• Pengelola Lab Fahum
    • Kegiatan Laboratorium
    • Pengelola Laboratorium
  • id ID
    • en EN
    • id ID
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni
Fakultas Hukum Terbaik di Medan Sumut
No Result
View All Result

Sejarah Kerajaan Tarumanegara: Raja dan Peninggalannya

Annisa by Annisa
Desember 30, 2024
in Opini
0
Sejarah Kerajaan Tarumanegara Raja dan Peninggalannya

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Raja dan Peninggalannya

Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan kuno yang berkuasa di wilayah Pulau Jawa bagian barat dari abad ke-4 hingga ke-7 Masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Jayasingawarman pada tahun 358 M dan mencapai masa kejayaan di bawah kepemimpinan Purnawarman, cucu dari pendiri kerajaan tersebut.

Peninggalan sejarah Kerajaan Tarumanegara termasuk prasasti-prasasti seperti Ciaruteun, Jambu, Pasir Awi, Kebun Kopi, Muara Cianten, Tugu, dan Lebak. Prasasti-prasasti ini memberikan gambaran mengenai kehidupan pada masa itu dan menunjukkan keberadaan serta kejayaan kerajaan tersebut.

Kerajaan Tarumanegara juga menjalin hubungan diplomatik dengan Cina pada abad ke-7 Masehi. Dalam aspek sosial-ekonomi, kerajaan ini memperhatikan kemakmuran rakyatnya dengan membangun infrastruktur seperti kanal untuk irigasi dan pelayaran.

Agama yang dianut oleh raja Purnawarman dan rakyatnya adalah agama Hindu Siwa.Kerajaan Tarumanegara mengalami keruntuhan menjelang akhir abad ke-7 M, dibuktikan dengan hilangnya hubungan diplomatik dengan Cina setelah tahun 669 M. S

erangan dari Sriwijaya, terindikasi dalam Prasasti Kota Kapur (686 M), dapat menjadi pemicu. Jawa Barat jatuh di bawah pengaruh Sriwijaya setelah runtuhnya Tarumanegara. Nama “Sunda” muncul pada prasasti 925 M, menandai usaha untuk mengembalikan kekuasaan raja Sunda.

Meskipun kemenangan awal, pengaruh asing, terutama dari Swarnabhumi, tetap kuat hingga abad ke-13. Periode gelap di akhir abad ke-7 M berakhir dengan munculnya prasasti Canggal pada tahun 732 M, menandai awal kembalinya sejarah Jawa Barat.

Raja-raja Kerajaan Tarumanegara

  1. Jayasingawarman (358-382 M): Pendiri dan raja pertama Tarumanegara. Ia berasal dari India.

  2. Dharmayawarman (382-395 M): Putra dan penerus Jayasingawarman.

  3. Purnawarman (395-434 M): Cucu Jayasingawarman. Masa kekuasaannya merupakan puncak kejayaan Tarumanegara. Ia membangun ibu kota baru bernama Sundapura.

  4. Wisnuwarman (434-455 M)

  5. Indrawarman (455-515 M)

  6. Candrawarman (515-535 M)

  7. Suryawarman (535-561 M)

  8. Kertawarman (561-628 M)

  9. Sudhawarman (628-639 M)

  10. Hariwangsawarman (639-640 M)

  11. Nagajayawarman (640-666 M)

  12. Linggawarman (666-669 M): Raja terakhir Tarumanegara.

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara mencakup berbagai artefak bersejarah yang memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan dan kebudayaan pada masa itu. Beberapa peninggalan yang signifikan termasuk:

  1. Prasasti Kebonkopi I (Prasasti Tapak Gajah)

    Prasasti ini menampilkan ukiran tapak kaki gajah, yang mungkin merupakan tunggangan raja Purnawarman. Prasasti ini ditemukan di daerah Leuwiliang, Bogor, dan memiliki penting nilai bagi kesejarahan Kerajaan Tarumanagara .

  2. Prasasti Tugu

    Prasasti ini menjadi satu-satunya prasasti peninggalan Purnawarman yang menyebut perkiraan penanggalan. Ditemukan di Pasir Awi, Bogor, prasasti ini memiliki aksara ikal, meskipun tulisan tersebut belum dapat dibaca dan diartikan .

  3. Prasasti Muara Cianteun

    Prasasti ini ditemukan di sekitar sungai Cisadane dan berlokasi di Kampung Muara atau Pasir Muara, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prasasti ini merupakan bekas peninggalan Kerajaan tersebut .

  4. Peninggalan Arkeologis

    Kerajaan ini meninggalkan banyak peninggalan arkeologis, seperti prasasti dan arca. Beberapa prasasti utama yang disebut sebagai peninggalan kerajaan Tarumanegara antara lain Prasasti Ciaruteun, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, dan Prasasti Muara Cianten .

  5. Candi Jiwa, Candi Blandongan, Candi Bojongmenje, dan Stupa Darmaraja

    Artefak-artefak ini merupakan peninggalan bersejarah yang terkait dengan Kerajaan ini.

Tags: kerajaan tarumanegarakerajaan tertua di indonesiakerajaan tertua kedua tarumanegaraSejarah Kerajaan Tarumanegara: Raja dan Peninggalannya
Previous Post

Profil Cipto Mangunkusumo Salah Satu Tokoh Tiga Serangkai

Next Post

Pengertian Hak Interpelasi, Hak Menyatakan Pendapat, dan Hak Angket

Next Post
Pengertian Hak Interpelasi,Hak Mneyatakan Pendapat dan Hak Angket

Pengertian Hak Interpelasi, Hak Menyatakan Pendapat, dan Hak Angket

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

By Categories

  • Agenda
  • Berita
  • Dosen Menulis
  • Education
  • Galeri
  • Info
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Fakultas
  • Kegiatan Mahasiswa
  • KKN Internasional
  • KKN Lokal
  • KKN Nasional
  • Kolom Alumni
  • National
  • Opini
  • Pengumuman
  • Politics
  • Prestasi
  • Program Studi
  • Social Media
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized
  • Visi & Misi

Gedung C Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

© 2024 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Studi
  • Daftar Dosen
  • Berita
    • Galeri
    • Kegiatan Fakultas
    • Kegiatan Mahasiswa
    • LAB (BBH)
      • Kemahiran Hukum III & IV
      • Jadwal Peradilan Semu
  • Pengumuman
    • Jadwal Kuliah
  • Mahasiswa
    • Pendaftaran Seminar Proposal Skripsi
    • Pendaftaran Sidang Skripsi
    • Upload Skripsi
    • Formulir Uji Kompetensi Program Studi
    • Formulir Permohonan Surat Riset
    • Formulir Permohonan Surat Aktif Kuliah
    • Formulir Surat Keputusan Proposal
    • Rekam Jejak Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
    • Blanko
  • KKN
    • KKN Lokal
    • KKN Nasional
    • KKN Internasional
  • Alumni

© 2025 FAHUM - UMSU.