Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih terus menyalurkan bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat keluarga penerima manfaat atau KPM untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dan ekonominya. Bansos yang disalurkan pemerintah adalah Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang berupa uang tunai dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT yang berbentuk bantuan bahan pokok.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bahwa tujuan pemerintah dalam menyalurkan bansos adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar, mengurangi beban ekonomi, dan mempercepat penanggulangan kemiskinan bagi masyarakat kurang mampu.
Oleh karenanya sangat penting bagi masyarakat agar tetap dapat apakah dirinya termasuk dalam penerima bansos dari pemerintah atau tidak.
Artikel ini akan membahas tentang apa itu PKH, BPNT, Siapa penerimanya dan bagaimana cara mengecek bansos melalui link resmi kemensos yang beralamat di cekbansos.kemensos.go.id
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan atau PKH adalah bantuan sosial yang disalurkan pemerintah kepada keluarga miskin untuk meningkatkan kesehatan, mengakses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Bantuan ini bersyarat, sehingga tidak semua masyarakat dapat mendapatkan bantuan ini.
Hanya masyarakat yang memenuhi syarat dan ketentuan saja yang dapat menerima bantuan ini.
Tujuan PKH
Tujuan dari PKH adalah Membantu keluarga kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makanan dan pemenuhan gizi. Selain itu PKH juga bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengaskes layanan fasilitas kesehatan dari pemerintah.
Akses pendidikan juga menjadi salah satu tujuan PKH agar anak anak dapat mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu, PKH juga bertujuan untuk mempercepat proses penurunan angka kemiskinan di Indonesia.
Siapa Penerima Bantuan
Kategori Penerima Bantuan PKH adalah masyarakat yang berada didalam Desil 1-4 dan hanya diterima oleh Ibu hamil atau masa nifas; Anak usia dini atau balita; Anak sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA.; Anggota keluarga lanjut usia (lansia) dan Penyandang disabilitas berat.
Baca Juga : Apa itu Desil?
Kapan Penyaluran Bantuan
PKH disalurkan dalam 4 tahap dalam setahun dimana setiap tahap tersebut adalah, Tahap 1 pada Januari-Maret, Tahap 2 pada April-Juni, Tahap 3 pada Juli-September dan Tahap 4 pada Oktober-Desember.
Nominal Bantuan
Dilansir dari laman detik.com, nominal bantuan PKH pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT adalah bantuan dari pemerintah yang disalurkan oleh Kementerian Sosial untuk membantu pemerintah dalam memperbaiki gizi masyarakat kurang mampu dan diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan.
Dilansir dari laman medanaktual.com, bantuan ini sebelumnya dikenal dengan istilah Rastra (Beras Sejahtera) yang kemudian pada tahun 2017 dirubah menjadi BPNT agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran melalui kartu elektronik.
Nominal BPNT
Besaran bantuan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) adalah Rp200.000 per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang umumnya dicairkan secara akumulatif sebesar Rp600.000 setiap tiga bulan sekali melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau PT Pos Indonesia.
Cek Bansos Kemensos
Cara Cek Bansos Melalui Link Kemensos
Untuk mengecek bansos melalui link resmi caranya sangat mudah dan hanya membutuhkan browser. Browser yang digunakan pun bisa menggunakan google chrome, safari, firefox atau menggunakan browser bawaan ponsel seperti mi browser pada ponsel redmi.
Berikut langkah pengecekan
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id di url browser, kemudian layar akan menampilkan tampilan sebagai berikut

tampilan cekbansos.kemensos.go.id - Setelah itu pada bagian NIK (Nomor Induk Kependudukan) masukkan 16 digit nomor yang ada di KTP, pastikan agar tidak salah agar proses berjalan dengan baik

tampilan cekbansos.kemensos.go.id - Kemudian ketik huruf kode yang tertera dilayar, jika anda kesulitan untuk membacanya maka ganti dengan menekan tombol refresh yang berwarna biru

- Lalu setelah semuanya benar, tekan tombol Cari Data yang berwarna biru untuk memprosesnya

- Jika data benar maka akan menampilkan Nama, Desil, Status bantuan.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Untuk melakukan pengecekan melalui Aplikasi Cek Bansos, anda harus mendownload aplikasi tersebut melalui Play Store atau App Store agar aplikasi tersebut tersedia di ponsel anda. Berikut panduan cek bansos melalui Aplikasi Cek Bansos
- Buka Play Store kemudian cari Cek Bansos
- Pastikan Aplikasi tersebut adalah keluaran dari Kementerian Sosial Republik Indonesia
- Setelah terdownload, pilih menu Cek Bansos yang berada diujung kiri layar
- Lalu masukkan 14 digit NIK anda
- Kemudian Pilih Cari Data
Penyebab Tidak Dapat Bansos
Jika nama anda tidak muncul sebagai penerima bantuan, padahal anda merasa bahwa layak untuk menerima bantuan karena status ekonomi anda, ada beberapa cara yang dapat dilakukan.
- Anda belum terdaftar sebagai KPM: Pergi ke Dinas Sosial dan laporkan perihal tersebut, bawa kelengkapan dokumen seperti KTP, KK dan bukti penghasilan atau saldo rekening anda.
- Data Belum Terupdate: Lakukan Usul dan Sanggah menggunakan aplikasi Cek Bansos yang ada di Play Store dan App Store.
Panduan Usul dan Sanggah Kemensos
Jika anda merasa bahwa layak untuk menerima bantuan sosial atau desil anda tidak sesuai dengan fakta, maka anda dapat melakukan pembaruan dan pengusulan menggunakan Aplikasi Cek Bansos yang didownload di Playstore atau App Store.
- Pertama, download terlebih dahulu Aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store, pastikan aplikasi yang anda unduh adalah aplikasi resmi yang developernya adalah Kementerian Sosial atau Kemensos
- Bila belum terdaftar, maka Anda harus mendaftar dulu agar dapat melakukan Usul dan Sanggah. Menu ini hanya bisa diakses dengan menggunakan user ID yang telah diverifikasi dan diaktivasi oleh admin Kementerian Sosial.
- Persiapkan Kartu Keluarga, NIK, dan KTP saat melakukan registrasi. Ketika pendaftaran anda akan melakukan selfie sambil memegang KTP dan mengirimkan foto KTP.
- Setelah mendaftar, buka kembali aplikasi kemudian login menggunakan user ID anda.
- Pilih menu Usulan, jika anda belum terdaftar sebagai KPM dan pilih profil kemudian request pembaruan data jika anda sudah terdaftar tetapi desil tidak sesuai
- Data yang berhasil diusulkan akan memuat nama, NIK dan status kesesuaian Dukcapil, kesesuaian wilayah dengan pengusul Kartu Keluarga (KK).
Kesimpulan
PKH dan BPNT merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tidak mampu agar dapat bertahan hidup sembari memperbaiki kualitas hidup. Setiap masyarakat diharapkan terus melakukan pengecekan bansos melalui link cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi agar penyaluran dapat dipantau.
Cek Bansos Kemensos hanya dapat dilakukan melalui link cekbansos.kemensos.go.id dan Aplikasi Cek Bansos milik pemerintah. Hindari link berbahaya yang alamatnya tidak sama dengan url tersebut dan jangan mengecek menggunakan Aplikasi selain dari keluaran Kementerian Sosial. Bisa bisa data anda dicuri dan digunakan untuk hal hal kejahatan.
