Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat melalui program Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Mei 2026. Program ini disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang datanya sudah tercatat dalam sistem Kementerian Sosial Republik Indonesia dan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun.
Kini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan untuk mengetahui status pencairan bantuan. Pemeriksaan bisa dilakukan secara online hanya dengan ponsel melalui situs maupun aplikasi resmi.
Jadwal Penyaluran Kemensos Tahun 2026
Penyaluran bansos pada tahun 2026 dibagi menjadi empat periode, yaitu:
- Tahap 1: Januari sampai Maret
- Tahap 2: April sampai Juni
- Tahap 3: Juli sampai September
- Tahap 4: Oktober sampai Desember
Pada bulan Mei 2026, pencairan masih termasuk dalam periode tahap kedua. Namun, waktu pencairan bisa berbeda di setiap daerah karena proses distribusi tidak dilakukan secara serentak.
Cara Mengecek Bansos Kemensos Melalui Website Resmi
Pengecekan status bantuan dapat dilakukan melalui laman resmi berikut:
cekbansos.kemensos.go.id
Langkah-langkah pengecekan:
- Masuk ke situs resmi Kemensos
- Pilih data wilayah sesuai alamat KTP
- Ketik nama lengkap sesuai identitas
- Masukkan kode verifikasi yang tersedia
- Tekan tombol “Cari Data”
- Informasi status bantuan akan ditampilkan
Jika nama terdaftar sebagai penerima, sistem akan langsung menampilkan detail bantuan dan jadwal pencairannya.
Cara Cek Bansos Kemensos Lewat Aplikasi Resmi
Selain melalui website, pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi “Cek Bansos” dari Kemensos dengan cara berikut:
- Unduh aplikasi di Play Store atau App Store
- Daftarkan akun jika belum memiliki
- Masuk menggunakan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah serta nama lengkap
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasilnya
Cara ini dianggap lebih praktis karena bisa digunakan kapan saja melalui smartphone.
Besaran Bansos Kemensos Tahun 2026
Besaran bansos yang diberikan pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
BPNT
- Rp200.000 setiap bulan
- Dicairkan per tiga bulan
- Total bantuan tahap kedua mencapai Rp600.000
PKH
Nominal bansos disesuaikan dengan kategori penerima, antara lain:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Pelajar SD: Rp225.000
- Pelajar SMP: Rp375.000
- Pelajar SMA: Rp500.000
- Lansia dan penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Kesimpulan
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada periode April–Juni 2026 dapat dipantau dengan mudah melalui sistem online. Cukup dengan perangkat ponsel dan data pribadi, masyarakat bisa mengecek status bantuan tanpa harus datang ke kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Digitalisasi layanan ini membuat proses pengecekan menjadi lebih cepat, praktis, dan transparan bagi para penerima manfaat.
