• Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
Info Hukum
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
Info Hukum
No Result
View All Result

Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret): Sejarah, Isi dan Dampaknya

Info Hukum by Info Hukum
January 21, 2025
in Politik
0
Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) Sejarah, Isi dan Dampaknya

Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) Sejarah, Isi dan Dampaknya

Contents

  • Sejarah Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)
    • Isi Supersemar
      • Mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk terjaminnya keamanan dan ketenangan serta kestabilan jalannya pemerintahan dan jalannya Revolusi , serta menjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi/Mandataris MPRS, demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala ajaran Pemimpin Besar Revolusi.
      • Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima – Panglima Angkatan Lain dengan sebaik-baiknya.
      • Supaya melaporkan segala sesuatu yang bersangkut paut dalam tugas dan tanggung jawabnya seperti tersebut di atas.
    • Tahapan-tahapan Pasca Keluarnya Supersemar
    • Dampak Supersemar
      • Pemberantasan Komunisme
      • Hilangnya Pengaruh Blok Timur
      • Perubahan Arah Kebijakan Luar Negeri
      • Masuknya Indonesia ke PBB
      • Perubahan Politik dan Ekonomi
      • Munculnya Pemerintahan Otoriter
      • Peringatan Supersemar Setiap 11 Maret

Sejarah Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)

Peristiwa penyerahan mandat kekuasaan melibatkan gejolak pasca peristiwa G30S/PKI pada 1 Oktober 1965. Keadaan yang semakin memburuk memuncak pada 11 Maret 1966 dengan inflasi mencapai lebih dari 600 persen.

Menteri/Panglima AD, Letnan Jenderal Soeharto, meminta kepada Soekarno surat perintah untuk mengatasi konflik, yang kemudian dititipkan kepada tiga Jenderal AD. Brigjen Amir Machmud, Brigjen M Yusuf, dan Mayjen Basuki Rachmat menemui Soekarno di Istana Bogor pada 11 Maret 1966 sore, mempresentasikan permintaan Soeharto, dan mendapatkan tanda tangan dari Soekarno.

Surat perintah tersebut, yang dikenal sebagai Supersemar, memberikan wewenang kepada Soeharto untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu guna mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu. Supersemar membuka jalan bagi Soeharto naik menjadi presiden, mengubah tatanan Orde Lama yang dibangun Soekarno, dan menyebabkan Soekarno diasingkan.

Isi Supersemar

  1. Mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk terjaminnya keamanan dan ketenangan serta kestabilan jalannya pemerintahan dan jalannya Revolusi , serta menjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi/Mandataris MPRS, demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala ajaran Pemimpin Besar Revolusi.

  2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima – Panglima Angkatan Lain dengan sebaik-baiknya.

  3. Supaya melaporkan segala sesuatu yang bersangkut paut dalam tugas dan tanggung jawabnya seperti tersebut di atas.




Tahapan-tahapan Pasca Keluarnya Supersemar

  • 12 Maret 1966
    Dikeluarkannya Pengumuman No. 1 yang menegaskan isi Surat Perintah Presiden/Pangti ABRI/PBR/Mandataris MPRS tanggal 11 Maret 1966 dan seruan kepada rakyat untuk membantu Pemerintah dan ABRI dalam memelihara keamanan/ketertiban umum.
  • 12 Maret 1966
    Pengumuman No. 2 Tahun 1966 agar pengusaha di bidang produksi, distribusi, dan jasa menghindarkan rakyat dari kesulitan ekonomi sehari-hari, khususnya di bidang sandang pangan.
  • 12 Maret 1966
    Pengumuman No. 3 Tahun 1966 agar Pemerintah Daerah memelihara kelancaran pemerintahan, keamanan/ketertiban umum, menyelenggarakan kesejahteraan rakyat, dan memupuk kewaspadaan rakyat dalam rangka konfrontasi terhadap “Malaysia”.
  • 12 Maret 2006
    Keluarnya Perintah Harian yang intinya Soeharto atas nama presiden meminta agar ABRI dan seluruh rakyat Indonesia memberikan dukungan dalam mengamankan negara dari situasi yang darurat saat itu.
  • 12 Maret 2006
    Keppres No. 1/3/1966 tentang pembubaran PKI termasuk bagian-bagiannya dari Pusat sampai ke daerah dan juga semua organisasi yang seazas atau bernaung di bawahnya. Keppres ini juga menyatakan PKI sebagai organisasi yang terlarang di Indonesia.
  • 14 Maret 1966
    Seruan presiden agar para pimpinan, kader, dan aktivis PKI serta ormas-ormasnya melaporkan diri ke Peperda sampai akhir Maret 1966.
  • 14 Maret 1966
    Inpres No. 1/3/ Tahun 1966 agar semua Pimpinan Organisasi Politik dan Massa tidak menerima/menampung anggota-anggota ex-PKI serta organisasi-organisasi massanya.



  • 18 Maret 1966
    Inpres No. 2/3/Tahun 1966 tentang pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah dan juga di universitas.
  • 18 Maret 1966
    JM Menteri/PANGAD mengeluarkan Pengumuman No. 5/3/Tahun 1966 mengenai tindakan pengamanan terhadap lima belas orang Menteri.
  • 18 Maret 2006
    Keppres No. 3 dan No. 4/3/1966 tentang penunjukan Menteri-menteri ad interim untuk menghindari kevakuman akibat pengamanan terhadap beberapa orang menteri.
  • 16, 17, dan 18 Maret 1966
    Berturut-turut dikeluarkannya Surat Perintah Presiden/Pangti ABRI/PBR/Mandataris MPRS No. 8/3/1966 tanggal 16 Maret 1966, Surat Perintah Kepala Puspenad No. rin-001/Pus. P/3/1966 tanggal 17 Maret 1966, dan Pengumuman Puspenad No. 001/Sus tanggal 18 Maret serta No. Sus/003 tanggal 23 Maret 1966 tentang media massa (radio, televisi, dan pers) agar menyiarkan berita atas sepengetahuan pemerintah dan ABRI.
  • 27 Maret 1966
    Diumumkan susunan Kabinet Dwikora yang disempurnakan lagi yang diberi penjelasan oleh JM Menteri/PANGAD dan Kepres No. 62/1966 tanggal 27 Maret 1966 mengenai pengangkatan Jenderal AH Nasution sebagai Wakil Panglima Besar KOGAM dengan kedudukan Menteri.

