Resmi! Uang Saku Magang Nasional Setara UMK, Cek Aturan Jika Daerah Tidak Punya UMK
Pemerintah telah menetapkan kebijakan baru yang menentukan uang saku magang nasional setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Kebijakan ini bertujuan membantu peserta magang, khususnya lulusan baru, agar mendapatkan pengalaman kerja sekaligus pendapatan yang layak. Namun, bagaimana jika daerah tempat magang tidak memiliki UMK?
Uang Saku Magang Nasional Setara UMK
Setiap peserta magang nasional akan memperoleh uang saku yang disesuaikan dengan UMK daerah tempat magang berlangsung. Misalnya, peserta magang di DKI Jakarta akan menerima uang saku sebesar UMK Jakarta, yaitu sekitar Rp5,3 juta per bulan. Selain itu, uang saku ini diberikan selama masa magang maksimal enam bulan.
Dengan demikian, uang saku magang nasional setara UMK memberikan kepastian pendapatan yang adil sesuai dengan standar upah di setiap daerah.
Aturan Jika Daerah Tidak Punya UMK
Akan tetapi, jika suatu daerah belum menetapkan UMK, pemerintah menggunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebagai acuan untuk menentukan uang saku pesertanya. Hal ini memastikan tidak ada peserta magang yang mendapatkan uang saku di bawah ketentuan upah minimum yang berlaku. Oleh karena itu, uang saku magang nasional tetap setara dengan standar upah minimum yang relevan di wilayah tersebut.
Syarat dan Metode Pendaftaran Program Magang 2025
Untuk dapat mengikuti Program Magang 2025, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh peserta:
- Berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan dari Perguruan Tinggi (baik Diploma maupun Sarjana) dengan waktu kelulusan maksimal satu tahun.
Tidak sedang bekerja secara tetap. - Bersedia mengikuti program selama enam bulan penuh.
Proses pendaftarannya cukup sederhana. Para calon peserta hanya perlu mengunjungi website resmi pemerintah yang menyediakan informasi mengenai Program Magang 2025. Setelah itu, mereka bisa membuat akun, memilih posisi yang sesuai dengan minat serta jurusan, dan mengunggah dokumen penting seperti ijazah dan CV.
Selain itu, peserta juga bisa memantau informasi mengenai batch berikutnya. Pemerintah telah mengumumkan bahwa Batch Kedua untuk Program Magang 2025 akan dibuka pada November 2025, dengan tambahan kuota sebesar 80. 000 peserta di seluruh Indonesia.
Manfaat Kebijakan Uang Saku Setara UMK
Kebijakan ini memberikan manfaat penting bagi peserta magang. Selain mendapatkan pengalaman kerja yang berharga, mereka menerima kompensasi yang layak sehingga dapat fokus belajar tanpa khawatir masalah keuangan. Di sisi lain, perusahaan yang menjadi tempat magang diwajibkan untuk menaati aturan ini, demi perlindungan hak peserta magang secara hukum dan keadilan sosial.

