Medan, Agustus 2026 — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Titi Papan dan Tanah Enam Ratus menyambut kedatangan mahasiswa Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) dalam rangka pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN di dua wilayah yang berada dalam lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah tersebut menjadi bagian dari upaya FH UMSU memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Persyarikatan Muhammadiyah, dan masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa diberikan ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik sekaligus belajar memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan penyambutan di Tanah Enam Ratus turut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Cynthia Hadita, S.H., M.H. Sementara itu, mahasiswa KKN yang ditempatkan di PRM Titi Papan didampingi oleh DPL Dr. Nursariani Simatupang, S.H., M.Hum., serta turut disambut Sekretaris PRM Titi Papan, Dr. Faisal Riza, S.H., M.H.

Dalam pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan unsur Persyarikatan Muhammadiyah di masing-masing wilayah. Berbagai kegiatan dirancang untuk memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik dalam bidang edukasi, sosial kemasyarakatan, keagamaan, maupun peningkatan kesadaran hukum.
Khusus bagi mahasiswa Fakultas Hukum, keberadaan mereka di tengah masyarakat juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu hukum secara kontekstual. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai kesadaran hukum, memahami persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, serta mendorong penyelesaian persoalan secara edukatif dan partisipatif.
Pelaksanaan KKN di PRM Titi Papan dan Tanah Enam Ratus juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai AIK tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui sikap kepedulian sosial, kebersamaan, kejujuran, tanggung jawab, serta komitmen untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari sivitas akademika UMSU, mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam setiap pelaksanaan program KKN. Hal tersebut sejalan dengan karakter pendidikan Muhammadiyah yang memadukan pengembangan keilmuan dengan pembentukan karakter, akhlak, dan kepedulian terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
Kehadiran mahasiswa KKN di lingkungan PRM Titi Papan dan Tanah Enam Ratus sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan gerakan dakwah kemasyarakatan. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat.
Para DPL juga berperan dalam memberikan arahan dan pendampingan kepada mahasiswa selama menjalankan program KKN. Pendampingan tersebut diarahkan agar mahasiswa dapat melaksanakan program secara terencana, menjaga etika selama berada di masyarakat, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan unsur Muhammadiyah dan masyarakat setempat.
Melalui sinergi tersebut, pelaksanaan KKN di PRM Titi Papan dan Tanah Enam Ratus diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan memperkuat hubungan kelembagaan antara FH UMSU dengan Persyarikatan Muhammadiyah.

