• Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
Info Hukum
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
Info Hukum
No Result
View All Result

Perjanjian Bongaya: Latar Belakang dan Isi Perjanjian Bongaya

Info Bansos by Info Bansos
November 17, 2023
in Uncategorized
0
Perjanjian Bongaya Latar Belakang dan Isi Perjanjian Bongaya

Perjanjian Bongaya Latar Belakang dan Isi Perjanjian Bongaya

Contents

  • Perjanjian Bongaya
    • Latar Belakang Perlawanan Makassar terhadap VOC
      • Belanda menganggap Makassar sebagai pelabuhan gelap.
      • Sultan Hasanuddin menolak monopoli perdagangan Belanda di Makassar.
      • Belanda melakukan blokade terhadap ekonomi Makassar.
    • Isi Perjanjian Bongaya
      • Makassar harus mengakui monopoli VOC.
      • Wilayah Makassar hanya terbatas pada Goa.
      • Makassar harus membayar ganti rugi perang.
      • Hasanuddin harus mengakui Aru Palaka sebagai raja Bone.
      • Gowa tertutup bagi orang asing kecuali VOC.
      • Benteng yang ada akan dihancurkan kecuali Benteng Rotterdam.

Perjanjian Bongaya

Perjanjian Bongaya yang ditandatangani pada 18 November 1667 dinilai sangat merugikan Makassar. Perjanjian ini lahir sebagai akibat dari perang besar dan menjadi latar belakang terjadinya Perjanjian Bongaya. Perlawanan kerajaan Gowa terhadap Belanda mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, putra Sultan Muhammad Said dan cucu Sultan Alauddin, pada tahun 1653 hingga 1669.

Selain menghadapi Belanda, Sultan Hasanuddin juga harus menghadapi Aru Palaka dari Soppeng Bone pada tahun 1660. Sultan Hasanuddin harus menghadapi perlawanan itu, dibantu oleh Belanda. Sultan Hasanuddin yang begitu bersemangat hingga dijuluki Ayam Jago dari Timur membuat rakyat terus berjuang tanpa mengetahui akan menyerah.

Pertempuran itu berlangsung setahun dengan ketegangan yang hebat, terutama di laut (lihat Sagimun, 1992). Pasukan Kerajaan Gowa tidak pernah bisa bertahan melawan pasukan Belanda yang dilengkapi dengan senjata dan bantuan Batavia. Untuk mempersiapkan prajurit dan strategi militer, Sultan Hasanuddin terpaksa menandatangani perjanjian pada tanggal 18 November 1667 di wilayah Bongaya.

Perjanjian Bongaya terdiri dari 30 pasal yang antara lain menggambarkan Sultan Hasanuddin sebagai Raja Gowa yang mengakui kekuasaan dan pemerintahan Belanda (VOC) di Makassar. Kerajaan Gowa harus menyerahkan Ujung Pandang (Fort Rotterdam) kepada Belanda.

Latar Belakang Perlawanan Makassar terhadap VOC

Munculnya perlawanan Makassar terhadap VOC adalah sebagai berikut:

  1. Belanda menganggap Makassar sebagai pelabuhan gelap.

  2. Sultan Hasanuddin menolak monopoli perdagangan Belanda di Makassar.

  3. Belanda melakukan blokade terhadap ekonomi Makassar.

Isi Perjanjian Bongaya

Isi dari Perjanjian Bongaya antara lain:

  1. Makassar harus mengakui monopoli VOC.

  2. Wilayah Makassar hanya terbatas pada Goa.

  3. Makassar harus membayar ganti rugi perang.

  4. Hasanuddin harus mengakui Aru Palaka sebagai raja Bone.

  5. Gowa tertutup bagi orang asing kecuali VOC.

  6. Benteng yang ada akan dihancurkan kecuali Benteng Rotterdam.

Isi perjanjian ini jelas sangat merugikan pihak kerajaan Gowa, akibatnya Hasanuddin kembali melakukan perlawanan. Pihak VOC meminta bantuan tentara yang ada di Batavia.

Pertempuran kembali pecah, pasukan Sultan Hasanuddin memberi perlawanan sengit kepada VOC. Namun, karena kalah dalam persenjataan serta bantuan tentara VOC dari Batavia membuat VOC mampu menerobos pertahanan Gowa yaitu Benteng Sombaopu pada 12 Juni 1669.

Pada perkembangannya, Sultan Hasanuddin mengundurkan diri dari takhtanya sebagai raja Gowa dan wafat pada 12 Juni 1670.

Previous Post

Perjalanan Hidup dan Kepemimpinan Presiden Kedua RI Soeharto

Next Post

Gerakan Non-Blok: Membangun Kemandirian dan Keseimbangan Global

Next Post
Gerakan Non-Blok: Membangun Kemandirian dan Keseimbangan Global

Gerakan Non-Blok: Membangun Kemandirian dan Keseimbangan Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mengenal PPPK: Syarat Pendaftaran dan Jenis Formasinya
  • Syarat Pengalaman Mengajar untuk Menjadi PNS Guru, Ini Penjelasannya
  • KUR vs Pinjaman Non-KUR BRI, Ini Perbedaan Syaratnya
  • Panduan Pemutihan BPJS Kesehatan 2026 untuk Peserta
  • Syarat Menggunakan BPJS Kesehatan di Luar Domisili

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019
  • November 2019
  • October 2019
  • September 2019
  • August 2019
  • July 2019
  • June 2019
  • April 2019
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Browse by Tag

Aplikasi Cek Bansos bansos bansos 2025 Bansos BPNT bansos cair Bansos Oktober 2025 bansos pkh bansos pkh 2025 Bantuan Pangan Non-Tunai Bantuan Pendidikan bantuan sosial Bantuan Sosial 2025 Bantuan Subsidi Upah Bantuan Subsidi Upah 2025 berita bansos hari ini blt kesra BLT Kesra 2025 BPJS Kesehatan BPNT BPNT 2025 bsu 2025 Cara cek bansos Kemensos Cara cek bansos online cek bansos cekbansos.kemensos.go.id Cek bansos Kemensos Cek Bansos Online DTKS DTSEN info bansos jadwal penyaluran bansos kemensos kip kuliah 2025 Kredit Usaha Rakyat kredit usaha rakyat BRI KUR BRI 2025 pip pip 2025 pkh PKH 2025 Program Indonesia Pintar program keluarga harapan Syarat KUR BRI Syarat KUR BRI 2025 uang bansos
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.