Dampak Supersemar

Dampak Supersemar pada tahun 1966 memiliki konsekuensi besar terutama dalam konteks politik dan hubungan luar negeri Indonesia. Berikut adalah beberapa dampak dari pemberian Supersemar:

  1. Pemberantasan Komunisme

    • Supersemar memberikan otoritas kepada Soeharto untuk mengambil tindakan apapun yang dianggap diperlukan dalam menanggapi situasi keamanan dan ketertiban yang buruk.
    • Dampak positif yang dihasilkan dari Supersemar adalah pemberantasan PKI dan komunisme di Indonesia. Banyak anggota PKI dan yang terkait diberantas, bahkan secara massal, dan keturunan PKI mendapatkan stigmatisasi.
  2. Hilangnya Pengaruh Blok Timur

    • Pada masa pemerintahan Soekarno, Indonesia cenderung mendekat kepada Blok Timur, yang terdiri dari negara-negara dengan paham komunis.
    • Supersemar, dengan menghancurkan PKI, mengakhiri kedekatan Indonesia dengan Blok Timur. Ini membawa perubahan besar dalam politik luar negeri Indonesia dan mengurangi pengaruh Blok Timur di wilayah tersebut.



  3. Perubahan Arah Kebijakan Luar Negeri

    • Kedudukan politik Soeharto yang semakin kuat membawa perubahan dalam arah kebijakan luar negeri Indonesia.
    • Indonesia mulai mendekat ke Blok Barat, memberikan dukungan kepada Amerika Serikat, dan melakukan normalisasi hubungan dengan Malaysia, yang sebelumnya dianggap sebagai antek neokolonialisme.
  4. Masuknya Indonesia ke PBB

    • Dalam konteks hubungan luar negeri, kebijakan luar negeri Soeharto memungkinkan Indonesia untuk kembali menjadi anggota PBB setelah sebelumnya keluar karena konflik dengan Malaysia.
  5. Perubahan Politik dan Ekonomi

    • Pemberantasan PKI dan perubahan arah politik luar negeri berdampak pada stabilitas politik dan kondisi ekonomi Indonesia.
    • Meskipun terjadi perubahan signifikan dalam hal pemberantasan komunisme, beberapa juga mengkritik perlakuan terhadap hak asasi manusia dan pelanggaran hak sipil selama masa tersebut.
  6. Munculnya Pemerintahan Otoriter

    • Pemberian wewenang kepada Soeharto melalui Supersemar, seiring waktu, membawa Indonesia ke arah pemerintahan otoriter yang berlangsung bertahun-tahun di bawah kekuasaannya.

Peringatan Supersemar Setiap 11 Maret

Peringatan Supersemar Setiap 11 Maret menandai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, yaitu dikeluarkannya Surat Perintah pada tanggal tersebut pada tahun 1966. Hingga saat ini, setiap tanggal 11 Maret dijadikan momentum untuk mengenang dan merayakan Hari Supersemar, sebagai bagian integral dari warisan sejarah Indonesia.

Previous Post

Pangkat Polisi: Hierarki dan Peran dalam Penegakan Hukum

Next Post

Penerapan Pancasila Pada Masa Orde baru ,Kelebihan dan Kelemahannya

Next Post
Penerapan Pancasila Pada Masa Orde baru ,Kelebihan dan Kelemahannya

Penerapan Pancasila Pada Masa Orde baru ,Kelebihan dan Kelemahannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mengenal PPPK: Syarat Pendaftaran dan Jenis Formasinya
  • Syarat Pengalaman Mengajar untuk Menjadi PNS Guru, Ini Penjelasannya
  • KUR vs Pinjaman Non-KUR BRI, Ini Perbedaan Syaratnya
  • Panduan Pemutihan BPJS Kesehatan 2026 untuk Peserta
  • Syarat Menggunakan BPJS Kesehatan di Luar Domisili

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019
  • November 2019
  • October 2019
  • September 2019
  • August 2019
  • July 2019
  • June 2019
  • April 2019
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Browse by Tag

Aplikasi Cek Bansos bansos bansos 2025 Bansos BPNT bansos cair Bansos Oktober 2025 bansos pkh bansos pkh 2025 Bantuan Pangan Non-Tunai Bantuan Pendidikan bantuan sosial Bantuan Sosial 2025 Bantuan Subsidi Upah Bantuan Subsidi Upah 2025 berita bansos hari ini blt kesra BLT Kesra 2025 BPJS Kesehatan BPNT BPNT 2025 bsu 2025 Cara cek bansos Kemensos Cara cek bansos online cek bansos cekbansos.kemensos.go.id Cek bansos Kemensos Cek Bansos Online DTKS DTSEN info bansos jadwal penyaluran bansos kemensos kip kuliah 2025 Kredit Usaha Rakyat kredit usaha rakyat BRI KUR BRI 2025 pip pip 2025 pkh PKH 2025 Program Indonesia Pintar program keluarga harapan Syarat KUR BRI Syarat KUR BRI 2025 uang bansos
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.