• Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
Info Hukum
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik
No Result
View All Result
Info Hukum
No Result
View All Result

Profil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan Indonesia

Info Bansos by Info Bansos
May 1, 2024
in Uncategorized
0
Profil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan Indonesia

Profil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan IndonesiaProfil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan Indonesia

Contents

  • Profil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan Indonesia
    • Masa Kecil yang Membentuk Tekad Mulia
    • Mimpi dan Tantangan Membangun Sekolah Perempuan
    • Sakola Istri merupakan Sekolah Perempuan Pertama di Hindia Belanda
    • Perkembangan Sakola Kautamaan Istri dan Sekolah Raden Dewi

Profil Raden Dewi Sartika: Salah Satu Pahlawan Pendidikan Indonesia

Di antara deretan pahlawan bangsa yang telah mengukir sejarah kemerdekaan Indonesia, nama Raden Dewi Sartika mungkin tidak setenar RA Kartini atau KH Ahmad Dahlan. Namun, kiprahnya dalam memajukan pendidikan perempuan di Tanah Air tak kalah penting dan inspiratif.

Masa Kecil yang Membentuk Tekad Mulia

Raden Dewi Sartika lahir di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884. Ayahnya, Raden Somanagara, merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang dihukum buang ke Ternate oleh Belanda. Sejak kecil, Dewi Sartika telah menunjukkan kecerdasan dan minatnya yang tinggi terhadap pendidikan.

Meskipun adat istiadat pada masa itu melarang perempuan untuk bersekolah, kedua orangtuanya, terutama sang ibu, Nyi Raden Rajapermas, bersikeras untuk menyekolahkannya, bahkan di sekolah milik Belanda.

Mimpi dan Tantangan Membangun Sekolah Perempuan

Setelah ayahnya wafat, Dewi Sartika dirawat oleh pamannya, sang patih Cicalengka. Dari pamannya, ia mempelajari berbagai ilmu tentang kesundaan dan kebudayaan Barat dari seorang asisten residen Belanda.

Di usia muda, bakat dan jiwa pendidiknya sudah terlihat jelas. Ia sering bermain peran menjadi guru dan mengajar anak-anak pembantu kepatihan membaca, menulis, dan bahasa Belanda.

Memasuki usia remaja, Dewi Sartika kembali ke Bandung dan tinggal bersama ibunya. Mimpi besarnya untuk memajukan pendidikan perempuan semakin kuat.

Ia mendapat dukungan penuh dari pamannya yang memiliki visi yang sama. Namun, perjuangannya tidak mudah. Adat istiadat yang meminggirkan perempuan menjadi rintangan besar.

Sakola Istri merupakan Sekolah Perempuan Pertama di Hindia Belanda

Tekad kuat Dewi Sartika tak tergoyahkan. Pada tahun 1902, ia membuka sebuah tempat pendidikan bagi perempuan di sebuah ruangan kecil di belakang rumah ibunya di Bandung. “Sekolah” ini mengajarkan berbagai keterampilan seperti memasak, menjahit, menulis, merenda, dan memasak.

Pada tanggal 16 Januari 1904, Dewi Sartika akhirnya mendirikan Sakola Istri (Sekolah Perempuan) setelah berkonsultasi dengan Bupati R. A. Martenagara. Sekolah ini merupakan sekolah perempuan pertama di Hindia Belanda.

Sakola Istri bertempat di pendopo kabupaten Bandung dengan tiga pengajar, yaitu Dewi Sartika sendiri, Ny. Poerwa, dan Nyi. Oewid. Angkatan pertama Sakola Istri terdiri dari 20 orang.

Perkembangan Sakola Kautamaan Istri dan Sekolah Raden Dewi

Seiring meningkatnya jumlah murid, Sakola Istri pindah ke Jalan Ciguriang, Kebon Cau, pada tahun 1905. Tempat baru ini dibeli dengan uang Dewi Sartika sendiri dan bantuan dana dari Bupati Bandung.

