerima bansos untuk memastikan apakah masih termasuk dalam daftar penerima bantuan berdasarkan data terbaru.
Pemerintah telah menerapkan sistem baru berbasis desil melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran
Perubahan ini diterapkan untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Untuk memahami lebih jelas siapa yang masuk dalam daftar penerima, masyarakat bisa melihat rincian kriteria penerima bansos terbaru.
Dengan sistem berbasis desil melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran, dan masyarakat dapat cek penerima bansos secara langsung untuk memastikan statusnya.
Perubahan Utama Dalam Penyaluran Bansos
Sebelumnya, penentuan penerima mengacu pada DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Mulai 2026, sistem diganti ke DTSEN yang rutin diperbarui dan lebih akurat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa kebijakan ini dimaksudkan untuk memprioritaskan bantuan bagi mereka yang paling membutuhkan.
“Kebijakan ini mengalihkan bantuan ke kelompok yang lebih rentan, termasuk memindahkan PBI dari desil 8–10 ke desil 1–5 yang belum terlindungi,” kata Mensos.
“Dengan memperluas perlindungan bagi kelompok rentan, sistem jaminan sosial menjadi lebih adil. Data DTSEN akan terus diperbarui agar akurasi semakin meningkat,” tambahnya.
Bantuan seperti PBI BPJS kini fokus diberikan untuk masyarakat miskin ekstrem dan kelompok yang paling membutuhkan.
Pemahaman Sistem Desil
Desil adalah cara mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari 10% masyarakat paling miskin (desil 1) hingga 10% paling sejahtera (desil 10).
Semakin rendah desil seseorang, semakin besar kemungkinan mereka menerima bantuan sosial. Sistem ini diterapkan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Kategori Penerima Bansos Terbaru
Dilansir dari detik.com, Dengan DTSEN, bantuan diberikan hanya kepada yang benar-benar membutuhkan. Berikut kategori penerima berdasarkan program:
Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 1–4
- Kuota: 10 juta keluarga
- Prioritas diberikan pada kelompok ekonomi terendah
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT / Sembako)
- Desil 1–5
- Kuota: 18,2 juta keluarga
- Fokus pada desil bawah
Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN)
- Desil 1–5
- Kuota: 96,8 juta jiwa
- Utama untuk desil terbawah
Karena kuota terbatas, tidak semua keluarga dalam desil tertentu otomatis menerima bantuan. Penentuan desil memperhatikan kesalahan data termasuk inclusion dan exclusion.
Secara bertahap, prioritas bantuan akan lebih spesifik, misalnya: PKH untuk desil 1, BPNT untuk desil 1–2, dan PBI JKN untuk desil 1–4.
Cara Mengecek Status Desil Dan Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status desil mereka sebagai acuan penerima bantuan:
Melalui Situs Resmi
- Buka https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih “Pencarian Data PM (Penerima Manfaat) Bansos”
- Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan
- Isi nama lengkap sesuai KTP dan kode verifikasi
- Klik ‘Cari Data’ untuk melihat status desil dan penerima
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Buka aplikasi dan login
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan wilayah dan nama lengkap
- Klik ‘Cari Data’ untuk mengetahui status dan desil
Kesimpulan
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam memantau hak atas bantuan sosial.