Pada tahun 1910, Sakola Istri berganti nama menjadi Sakola Kautamaan Istri karena jumlah muridnya semakin bertambah dan ruangan di Jalan Ciguriang sudah tidak memadai. Dewi Sartika meyakini bahwa pendidikan sangat penting bagi perempuan dan menjadi bentuk jihadnya untuk meningkatkan derajat perempuan.

Pada tahun 1913, Sakola Kautamaan Istri memiliki 12 ruangan belajar dengan fasilitas yang memadai dan guru-guru berpengalaman. Jumlah siswanya mencapai 251 orang. Pada tahun 1922, Dewi Sartika menerima penghargaan Bintang Perak dari Pemerintah Belanda atas jasanya membangun sekolah untuk pendidikan perempuan.

Pada bulan September 1929, Sakola Kautamaan Istri berubah nama menjadi Sekolah Raden Dewi. Pemerintah Belanda memberikan gedung permanen yang terbuat dari batu dan lengkap dengan alat perkakasnya kepada Dewi Sartika.

Masa Pendudukan Jepang dan Warisan Mulia Dewi Sartika

Pada tahun 1942, Jepang menduduki Indonesia dan Sekolah Raden Dewi mengalami pembekuan dan diberhentikan oleh Pemerintah Jepang. Namun, semangat Dewi Sartika tak pernah padam. Ia terus berjuang untuk memajukan pendidikan perempuan hingga akhir hayatnya.

Raden Dewi Sartika wafat pada tanggal 22 September 1947. Kiprahnya dalam memajukan pendidikan perempuan telah meninggalkan warisan mulia. Sekolah Raden Dewi terus berkembang dan menjadi salah satu sekolah terbaik di Bandung.

Dewi Sartika dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1966. Semangatnya yang pantang menyerah dan komitmennya yang kuat untuk memajukan pendidikan perempuan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membangun bangsa.

Previous Post

Pengertian Dissenting Opinion Dalam Putusan MK

Next Post

Pantarlih Pilkada Serentak 2024: Tugas ,Syarat dan Cara Daftarnya

Next Post
Pantarlih Pilkada Serentak 2024 Tugas ,Syarat dan Cara Daftarnya

Pantarlih Pilkada Serentak 2024: Tugas ,Syarat dan Cara Daftarnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mengenal PPPK: Syarat Pendaftaran dan Jenis Formasinya
  • Syarat Pengalaman Mengajar untuk Menjadi PNS Guru, Ini Penjelasannya
  • KUR vs Pinjaman Non-KUR BRI, Ini Perbedaan Syaratnya
  • Panduan Pemutihan BPJS Kesehatan 2026 untuk Peserta
  • Syarat Menggunakan BPJS Kesehatan di Luar Domisili

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019
  • November 2019
  • October 2019
  • September 2019
  • August 2019
  • July 2019
  • June 2019
  • April 2019
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Categories

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Cek Bansos
  • Ekonomi
  • Ekonomi
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hukum
  • Info
  • Info Bansos
  • Informasi
  • Islami
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Konser
  • Kuliner
  • News
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pilgub Sumut
  • Politik
  • PSMS Medan
  • Teknologi

Browse by Tag

Aplikasi Cek Bansos bansos bansos 2025 Bansos BPNT bansos cair Bansos Oktober 2025 bansos pkh bansos pkh 2025 Bantuan Pangan Non-Tunai Bantuan Pendidikan bantuan sosial Bantuan Sosial 2025 Bantuan Subsidi Upah Bantuan Subsidi Upah 2025 berita bansos hari ini blt kesra BLT Kesra 2025 BPJS Kesehatan BPNT BPNT 2025 bsu 2025 Cara cek bansos Kemensos Cara cek bansos online cek bansos cekbansos.kemensos.go.id Cek bansos Kemensos Cek Bansos Online DTKS DTSEN info bansos jadwal penyaluran bansos kemensos kip kuliah 2025 Kredit Usaha Rakyat kredit usaha rakyat BRI KUR BRI 2025 pip pip 2025 pkh PKH 2025 Program Indonesia Pintar program keluarga harapan Syarat KUR BRI Syarat KUR BRI 2025 uang bansos
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Informasi
  • Artikel
  • Berita
  • Kesehatan
  • Informasi
  • Opini
  • Istilah Hukum
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.